3 Catatan Istimewa Romelu Lukaku Saat Inter Milan Hajar Getafe

Football5Star.com, Indonesia – Romelu Lukaku kembali menunjukkan peran pentingnya bagi Inter Milan. Kamis (6/8/2020) dini hari WIB, striker asal Belgia itu mencetak gol pembuka yang mengantar I Nerazzurri menang 2-0 atas Getafe pada babak 16-besar Liga Europa.

Di samping membawa Inter Milan menang 2-0, gol Lukaku pada laga itu juga punya arti penting. Tak tanggung-tanggung, ada tiga catatan istimewa di balik gol yang dicetak saat laga berjalan 33 menit tersebut.

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan ketiga catatan istimewa di balik gol Lukaku tersebut.

Getty Images
  1. Tambahan satu gol saat Inter menang 2-0 atas Getafe pada babak 16-besar Liga Europa membuat Lukaku kini mengoleksi 30 gol. Rinciannya, dia mencetak 23 gol di Serie A, 3 gol di Liga Europa, 2 gol di Liga Champions, dan 2 gol di Coppa Italia. Ini catatan istimewa karena pemain Inter terakhir yang mampu melakukannya adalah Samuel Eto’o pada 2010-11. Kala itu, Eto’o mengemas 37 gol dalam semusim.
  2. Gol di gawang Getafe membuat Lukaku tak henti mencetak gol dalam lima laga Inter di kancah antarklub Eropa. Sebelumnya, dia mencetak gol dalam dua pertemuan dengan Ludogorets Razgrad, Barcelona, dan Slavia Prague. Pemain Inter terakhir yang melakukan hal serupa adalah Adriano pada 2004.
  3. Torehan gol saat Inter menekuk Getafe membawa Lukaku selalu mencetak gol dalam 8 laga terakhir di Liga Europa (dahulu Piala UEFA). Selain pada tiga laga bersama I Nerazzurri musim ini, dia juga mencetak gol dalam lima laga Liga Europa yang dijalani Everton pada musim 2014-15. Itu menyamai Alan Shearer yang juga mencetak gol dalam 8 laga beruntun. Big Al melakukannya bersama Newcastle United pada 2004-05.

Satu-satunya Trofi Tersisa bagi Inter

Kemenangan 2-0 atas Getafe pada babak 16-besar Liga Europa membuat Inter Milan lolos ke perempat final. Pada babak 8-besar, I Nerazzurri akan menghadapi pemenang laga Bayer Leverkusen vs Rangers FC. Andai lolos ke semifinal, Lukaku cs. akan melawan pemenang laga Shakhtar Donetsk vs Eintracht Frankfurt atau FC Basel.

Trofi Liga Europa kini jadi satu-satunya yang bisa diraih Inter Milan. Musim ini, mereka telah gagal juara di dua ajang. Pada pentas Serie A, I Nerazzurri hanya finis di posisi ke-2 alias runner-up. Sementara itu, pada ajang Coppa Italia, Romelu Lukaku dkk. tersingkir pada babak semifinal.

AdrianoAlan ShearerGetafeInter MilanLiga EuropaRomelu LukakuSamuel Eto'o