5 Aksi Kreatif dan Unik Suporter Indonesia vs Suporter Luar Negeri

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan sepak bola tanpa kehadiran suporter bak sayur tanpa garam. Kehadiran suporter selain membakar semangat pemain yang bertanding juga menunjukkan aksi kreatif dan unik.

Cerita mengenai aksi militan atau kreatif suporter selalu jadi hal menarik dari sebuah pertandingan sepak bola. Indonesia bisa dibilang sebagai negara yang memiliki basis suporter terbaik di dunia.

Meski jika melihat prestasi timnas Indonesia masih kalah dibanding dengan tim-tim luar negeri. Aksi dari suporter Indonesia pun bisa dikatakan bersaing dengan aksi suporter luar negeri.

Berikut 5 aksi kreatif dan unik suporter Indonesia vs suporter luar negeri untuk pembaca setia football5star.com

Aksi suporter Jepang memungut sampah

Laga antara Jepang vs Senegal di babak fase grup Piala Dunia 2018 merupakan salah satu pertandingan yang akan selalu diingat publik. Bukan karena hasilnya ialah 2-2 namun aksi yang dilakukan kedua suporter usai pertandingan.

Seperti dikutip dari fifa.com (13/07/19) suporter dari Jepang dan Senegal usai pertandingan lakukan aksi yang patut ditiru oleh seluruh suporter di dunia yakni memungut sampah di dalam Central Stadium. Berkat aksi kedua suporter ini, suporter negara lain seperti dari Arab Saudi dan Uruguay juga meniru aksi tersebut.

Hal sama kembali diulangi oleh suporter Jepang saat jumpa Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Meski negaranya kalah, suporter Jepang tetapi melakukan aksi pungut sampah di Rostov Arena, Rusia.

Aksi Bonek memungut sampah

Aksi berkelas ditunjukkan para pendukung Persebaya Surabaya atau yang kita kenal dengan sebutan Bonek saat menyaksikan laga melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu 04 November 2018 lalu.

Sejumlah Bonek tampak berkeliling ke sekitaran bangku penonton di Stadion Gelora Bung Tomo sambil membawa trash bag besar untuk memungut sampah.

Kekecewaan Bonek Jadi Sorotan Media Internasional

Tampak dalam video yang diunggah oleh akun official Twitter Persebaya, seorang Bonita tampak sigap memasukkan sampah ke dalam trash bag yang ia bawa. Aksi ini tentu saja mengingatkan kita pada aksi suporter Jepang di Piala Dunia 2018 lalu yang juga memungut sampah di sekitaran stadion.

Bendera Terbeser se-Asia ala Aremania

Pada 2015 lalu kelompok Aremania membuat aksi gila nan kreatif. Mereka membentangkan bendera Arema dan tercatat sebagai aksi koreografi dengan menggunakan bendera klub terbesar se-Asia.

Bendera One Incredible Blue (OIB) bertuliskan “Arema Sindo Edan, Salam Satu Jiwa” seperti dikutip dari bola (13/07/19) memiliki ukuran 15 ribu meter persegi tersebut merupakan bendera terbesar yang dimiliki suporter klub sepak bola, mengalahkan fans FC Barcelona yang memiliki bendera 13.545.75 meter persegi.

Arema vs Persebaya

Aremania sukses membentangkan bendera Merah-Putih raksasa yang bertajuk One Soul One Nation pada babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman Grup E 2015 di Malang. Namun, pada saat itu hanya sebagian bendera yang berkibar.

Aksi melawan tindakan rasial suporter Liverpool

Aksi yang patut ditiru banyak orang dilakukan fans Liverpool. Seperti dikutip dari dailymail pada 2018 lalu sejumlah fans Liverpool memberikan sajadah kepada Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Emre Can.

Hal itu tentu jadi angin segar untuk banyak orang di dunia yang saat ini terkungkung oleh masalah SARA diakibatkan pertentangan yang mengatasnamakan agama.

Kelompok Liverpool yang tergabung ke LFC London memberikan ketiga pemain tersebut sajadah sebagai wujud menghormati keyakinan ketiganya.

“Kami memberikan sebuah hadiah spesial untuk raja Mesir kami Mo Salah untuk bulan spesial yang akan datang. Kami menghargai semua yang ia lakukan untuk membuat kami bangga.” bunyi pernyataan fans Liverpool.

Kreatifitas Brigata Curva Sud (BCS)

Salah satu suporter di Indonesia yang dikenal memiliki sisi kreatifitas ialah kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS).

BCS dalam rekam jejaknya juga merupakan suporter yang tidak hanya kreatif namun memiliki jiwa berdiri di kaki sendiri (berdikari) di bidang ekonomi yang patut di tiru suporter lain.

BCS tercatat membangun unit-unit usaha seperti distro CSS Shop, CS Mart, CS Pegadaian (untuk membantu anggota yang kesulitan dana saat away) dan CS Magazine.

Revolusi Digital Mengubah Wajah Sepak Bola

Yang lebih menarik lagi dari BCS ialah mereka ialah suporter kreatif yang tidak memiliki hirarkri pimpinan. Prinsip mereka “No leader just together” kebersamaan adalah semangat dari BCS. Itulah yang menjadi edukasi setiap anggota BCS untuk menjaga.

Teranyar meski tidak jadi suporter terbaik di Piala Presiden, BCS dinobatkan sebagai suporter terbaik di Asia oleh Copa90, sebuah media digital sepak bola.

Comments
Loading...