5 Calon Pengganti Maurizio Sarri di Chelsea

Football5star.com, IndonesiaChelsea telah mengonfirmasi bahwa manajer Maurizio Sarri telah meninggalkan kursi manajer klub. Pelatih asal Italia itu kembali ke Liga Italia untuk memimpin juara Serie A Juventus.

Menyusul hengkangnya Maurizio Sarri, posisi manajer The Blues julukan Chelsea, ramai dibicarakan siapa yang akan menjadi suksesor mantan pelatih Napoli tersebut. Manajer berusia 60 tahun itu menghabiskan satu musim di Stamford Bridge. Di mana Sarri berhasil membawa The Blues finis di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris.

Hingga kini, klub asal London itu belum memutuskan siapa calon yang benar-benar akan mengisi kursi kepelatihan Chelsea. Isu mengenai pergantian manajer The Blues semakin santer diperbincangkan menjelang musim 2019/2020 dimulai.

Menilik kabar yang berkembang akhir-akhir ini, Football5star.com menampilkan lima kandidat calon pengganti manajer yang juga berhasil membawa The Blues meraih juara Liga Europa pada musim lalu.

1. Frank Lampard

Frank Lampard - Derby County - Football5star - twitter
twitter – @dcfcofficial

Frank Lampard dikabarkan berpeluang besar menjadi suksesor Sarri. Berbekal pengalaman sebagai pemain The Blues diyakini sebagai nilai tambah yang dimiliki Lampard untuk mengisi kursi manajer. Penunjukkan Lampard sebagai suksesor Sarri pun mendapatkan dukungan dari berbagai sosok seperti mantan pemain dan manajer Chelsea seperti Didier Drogba, Ruud Gullit, dan Roberto di Matteo.

Drogba yang sempat bermain bersama Lampard tak mempermasalahkan kesiapan mantan rekannya tersebut meski belum berpengalaman. Hal itu pun disepakati oleh Gullit, ia menilai meski Lampard miskin pengalaman, jika didukung oleh staf yang berpenglaman, maka kesuksesan akan diraih.

Selain itu, Lampard akan mendapat respek dari pemain dan jajaran manajemen karena telah memberikan kontribusi ketika aktif bermain. Lampard yang berusia 40 tahun kini menukangi Derby County. Meski gagal membawa Derby lolos ke Liga Inggris, pencapaiannya ke babak play-off dianggap sebagai pencapaian positif di musim pertamanya sebagai manajer.

2. Jose Mourinho

Jose Mourinho belum mau kembali ke Benfica.
cmjornal.pt

Jose Mourinho telah absen melatih sejak Desember 2018. Ia dipecat oleh Manchester United menyusul hasil buruk pada musim kedua bersama Red Devils. Manajer asal Portugal itu sebelumnya telah dua kali menjabat sebagai manajer Chelsea dan selalu memenangkan gelar Liga Inggris dalam dua kesempatan tersebut.

Tidak mengherankan melihat nama manajer berusia 56 tahun itu masuk dalam kandidat penerus Sarri, selain itu ia juga memiliki hubungan baik dengan suporter dan pemilik The Blues, Roman Abramovich.

3. Javi Gracia

Javi Gracia - Maurizio Sarri - AS
as.com

Sepak terjang manajer Watford asal Spanyol, Javi Gracia, awalnya tidak menarik perhatian pecinta sepak bola Inggris. Manajer berusia 49 tahun itu tiba di Watford setelah menjalani masa buruk di Rusia bersama Rubin Kazan.

Javi Gracia menuai prestasi yang cukup mengesankan saat memimpin Malaga di La Liga, di mana hasil polesannya kerap menyulitkan tim papan Spanyol kala bersua Malaga. Akan tetapi, nama Javi Gracia mencuat pada musim 2018-19 karena berhasil membawa Watford ke papan tengah Liga Inggris dan sering menyulitkan tim-tim Big Four di Liga Inggris.

Gracia juga mampu berhasil membawa Watford ke final Piala FA, meski akhirnya dikalahkan oleh Manchester City. Berkat penampilan bersama Watford di musim 2018-19, Javi Gracia muncul sebagai kandidat suksesor Sarri untuk musim mendatang.

4. Luis Enrique

Luis Enrique
zimbio.com

Kursi manajer The Blues semakin ramai diperebutkan. Mantan manajer Barcelona, Luis Enrique, tiba-tiba mengumumkan mundur dari kursi kepelatihan timnas Spanyol, dengan alasan keluarga.

Berita itu dikonfirmasi dalam konferensi pers yang diadakan oleh Asosiasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Sebelumnya, manajer berusia 49 tahun itu diperkirakan menjadi manajer Chelsea musim panas lalu ketika Antonio Conte melepas jabatan manajer klub London.

Kini, menyusul tak lagi memiliki jabatan kepelatihan, Luis Enrique kuat menjadi pesaing kursi panas manajer The Blues musim depan.

5. Erik ten Hag

Erik ten Hag menilai hasil Ajax vs Tottenham pada leg II semifinal Liga Champions sungguh kejam.
uefa.com

Manajer AFC Ajax, Erik ten Hag, dinilai menjadi pilihan sempurna untuk menjadi manajer Chelsea berikutnya. Ten Hag berhasil memimpin Ajax meraih dua gelar domestik dan meloloskan Ajax ke semifinal Liga Champions. Bersama skuat muda Ajax, ten Hag hampir lolos ke final sebelum dikandaskan Tottenham secara dramatis di leg kedua.

Selain itu, Ten Hag juga membantu dinilai sukses mengembangkan sejumlah pemain muda, seperti Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt yang menjadi buruan klub-klub besar Eropa musim panas ini.

Selain kemampuan manajerial dan pengembangan pemain muda, Erik ten Hag akan mudah diterima pendukung The Blues. Tetapi, bukan perkara mudah membujuk manajer berusia 49 tahun itu mengisi posisi yang ditinggalkan Maurizio Sarri.

Comments
Loading...