5 Fakta Menarik dari Laga Der Klassiker Edisi ke-128

Football5Star.com, Indonesia – Minggu (7/3/2021) dini hari WIB, berlangsung laga Der Klassiker dalam lanjutan Liga Jerman. Bayern Munich menjamu Borussia Dortmund di Allianz Arena. Hasilnya, tuan rumah menang 4-2 meskipun sempat tertinggal 0-2.

Ada banyak fakta dan statistik menarik yang menghiasi laga Der Klassiker edisi ke-128 tersebut. Di antaranya menyangkut Robert Lewandowski dan Erling Haaland. Berkut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik dari laga tersebut.

Lewandowski Momok Dortmund

Sosok Robert Lewandowski jadi momok bagi Borussia Dortmund. Dialah yang mencetak 3 dari 4 gol Bayern Munich pada Der Klassiker edisi ke-128. Tambahan 3 gol itu membuat striker asal Polandia tersebut kini mengemas 22 gol dalam 23 pertandingan melawan Dortmund.

Lewandowski kini tercatat sebagai pemain yang paling sering menjebol gawang Dortmund. Dia melewati eks pemain Fortuna Duessedorf dan 1.FC Koeln, Klaus Allofs. Selama 28 tahun, dialah yang jadi sosok paling menakutkan bagi Die Schwarzgelben dengan 21 gol dari 25 pertemuan.

Haaland Sama Jejak Ronald Worm

Pada Der Klassiker edisi ke-128, Borussia Dortmund melakukan start sempurna. Erling Haaland membawa mereka unggul 2-0 dalam 10 menit awal. Striker Norwegia itu menjebol gawang Manuel Neuer pada menit ke-2 dan 9.

Dalam sejarah Bundesliga, hanya ada satu pemain lain yang mampu melakukan hal serupa saat melawan Bayern Munich. Dia adalah Ronald Worm pada 22 Januari 1977. Bertandang ke Stadion Olimpiade, dia membawa MSV Duisburg unggul berkat gol pada menit ke-7 dan 8. Namun, timnya hanya pulang dengan hasil imbang 2-2.

Hat-trick Ketiga Lewandowski di Der Klassiker

Getty Images

Mampu mencetak tiga gol dan membalikkan keadaan dari 0-2 menjadi 4-2, Robert Lewandowski menahbiskan diri sebagai pemain tersubur dalam pertemuan Bayern Munich vs Borussia Dortmund. Total, dia kini sudah mencetak 27 gol. Sebanyak 22 gol bersama Munich dan 5 gol bersama Dortmund.

Lewandowski juga menjadi pemain pertama yang mencetak tiga hat-trick pada laga Der Klassiker. Uniknya, itu dilakukan bersama kedua klub. Pada final DFB Pokal 2011-12, dia mencetak 3 gol bagi Dortmund. Lalu, pada spieltag ke-28 musim 2017-18, giliran gawang Die Schwarzgelben yang dijebol 3 kali saat Bayern menang 6-0.

Hansi Flick Sempurna di Der Klassiker

Getty Images

Kesuksesan Bayern Munich membalikkan keadaan dari 0-2 menjadi 4-2 saat menjamu Borussia Dortmund punya arti tersendiri bagi pelatih Hansi Flick. Kemenangan Die Roten membuat dia tak kehilangan poin dalam 5 Der Klassiker secara beruntun.

Dalam sejarah Bayern, Flick jadi pelatih pertama yang meraup hasil sempurna dalam 5 laga lawan Dortmund secara beruntun. Pada 2 April 1968 hingga 7 Februari 1970, Bayern memang juga membukukan 5 kemenangan beruntun atas Dortmund. Namun, hanya 4 kemenangan yang diraih bersama pelatih Branko Zebec. Satu kemenangan lain direbut saat Die Roten ditangani Tschik Cajkovski.

Bayern Dekati Satu Rekor Der Klassiker

Kemenangan 4-2 atas Borussia Dortmund pada Der Klassiker edisi ke-128 membuat Bayern Munich kini selalu menang dalam 7 pertemuan beruntun pada pentas Bundesliga di kandang sendiri. Kali terakhir mereka kalah di kandang pada musim 2013-14 dengan skor 0-3.

Rentetan 7 kemenangan kandang pada Der Klassiker itu kian mendekatkan Bayern pada rekor yang dibuat 37 tahun silam. Kala itu, dari 12 Oktober 1977 hingga 15 September 1984, Bayern selalu menang dalam 8 kesempatan beruntun menjamu Dortmund pada pentas Bundesliga.

Bayern MunichBorussia DortmundBundesligaDer KlassikerErling Haalandhansi flickLiga JermanRobert Lewandowski