5 Fakta Lolosnya Finlandia ke Putaran Final Euro 2020

Foootball5star.com, Indonesia – Tim nasional Finlandia mengakhiri puasa panjang mereka di turnamen internasional. Kemenangan 3-0 Finlandia atas Lichtenstein di Stadion Sonera, Sabtu (16/11/2019) memastikan satu tempat di putaran final Euro 2020.

Bermain di putaran final Euro 2020 menjadi capaian terbaik negara yang sudah memiliki federasi sepak bola sejak 1907. Sejak menjadi anggota FIFA pada 1908, Finlandia hanya 4 kali mengikuti turnamen internasional yakni perhelatan Olimpiade musim panas. Di event Piala Dunia dan Euro, Finlandia selalu absen.

AP

Sepak bola Finlandia memang bisa dikatakan kalah kelas jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di kawasan Skandinavia. Meski begitu bukan berarti Finlandia tak memiliki talenta mumpuni di sepak bola.

Publik sepak bola dunia khususnya Inggris tentu tak asing dengan nama legenda hidup Finlandia, Jari Litmanen. Selain Litmanen, Finlandia juga memiliki sejumlah nama pemain tenar di liga top Eropa, seperti Mikael Forssell sampai yang terbaru pahlawan mereka, Teemu Pukki.

Di balik kesuksesan Finlandia lolos untuk pertama kali ke Euro 2020. Ada sejumlah fakta menarik tentang sepak bola di negeri ini. Berikut ulasannya untuk pembaca setia Football5star.com

Dilatih mantan guru SD

Dua gol Temmu Pukki dan satu gol yang dicetak Jasse Touminen ke gawang Lichtenstein memastikan satu tiket ke putaran final Euro 2020. Pukki jadi sorotan, namanya diagung-agungkan bak pahlawan nasional.

Namun dibalik kecemerlangan Pukki, sosok pelatih Finlandia juga layak jadi sorotan. Markku Kanerva merupakan pelatih timnas Finlandia yang ternyata pernah berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD).

getty images

Kanerva menjabat sebagai pelatih Finlandia sejak 2016 menggantikan posisi pelatih asal Swedia, Hans Backe. Di bawah kepemimpinan Kanerva, rasio kemenangan Finlandia di tiap pertandingan cukup bagus.

Pelatih yang sempat menjadi bek di HJK Helsinki tersebut menorehkan 13 kali kemenangan, 5 imbang, dan 8 kekalahan. Torehan ini bahkan lebih baik dibanding saat Finlandia dilatih oleh Roy Hodgson pada 2006-07.

Teemu Pukki top skor ketiga sepanjang masa

Torehan dua gol Pukki di laga melawan Lichtenstein membuat namanya bertengger di posisi ketiga top skor sepanjang masa Finlandia. Semenjak membela timnas Finlandia pada 2009, striker Norwich ini telah mencetak 24 gol.

Jumlah golnya hanya terpaut 5 gol dengan Mikael Forsell yang membela Finlandia dari 1999 hingga 2004. Sedangkan untuk top skor sepanjang masa Finlandia masih ditempati oleh eks pemain Liverpool Jari Litmanen dengan torehan 32 gol.

AP

Terpengaruh gaya politik Rusia

Finlandia pernah menjadi bagian dari kekaisaran Rusia. Bahkan saat federasi sepak bola Finlandia terbentuk pada 1907, mereka masih menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia. Tak heran jika kemudian, gaya sepak bola Finlandia cukup terpengaruh dengan gaya main Rusia.

Bahkan di awal terbentuknya timnas Finlandia, sejumlah pasukan merah Rusia cukup memiliki peran besar. Masuknya pengaruh Rusia di sepak bola Finlandia bisa dilihat dari terbentukany timnas mereka di ajang Olimpiade Musim Panas 1936.

Saat itu, timn Finlandia terbentuk dari gerakan buruh yang diprakarsai oleh gerakan buruh di Rusia. Bahkan di era 1920 ada peraturan khusus untuk para buruh wajib bergabung dengan asosiasi sepak bola Finlandia, jika menentang maka dianggap sebagai pembelot.

Liga Profesional baru terbentuk pada 1990

Meski memiliki federasi sepak bola sejak 1908, Finlandia baru memiliki liga profesinal pada 1990. Cukup terlambat dibanding dengan negara-negara di Skandinavia.

Veikkausliiga atau Liga Finlandia diikuti oleh 12 klub. Tim HJK Helsinki merupakan tim terbanyak yang meraih gelar juara Veikkausliiga. Seperti kebanyakan negara Eropa Utara, Liga Finlandia baru bisa dihelat pada musim panas dari April hingga Oktober.

whoateallthepies.tv

Format untuk Veikkausliiga adalah masing-masing tim bermain tiga kali selama 33 pertandingan selama satu musim. Enam tim terbaik dari musim sebelumnya akan bermain 17 laga kandang, dan enam tim lainnya hanya mendapat 16 laga kandang.

Kemenangan dan kekalahan terbesar

Finlandia tercatat dua kali meraih dua kemenangan terbesar sepanjang sejarah. Pertama, saat mengalahkan Estonia dengan skor 10-2 pada 11 Agustus 1922 di Helsinki.

Pada 2010, Finlandia catatkan kemenangan terbesar kedua mereka saat melumat San Marino dengan skor 8-0 pada 17 November. Sedangkan untuk kekalahan terbesar, satu kali dicatatkan oleh Finlandia yakni saat kalah 0-13 dari Jerman pada 1 September 1940 di Leipzig.

Comments
Loading...