5 Fakta Menarik Hat-trick Erling Haland di Liga Champions

Football5Star.com, Indonesia – Catatan istimewa dibuat Erling Haland saat Red Bull Salzburg menang 6-2 atas KRC Genk pada matchday I Liga Champions, Rabu (18/9/2019) dini hari WIB. Dia mencetak hat-trick pada laga tersebut.

Catatan hat-trick yang dibuat anak Alf Inge Haland, eks pemain Manchester City, tersebut pun sangat bermakna. Ada beberapa fakta menarik terkait trigol tersebut. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta di balik hat-trick yang dibuat Erling Haland itu.

1. Hat-trick Debutan Ke-8

Erling Haland merupakan debutan ke-8 yang mencetak hat-trick pada ajang Liga Champions.
aftenposten.no

Mencetak hat-trick saat melakoni debut pada laga Liga Champions adalah hal langka. Sejak era Liga Champions pada 1992-93, Erling Haland adalah pemain kedelapan. Tujuh pemain laing yang melakukan hal serupa adalah Marco van Basten, Faustino Asprilla, Yakubu Ayegbeni, Wayne Rooney, Vincenzo Iaquinta, Grafite, dan Yacine Brahimi.

Hat-trick terakhir yang dibuat pemain debutan pada ajang Liga Champions tercipta pada 2014-15. Yacine Brahimi menjejalkan tiga gol ketika FC Porto menang 6-0 atas BATE Borisov.

2. Pencetak Hat-trick Termuda Ketiga

Erling Haland tercatat sebagai pencetak hat-trick termuda ketiga sepanjang sejarah Liga Champions. Pada laga melawan Genk, pemain asal Norwegia itu baru berumur 19 tahun 58 hari. Dia hanya kalah muda dari dua legenda, Raul Gonzalez dan Wayne Rooney.

Hingga saat ini, Raul masih memegang rekor pencetak hat-trick termuda di Liga Champions. Ketika Real Madrid menang 6-1 atas Ferencvaros pada 18 Oktober 1995, dia baru berumur 18 tahun 113 hari. Adapun Rooney menginjak umur 18 tahun 340 hari kala menjejalkan tiga gol dalam kemenangan 6-2 yang dibuat Manchester United atas Fenerbahce pada 28 September 2004.

3. Pemain Norwegia Ketiga

Frode Johnsen tercatat sebagai pemain Norwegia terakhir yang mencetak tiga gol dalam satu laga di Liga Champions sebelum Erling Haland

Di antara sekian banyak pencetak hat-trick pada pentas Liga Champions, sedikit saja yang berasal dari Norwegia. Erling Haland adalah pemain ketiga dari negeri itu. Dua pemain yang terlebih dahulu melakukannya adalah Sigurd Rushfeld dan Frode Johnsen.

Satu hal yang membedakan Haland, dia mencetak hat-trick bersama klub luar. Adapun Rushfeld dan Johnsen melakukannya saat membela klub lokal, Rosenborg. Rushfeld mencetak hat-trick ketika menang 3-0 atas Galatasaray pada 21 Oktober 1998. Sementara itu, Johnsen melesakkan tiga gol saat menang 6-1 atas Helsingborg pada 26 September 2000.

4. Hat-trick Pertama Klub Austria

Erling Haland menjadi pencetak trigol pertama bagi klub Austria di Liga Champions.

Meskipun bukan yang termuda sepanjang sejarah dan pertama dari negaranya, Erling Haland tetap punya kebanggaan tersendiri. Pasalnya, dialah pencetak hat-trick pertama bagi klub asal Austria pada pentas Liga Champions.

Sebelum ini, tak ada pemain yang mampu mencetak tiga gol dalam satu laga Liga Champions bersama klub Austria. Jika ditelusur jauh hingga pada era Piala Champions, hanya ada satu nama. Dia adalah Josef Hamerl. Dia tercatat mencetak empat gol ketika Wiener Sport-Club menang 7-0 atas Juventus pada 1 Oktober 1958.

5. Pemain ke-91

Lucas Moura adalah pencetak hat-trick terakhir pada ajang Liga Champions sebelum Erling Haland.
beinsports.com

Secara keseluruhan, sejak 1992-93, Erling Haland adalah pemain ke-91 yang mencetak hat-trick pada laga Liga Champions. Untuk tahun ini, dia merupakan pencetak trigol ketiga. Sebelumnya, ada Cristiano Ronaldo pada 12 Maret 2019 dan Lucas Moura pada 8 Mei 2019.

Kini, sebuah tantangan mengadang di depan Erling Haland. Mampukah dia mengulangi hal tersebut? Pasalnya, dari 90 pemain terdahulu, hanya 10 pemain yang mampu mencetak tiga gol lebih dari sekali pada ajang Liga Champions. Lionel Messi dan Ronaldo bahkan delapan kali melakukannya.

Comments
Loading...