5 Fakta Gol di Derby della Madonnina pada Milenium Ketiga

Football5Star.com, Indonesia – Laga AC Milan vs Inter Milan atau Derby della Madonnina akan jadi sajian utama pada giornata ke-23 Liga Italia, akhir pekan ini. Selain kerap diwarnai intrik seperti pada edisi terakhir, Januari lalu, laga ini pun hampir selalu diwarnai gol.

Pada milenium ketiga atau sejak 2000, tercatat hanya 4 kali laga Milan vs Inter berakhir tanpa gol. Sisanya, dalam 47 kesempatan, selalu tercipta setidaknya 1 gol. Bahkan, dalam empat edisi, sempat tercipta 5 gol atau lebih. Salah satunya kemenangan 6-0 I Rossoneri pada 11 Mei 2001.

Ingin tahu lebih banyak soal fakta seputar gol-gol yang tercipta pada pertemuan AC Milan vs Inter Milan? Berikut ini, Football5Star.com mengungkapkan 5 fakta gol di Derby della Madonnina sepanjang Milenium ketiga.

Dominasi Stranieri di Derby della Madonnina

Christian Eriksen memperkokoh dominasi stranieri dalam mencetak gol di laga AC Milan vs Inter Milan pada milenium ketiga.
tuttomercatoweb.com

Tercipta 135 gol dalam 51 laga AC Milan versus Inter Milan sejak 2000. Itu termasuk satu gol pada laga leg II perempat final Liga Champions 2004-05 yang lantas dinyatakan kemenangan WO bagi Milan. Gol pertama dicetak oleh Christian Vieri pada laga yang berlangsung 12 Januari 2000. Adapun gol ke-135 dicetak Christian Eriksen pada 26 Januari 2021.

Dari 135 gol itu, stranieri ‘pemain asing’ sangat dominan. Buktinya, 111 gol dibuat oleh legiun asing yang membela Inter Milan dan AC Milan. Itu berarti 82 persen dari total gol dalam 51 laga Derby della Madonnina sejak 2000. Adapun pemain berpaspor Italia hanya mampu membuat 24 gol.

Shevchenko Diintai Ibrahimovic

Andriy Shevchenko masih menjadi pemain tersubur Derby della Madonnina pada milenium ketiga dengan 13 gol.
Getty Images

Zlatan Ibrahimovic selalu mencetak gol dalam 3 edisi terakhir Derby della Madonnina. Total, dia menjejalkan 4 gol di gawang Inter Milan dalam 3 laga. Itu mendekatkan dia dengan Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak pada milenium ketiga.

Sejak 2000, Shevchenko adalah pemain tersubur di Derbi Milan. Striker legendaris Ukraina itu mampu melesakkan 13 gol. Itu termasuk gol yang dibuat pada laga leg II perempat final Liga Champions 2004-05 ketika AC Milan akhirnya dinyakan menang WO. Namun, kini dia didekati Ibrahimovic yang sudah mengemas 10 gol.

Baru Ada 2 Tripletta di Derby della Madonnina

Mendulang banyak gol pada laga AC Milan vs Inter Milan bukan hal mudah. Buktinya, sejak 2000, hanya tercipta dua tripletta alias hat-trick dalam 51 edisi Derby della Madonnina. Keduanya dicetak oleh striker Argentina yang membela Inter Milan, yakni Diego Milito dan Mauro Icardi.

Milito mencetak tripletta saat Inter menang 4-2 pada 6 Mei 2012. Sementara itu, Icardi membukukan tripletta ketika I Nerazzurri mengungguli I Rossoneri 3-2 pada 15 Oktober 2017. Gol Icardi yang melengkapi tripletta-nya saat itu dilesakkan lewat eksekusi penalti pada menit ke-90.

Satu Gol Bunuh Diri

Samir Handanovic satu-satunya pemain yang mencetak gol bunuh diri pada Derby della Madonnina sejak 2000.
sportface.it

Dari Christian Vieri hingga Christian Eriksen, tercatat sudah ada 70 pemain yang mencetak gol dalam Derby della Madonnina pada milenium ketiga. Di antara mereka, terselip nama kiper yang juga kapten Inter Milan saat ini, Samir Handanovic.

Gol yang dicetak Handanovic punya catatan tersendiri. Pasalnya, itu adalah satu-satunya gol bunuh diri dalam 51 edisi AC Milan vs Inter Milan sejak 2000. Gol bunuh diri itu dibuat Handanovic pada laga paruh pertama musim 2017-18. Gol bunuh dirinya menjadikan kedudukan 2-2. Beruntung bagi dia, Inter lantas menang berkat penalti Mauro Icardi pada menit terakhir.

Empat Gol Istimewa Lukaku

Romelu Lukaku jadi pemain pertama yang mencetak gol dalam empat Derby della Madonnina beruntun pada milenium ketiga.
tuttomercatoweb.com

Kesuksesan Romelu Lukaku membobol gawang Gianluigi Donnarumma pada leg II semifinal Coppa Italia, akhir Januari lalu, punya arti tersendiri. Itu menjadikan striker Belgia tersebut sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam empat edisi Derby della Madonnina secara beruntun pada milenium ketiga.

Sebelum Lukaku, pemain terakhir yang melakukan hal itu adalah Andriy Shevchenko pada peralihan milenium, yakni tahun 1999 hingga 2000. Dalam 4 laga yang berlangsung di ajang Serie A dan Coppa Italia itu, Shevchenko menjejalkan 5 gol ke gawang I Nerazzurri.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More