5 Fakta Menarik Pertandingan Liverpool vs Leeds United

Football5star.com, Indonesia – Stadion Anfield benar-benar membara oleh laga Liverpool vs Leeds United, Sabtu (12/9/2020). Bagaimana tidak, tercipta tujuh gol pada laga pertama Premier League ini.

Pertandingan memang berlangsung dalam tempo tinggi. Terbukti lima gol sudah tercipta pada babak pertama. Dari kubu Liverpool gol dicetak oleh Virgil van Dijk dan brace Mohamed Salah. Sedangkan gol tim tamu berasal dari Jack Harrison dan Patrick Bamford.

Babak kedua tidak kalah serunya dari babak pertama. Leeds United sempat menggebrak melalui sontekan Mateusz Klich. Tapi Salah kembali jadi momok menakutkan tim tamu lewat hat-tricknya lima menit jelang laga berakhir.

Banyaknya gol yang tercipta sekaligus memunculkan beberapa fakta menarik pada pertandingan Liverpool vs Leeds United. Football5star telah merangkum lima di antaranya:

  • Rekor Baru Mohamed Salah

Hat-trick yang dicetak Mohamed Salah membuatnya kini memiliki rekor baru. Penyerang asal Mesir jadi pemain The Reds pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada empat laga pembuka Premier League secara beruntun.

Pada musim perdananya di Anfield, Salah juga turut menyumbang gol pada laga pembuka musim 2017-2018. Ketika itu ia membobol gawang Watford. Setahun kemudian giliran West Ham United yang jadi korban keganasan eks Chelsea.

Dan musim lalu, Norwich City juga bernasib serupa. Tidak hanya itu, gol yang dicetak pada empat laga pembuka Premier League ini membuat Salah menyamai torehan Teddy Sharingham.

  • 5976 Hari Leeds United

Leeds United baru pertama kali kembali ke Premier League dalam 16 tahun terakhir. Artinya, sudah terlalu lama mereka tidak mencetak gol pada kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Tapi penantian itu akhirnya berakhir di Anfield. Adalah Jack Harrison pemain The Whites yang mencetak gol di Premier League. Uniknya, mereka butuh waktu 5976 hari untuk cetak gol lagi di kasta tertinggi.

Jika Jack Harrison jadi pemain pertama yang mencetak gol Leeds setelah promosi, Alan Smith jadi penggawa terakhir The Whites yang mampu membobol jala lawan sebelum klubnya terdegradasi 2004 silam.

  • Babak Pertama Paling Produktif

Seperti yang sudah disinggung di atas, laga di Anfield ini sudah menghasilkan lima gol hanya pada babak pertama. Ini sekaligus jadi babak pertama paling produktif pada laga pembuka Premier League sejak 2006 silam.

Kala itu, laga Manchester United melawan Fulham juga tercipta lima gol pada paruh pertama. Skor yang tercipta di Craven Cottage ketika itu juga 3-2 untuk kemenangan United. Bedanya, hingga 90 menit, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

  • Rekor Kebobolan Terburuk The Reds

Pasukan Juergen Klopp boleh saja menang 4-3. Tapi kebobolan tiga gol di kandang jadi rapor merah untuk lini belakang anak asuhnya. Tidak hanya itu, hasil ini juga menyisakan rekor buruk.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub asal Merseyside di Premier League, mereka kebobolan tiga gol dalam dua pertandingan beruntun. Sebelumnya, gawang Alisson Becker juga dibobol tiga kali oleh Chelsea.

Itu terjadi pada laga pamungkas Premier League musim lalu. Sama-sama bertempat di Anfield, Sadio Mane dan kolega ketika itu menang dengan skor 5-3 dan berhak mengangkat trofi liga.

  • 3 Tahun Tak Terkalahkan di Anfield

Stadion Anfield lagi-lagi membuktikan tuahnya untuk tuan rumah. Kemenangan atas Leeds mempertegas rekor tak pernah kalah mereka sejak April 2017 lalu di ajang Premier League.

Dari total 60 pertandingan, The Reds hanya meraih imbang enam kali. Sisanya berhasil mereka sapu bersih dengan kemenangan. Tidak cuma itu, anak asuh Juergen Klopp juga berhasil mencetak empat gol pada tiga laga pembuka Premier League di Anfield dalam tiga musim terakhir.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More