5 Fakta Menarik Pertandingan Liverpool vs Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Anfield kembali membuktikan keangkerannya pada laga Liverpool vs Arsenal, Selasa (29/9/2020) dinihari WIB. Tuan rumah memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.

Kemenangan ini memang tidak didapat dengan mudah oleh Liverpool. Mereka justru sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Alexandre Lacazette.

Beruntung The Reds memiliki Sadio Mane, Andy Robertson, serta Diogo Jota yang mencetak gol kemenangan. Hasil akhir di papan skor, dan bagaimana pertandingan ini berjalan memunculkan beberapa fakta yang mencengangkan.

Football5star telah merangkum lima fakta menarik dari laga Liverpool vs Arsenal:

  • Rekor Buruk Arsenal Lawan Tim 6 Besar

Kekalahan 1-3 kian mempertegas betapa lemahnya The Gunners kala harus tandang ke markas tim enam besar. Bayangkan saja, mereka belum pernah menang pada 28 laga tandang terakhir Premier League melawan tim enam besar.

Dengan kata lain, mereka telah nihil kemenangan selama 2080 hari. Uniknya, kemenangan terakhir Meriam London pada laga tandang lawan tim enam besar terjadi sebelum Juergen Klopp menangani Liverpool.

  • Rekor Buruk Aubameyang

Pada laga di Anfield dinihari tadi, pergerakan Pierre-Emerick Aubameyang nyaris tidak terlihat. Permainannya gagal berkembang lantaran mendapat penjagaan ketat dari Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez.

Hal ini ternyata berdampak langsung pada statistik Aubameyang. Sepanjang 90 menit ia gagal melepaskan satu pun tendangan ke gawang. Catatan ini sekaligus jadi yang ketiga kali dibuat kapten timnas Gabon. Dua laga sebelumnya terjadi saat melawan Tottenham Hotspur (2018), serta Leicester City (2019).

  • Anfield Memang Neraka The Gunners

Stadion Anfield bisa dikatakan tempat yang paling tak bersahabat untuk klub London Utara. Bayangkan saja, kekalahan 1-3 ini menggenapi rekor tak pernah menang mereka selama delapan tahun di Anfield.

Uniknya, kemenangan terakhir The Gunners di Anfield terjadi saat Mikel Arteta masih bermain. Tidak hanya itu, angka kebobolan Arsenal juga sangat memprihatinkan. Dari enam lawatan terakhir mereka setidaknya selalu kebobolan tiga gol di tiap laga.

  • Ketajaman Sadio Mane

Sadio Mane mengawali kebangkitan Liverpool kali ini. Ia mencetak gol pertama sekaligus penyama kedudukan. Berawal dari golnya pula The Reds tersentak hingga mampu mencetak dua gol lainnya.

Bagi Mane, gol tersebut mempertegas ketajamannya kala menghadapi Meriam London. Bagaimana tidak, ia selalu membobol jala lawan selama lima musim beruntun. Bahkan gol debutnya untuk The Reds juga dia cetak ke gawang Arsenal musim 2016-2017lalu.

  • De Javu Sadio Mane dan Diogo Jota
@LFCphoto

Juergen Klopp benar-benar beruntung memiliki Diogo Jota musim ini. Dia mampu menjadi pelapis sepadan untuk trio lini depan The Reds. Anggapan ini dia buktikan pada laga Liverpool vs Arsenal dinihari tadi.

Diogo Jota melakoni debutnya di Premier League bersama The Reds saat dimasukkan pada menit ke-77. Ia kemudian mencetak gol perdananya dua menit jelang akhir laga. Golnya ini mengingatkan kita pada gol debut Sadio Mane untuk Liverpool 2016-2017 lalu yang juga dicetak ke gawang Arsenal.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More