5 Alumni Piala Dunia U-20 yang Jadi Bintang Lapangan Hijau

Football5star.com, Indonesia – Perhelatan Piala Dunia U-20 tahun ini sudah memasuki babak 16 besar. Sejumlah tim unggulan berhasil lolos dari babak fase grup seperti Argentina dan Italia.

Edisi Piala Dunia U-20 tahun ini juga torehkan rekor tersendiri. Striker muda Norwegia, Erling Haland mencetak 9 gol di 1 pertandingan. Rekor itu dicetaknya saat Norwegia benamkan Honduras 12-0, Jumat (31/5/2019).

Erling pun digadang-gadang bakal jadi salah satu jebolan Piala Dunia U-20 yang bersinar di lapangan hijau. Sepanjang perhelatan Piala Dunia U-20, sejumlah pemain memang mampu bersinar kariernya di lapangan hijau.

Berikut 5 alumni Piala Dunia U-20 yang torehkan prestasi di lapangan hijau untuk pembaca setia football5star.com

Diego Maradona

Pada perhelatan Piala Dunia U-20 1979 muncul satu nama pesepak bola yang di kemudian hari kita kenal sebagai legenda sepak bola dunia. Diego Armando Maradona ialah pemain tersebut.

Maradona jadi salah satu pemain muda Argentina yang diandalkan oleh pelatih Argentina U-20, Cesar Luis Menotti. Di pertandingan pertama, Maradona torehkan gol pertamanya saat bertemu timnas Indonesia.

5 Alumni Piala Dunia U-20 yang Menjadi Bintang Lapangan   Hijau
fifa.com

Ya, saat itu timnas Indonesia satu grup dengan Argentina, Poladia, dan Yugoslavia di grup B. Gawang timnas Indonesia yang saat itu dikawal oleh Endang Tirtana dibobol pada menit ke-19.

Indonesia di laga itu sendiri kalah 5-0, Maradona mencetak brace pada menit ke-19 dan 39. Di event Piala Dunia 1979, Maradona selain antarkan Argentina raih gelar juara juga meraih Golden Ball.

Setelah ikuti gelaran Piala Dunia U-20, karier Maradona makin moncer. Bersama timnas senior, Si Tangan Tuhan persembahkan gelar Piala Dunia 1986.

Karier Maradona terus melejit di lapangan hijau. Meski kemudian di balik gemerlapnya gelar juara yang ia raih di levek klub, Maradona sempat tersandung dalam kasus narkotika.

Zvonimir Boban

Selanjutnya ada gelandang jenius milik Kroasia, Zvonimir Boban. Boban berpartisipasi pada Piala Dunia U-20 1987 di Chile. Saat itu, Boban masih membela negara Yugoslavia bersama Davor Suker dan Predrag Mijatovic.

Timnas Yugoslavia saat itu memang bertabur calon bintang masa depan sepak bola Balkan. Tergabung di grup A bersama tuan rumah, Togo, dan Australia, Yugoslavia lolos dengan mudah.

5 Alumni Piala Dunia U-20 yang Menjadi Bintang Lapangan  Hijau
fifa.com

Boban jadi salah satu inisiator tim besutan Mirko Jozic tersebut. Lini tengah Yugoslavia saat itu membuat sejumlah negara kuat sepak bola bertekuk lutut. Boban saat ikut dalam turnamen ini tercatat sebagai pemain Dinamo Zagreb.

Setelah bermain di Zagreb sampai 1991, ia pindah ke AC Milan dan meraih kesuksesan di level klub. Pada 2001, ia memutuskan pensiun dari sepak bola setelah melakoni 308 caps di level klub.

Dani Alves

Bek Paris Saint Germain (PSG), Dani Alves juga pernah merasakan ketatnya bermain di Piala Dunia U-20. Ia bermain di Piala Dunia U-20 2003 di UEA.

Alves mampu antarkan Brasil yang kala itu diisi pemain seperti Fernandinho dan Kelber mampu menjadi kampium di turnamen ini. Di final, Brasil kalahkan Spanyol lewat gol tunggal Fernandinho.

Cafu - Timnas Brasil - Dani Alves - Sofa Score

Saat main di UEA, Alves masih menjadi bagian dari Sevilla. Sepanjang kariernya di lapangan hijau, Alves jadi pemain yang saat meraih gelar juara terbanyak.

Hingga saat ini Dani Alves total mengoleksi 41 trofi sepanjang karier sepak bolanya. Trofi pertama Alves ia peroleh pada 2001 ketika membawa Bahia meraih gelar Campeonato Baiano, kompetisi lokal untuk wilayah Bahia, Brasil.

Masih di tahun yang sama, Bahia mampu dibawanya meraih gelar Copa do Nordeste, kompetisi sepak bola khusus untuk wilayah Timur Laut Brasil. Hijrah ke Eropa pada 2002 dan bermain untuk Sevilla, Alves baru meraih gelar pertamanya pada 2006.

Lionel Messi

Pada perhelatan Piala Dunia U-20 2005 yang berlangsung di Belanda, mungkin tak banyak yang mengetahui pemain bernama Lionel Messi. Maklum saja Messi saat itu masih tercatat sebagai pemain Barcelona B.

Di turnamen ini, Messi jadi sosok yang paling menyita perhatian. Aksi impresifnya di tim Tango begitu mengundang decak kagum. Messi tercatat menjadi top skor di ajang itu dengan raihan 6 gol.

Lionel Messi dinilai Cesar Luis Menotti lebih bangga juara bersama Barcelona ketimbang dengan Timnas Argentina.

Di partai final, Argentina yang bertemu tim kuda hitam, Nigeria mampu mencetak brace di kemenangan tim Tango 2-1. Sejak saat itu, nama Messi jadi sorotan publik sepak bola dunia.

Saat masih menjalani turnamen Piala Dunia U-20, pada 28 Juni 2005, Messi mendapat kontrak profesional pertamanya dari Barcelona. Di tanggal yang sama, Messi juga baru antarkan Argentina kalahkan Brasil di semifinal Piala Dunia U-20.

Paul Pogba

Terakhir ada nama pemain yang baru jalani musim tak enak bersama Man United, Paul Pogba. Pogba ialah alumni Piala Dunia U-20 2013 di Turki.

Nama Pogba saat ikut turnamen ini baru saja terbuang dari Man United. Ia hengkang ke Juventus dan mulai menemukan titik terbaik dalam permainannya.

Paul Pogba - Josep Maria Bartomeu - Barcelona - @PremierLeague

Paul Pogba d ajang ini mampu meraih gelar Golden Ball dan antarkan Prancis meraih gelar juara setelah di partai final kalahkan Uruguay lewat adu penalti.

Gelar Piala Dunia U-20, diterukan Pogba dengan mengantarkan tim Ayam Jantan meraih gelar Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat ini, Pogba tengah dirumorkan akan angkat koper dari Man United seiring tak lolosnya Red Devils ke Liga Champions musim depan.

Comments
Loading...