3 Faktor yang Memengaruhi Perburuan Gelar Liga Inggris

Football5star.com, Indonesia – Perebutan gelar juara Liga Inggris musim 2018 – 2019 antara Manchester City dan Liverpool memasuki fase akhir.

Manchester City sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris dengan 92 poin harus memenangkan dua pertandingan terakhir melawan Leicester City dan Brighton Hove & Albion untuk mempertahankan gelar juara dari kejaran Liverpool.

Sementara, Liverpool sebagai penantang serius menempel di peringkat kedua dengan 91 poin. Skuat asuhan Jurgen Klopp akan menghadapi Newcastle United dan Wolverhampton Wanderers di dua laga tersisa.

Liverpool sempat menikmati singgasana klasemen selama sehari setelah kemenangan meyakinkan 5-0 atas Huddersfield Town pada Sabtu dini hari WIB.

thestar.com

Tetapi, Man City merespon pada hari Minggu dengan sebuah kemenangan saat bertandang ke Stadion Turf Moor. Gol tunggal Sergio Aguero pada menit ke-63 membawa Man City mengkudeta puncak klasemen.

Pergantian pemuncak klasemen musim ini memang kerap terjadi, hingga pekan ke-36 telah terjadi 30 kali pergantian pemuncak klasemen. Ini merupakan rekor baru dalam sejarah Liga Inggris, mengalahkan rekor 28 kali pergantian pemuncak klasemen pada musim 2001 – 2002.

Menyisakan dua laga tersisa, membuat dua pertanyaan besar mencuat. Mampukah skuat asuhan Pep Guardiola menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dalam 11 musim terakhir? Atau Jurgen Klopp menjadi manajer pertama yang mampu membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris sejak era Premier League?

Dua pertanyaan tersebut akan terjawab pada 12 Mei mendatang. Namun, satu hal yang pasti teknologi garis gawang memengaruhi perjalanan kedua tim dalam meraih gelar.

Teknologi Garis Gawang

Tendangan Sergio Aguero yang hanya 29 milimeter melewati garis gawang Burnley dan sapuan garis gawang oleh John Stones pada Januari lalu saat mengalahkan Liverpool 2-1 akan diingat dalam sejarah perburuan gelar Liga Inggris musim 2018 – 2019.

Pekan ke-37 yang akan berlangsung akhir pekan ini, Liverpool berharap tuah dan ‘kebaikan hati’ mantan manajer mereka. Minggu (5/5/2019) WIB The Reds akan menghadapi Newcastle United yang diasuh oleh mantan manajernya, Rafa Benitez.

Sedangkan Man City, Selasa (7/5/2019) WIB menjamu Leicester City diasuh oleh Brendan Rodgers yang juga sempat menukangi Liverpool.

Mantan Manajer

Brendan Rodgers berpeluang mengantar Liverpool juara dan menggagalkan Manchester City ulangi prestasi musim lalu.
footballfancast.com

Menghadapi Newcastle United, Liverpool diyakini mampu meraih 3 poin apabila melihat performa Newcastle United yang tidak terlalu bagus dalam 10 laga terakhir. Skuat asuhan Rafa Benitez hanya mampu meraih 5 kemenangan dalam 10 laga terakhirnya.

Sedangkan Man City, menghadapi Leicester City di hadapan pendukungnya Stadion Etihad, diprediksi mampu mengamankan 3 poin apabila melihat tren positif yang mereka miliki. Aguero dan kawan-kawan menyapu bersih 12 laga terakhir di Liga Inggris.

Di pekan ke-37 ini posisi klasemen tidak akan mengalami perubahan berkat perolehan 3 poin kedua tim. Man City dipuncak klasemen dengan 95 poin, sedangkan Liverpool di peringkat kedua dengan 94 poin. Penentuan juara kemungkinan ditentukan di partai pamungkas pekan ke-38 yang berlangsung serentak pada 12 Mei.

Tren Positif

Liverpool akan kedatangan Wolverhampton Wanderers di Stadion Anfield. Dukungan penuh suporter akan menjadi tenaga ekstra dalam menghadapi Wolves yang memiliki catatan gemilang saat menghadapi Big Four. Mengamankan 3 poin membuat Liverpool mengoleksi 97 poin andai mampu mengamankan dua laga terakhir.

Sementara Man City harus bertandang ke American Express Community, kandang Brighton Hove & Albion. Man City lagi-lagi diuntungkan dengan tren negatif yang ditampilkan lawannya. Brighton tidak mampu meraih satu kemenangan pun di 7 laga terakhir Liga Inggris.

Kemenangan akan memastikan skuat asuhan Pep Guardiola menjadi tim pertama dalam 11 musim terakhir yang mampu back-to-back menjuarai Liga Inggris. Terakhir kali Chelsea melakukannya pada musim 2004-2005 dan 2005-2006.

Kemenangan atas Leicester dan Brighton membuat perolehan poin Manchester City menjadi 98 poin. Porelahan poin tersebut tidak akan mampu dikejar oleh Liverpool dengan total 97 poin andai mampu menyapu bersih dua laga terakhir.

Comments
Loading...