25 Poin dari 15 Laga, Start Terburuk Barcelona dalam 16 Tahun

Football5Star.com, Indonesia – Hasil imbang 1-1 saat Barcelona menjamu Eibar, Rabu (30/12/2020) dini hari WIB, bukan hanya jadi aib bagi Ronald Koeman. Itu juga jadi aib bagi El Barca. Pasalnya, mereka kini menjalani salah satu start terburuk pada pentas Liga Spanyol.

Tambahan 1 poin dari laga melawan Eibar membuat Barcelona mengumpulkan 25 poin dari 15 laga yang telah dilakoni musim ini. Koleksi poin itu adalah yang terendah dalam 16 tahun terakhir. Itu hanya lebih baik dari musim 2003-04.

Jika dibandingkan dengan musim 2003-04 di bawah asuhan Frank Rijkaard, Barcelona yang ditangani Koeman lumayan bagus. Lionel Messi cs. unggul 5 poin karena El Barca pada saat itu hanya mengoleksi 20 poin dari 15 pertandingan awal LaLiga.

Musim lalu, meskipun kemudian gagal juara, Barcelona mampu menuai banyak poin pada laga-laga awal Liga Spanyol. Dalam 15 laga awal, tim yang kala itu ditangani Ernesto Valverde mampu meraup 34 poin atau 9 poin lebih banyak dari pasukan Koeman.

Barcelona Kembali Raih Kurang dari 30 Poin

Hal yang menjadi catatan besar, musim ini adalah kali pertama Barcelona mengemas kurang dari 30 poin dalam 15 laga lawan Liga Spanyol dalam 16 tahun terakhir. Dari musim 2004-05 hingga 2019-20, raihan terendah El Barca adalah 31 poin. Itu dialami pada 2007-08, 2016-17, dan 2018-19.

Dalam rentang waktu itu, El Barca bahkan sempat tiga kali merebut 40 poin. Mereka meraup 40 poin pada 2010-11 dan 2013-14, lalu 43 poin saat menjalani 15 laga awal LaLiga musim 2012-13.

Barcelona tetap mampu finis runner-up meskipun hanya meraup 20 poin dari 15 laga awal Liga Spanyol 2003-04.
thesefootballtimes.co

Menilik perolehan poin yang baru 25 dari 15 laga awal musim ini, Ronald Koeman sudah mulai pesimistis. Dia menilai El Barca akan sangat berat untuk dapat menjuarai Liga Spanyol musim ini.

Akan tetapi, sesungguhnya Barcelona tak perlu terlalu berkecil hati. Tengok saja perjalanan musim 2003-04. Meskipun hanya meraup 20 poin dari 15 laga awal, El Barca masih mampu finis sebagai runner-up. Saat itu, mereka finis dengan 72 poin, terpaut 5 poin dari sang juara, Valencia.

Kini, dengan modal 5 poin lebih baik, Barcelona bisa tetap berharap banyak. Tentu saja itu harus dibarengi usaha ekstrakeras. Anak-anak asuh Ronald Koeman tak boleh lagi kehilangan poin dari tim-tim semenjana seperti Eibar.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More