5 Fakta Aljazair Sebagai Juara Piala Afrika 2019

Football5star.com, Indonesia – Piala Afrika 2019 memang sudah berakhir dan menjadikan Aljazair sebagai juaranya. Negara yang dibela Riyad Mahrez tersebut berhasil mengamankan gelar kedua sepanjang keikutsertaan mereka di ajang ini.

Pada laga final yang berlangsung Minggu lalu, Aljazair sukses tundukkan tim favorit juara lainnya, Senegal, dengan skor 1-0. Hasil yang mengulang pertemuan mereka pada fase grup sebelumya, juga dengan skor dan pemenang yang sama.

Bagi Aljazair, gelar tahun ini menjadi pembuktian bagi negara yang tengah dirudung krisis politik tersebut. Sebuah pencapaian yang berhasil menyatukan negara untuk sesaat.

Berikut 5 Fakta Aljazair, Juara Piala Afrika 2019P

Kedua Sepanjang Sejarah
Keberhasilan Aljazair menjadi juara tahun ini merupakan yang kedua kalinya sepanjang sejarah. Sebelumnya, The Fennec Fox berhasil menjadi juara pada edisi 1990. Ketika itu, mereka berhasil mengalahkan Nigeria 1-0 ketika turnamen digelar di rumah sendiri.

Prestasi tahun ini menjadi penghibur bagi seluruh masyarakat Aljazair yang sedang melewati babak penting dalam sejarah bangsa mereka. Presiden mereka selama 20 tahun terakhir, Abdelaziz Bouteflika, baru saja mengundurkan diri pada April lalu.

Rekor Mahrez
Riyad Mahrez tercatat sebagai pemain Afrika pertama yang memenangi lima gelar sekaligus dalam satu kalender tahunan. Rinciannya ada empat bersama klub dan satu lagi untuk tim nasional. Belum ada pemain Afrika yang mencatatkan prestasi serupa.

riyad mahrez-aljazair (@FootyAccums)

Sebelumnya, Mahrez merengkuh empat trofi bersama Manchester City. Ia sukses mengantarkan klubnya menjadi juara di Liga Inggris, Piala FA, serta Piala Liga Inggris. Tambahan satu trofi didapat pada pertengahan 2018 ketika memenangi Community Shield.

Ismael Bennacer Jadi Pemain Terbaik
Gelandang Empoli, Ismael Bennacer, dinobatkan menjadi Pemain Terbaik pada turnamen itu. Hebatnya, ia sama sekali tidak mencetak gol sepanjang turnamen. Sebuah pencapaian yang jarang dilakukan oleh seorang pemain terbaik dalam sebuah turnamen.

Alasan Bennacer dinobatkan sebagai pemain terbaik adalah peran kuncinnya untuk tim. Sepanjang turnamen, tim asuhan Djamel Belmadi tersebut sama sekali tidak menelan kekalahan.

Gol Tercepat di Turnamen
Aljazair tidak hanya mendominasi trofi individu dan kolektif dalam turnamen kali ini. Gol tercepat di Piala Afrika 2019 dicetak oleh pemain mereka, Baghdad Bounedjah. Tercipta saat berhadapan dengan Senegal di partai final.

Menurut situs resmi Piala Afrika 2019, gol tersebut merupakan yang tercepat tahun ini dengan 21 detik. Gol tersebut sekaligius membawa pulang trofi yang terakhir kali mereka raih pada 1990 itu.

Back to Back Winning atas Senegal
Aljazair dua kali bertemu Senegal pada Piala Afrika 2019. Dalam dua pertandingan itu pulalah mereka sukses meraih kemenangan atas Sadio Mane dkk. Uniknya, kedua kemenangan tersebut sama-sama berakhir dengan skor tipis 1-0.

Aljazair vs Senegal

Pertemuan pertama mereka terjadi pada laga kedua Grup C. Gol tunggal Aljazair dicetak oleh Mohamed Youcef Belaili. Sementara pada laga final, giliran Baghdad Bounedjah yang sukses menjebol gawang anak asuh Aliou Cisse.

Comments
Loading...