15 Pemain Venezuela Ancam Mundur Dari Timnas

15 pemain tim nasional Venezuela melakukan boikot. Mereka mengancam akan keluar dari timnas apabila staf pelatih dan direktur timnas tidak dipecat.

Belum lama ini, presiden dari Federasi Sepak Bola Venezuela (FVF), Laureno Gonzalez, mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ia menuduh para pemain timnas bekerja sama agar pelatih utama mereka, Noel Sanvicente, dipecat.

“Gerakan ini lahir dari dalam tim untuk mengeluarkan pelatih terbaik tim nasional kami,” ujar Gonzalez seperti yang dikutip oleh Metro.

Tuduhan dari Gonzalez tersebut membuat para pemain Venezuela tersinggung. Sebanyak 15 pemain, yakni Tomas Rincon, Oswaldo Vizcarrondo, Salomon Rondon, Roberto Rosales, Cesar Gonzalez, Luis Manuel Seijas, Franklin Lucena, Grenddy Perozo, Josef Martinez, Juan Falcon, Nicolas Fedor, Gabriel Cichero, Ronald Vargas, Alejandro Guerra dan Christian Santos membuat pernyataan resmi bahwa mereka ingin agar terjadi perombakan dalam manajemen tim, termasuk ketua federasi dan pelatih.

“Kami para pemain tidak lagi setuju para pemimpin dari FVF tetap bertugas karena cara kami diperlakukan dan cara mereka mengatur impian untuk membawa tim nasional ke Piala Dunia tidak dapat diterima,” tulis para pemain dalam pernyataan yang dapat dilihat di media sosial Rondon, @salorondon23.

“Kami percaya bahwa tim ini membutuhkan perubahan manajemen secara menyeluruh atau kami akan seluruh pekerjaan yang telah kami lakukan dalam delapan tahun terakhir akan sia-sia.”

“Keinginan kami tidak dapat ditawar dan kerusakan yang telah terjadi hanya dapat diperbaiki dengan perubahan total di manajemen FVF. Kami tak bisa terus bermain di dalam lingkungan yang telah dirusak oleh para pemimpin.

Belum ada pernyataan resmi apapun dari pihak manajemen timnas Venezuela perihal tuntutan ini.

Sebagai informasi tambahan, Venezuela sendiri saat ini berada di peringkat terakhir grup kualifikasi Piala Dunia 2018.

Comments
Loading...