5 Fakta Menarik Serie A Giornata Ke-10

Football5Star.com, Indonesia – Tak ada kejutan yang tersaji pada giornata ke-10 Serie A Liga Italia, tengah pekan ini. Tim-tim papan atas berhasil memetik kemenangan walaupun beberapa hanya dengan skor ketat. Tengok saja Inter Milan yang hanya menang 3-2 atas Sampdoria. Napoli juga meraup kemenangan dengan skor sama atas melawat ke kandang Genoa. Adapun Lazio unggul 2-1 saja dari Bologna.

Meskipun demikian, giornata ke-10 tetap dihiasi beberapa catatan menarik. Berikut adalah lima fakta menarik Serie A giornata ke-10 yang berhasil dirangkum Football5Star.

Penalti Gagal Immobile
Ciro Immobile gagal mencetak gol dari titik penalti.
calcio360.eu

Dalam laga melawan Bologna, striker Lazio, Ciro Immobile, mendapat kesempatan emas untuk menambah pundi-pundi golnya musim ini. Memasuki menit ke-20, Sergej Milinkovic-Savic mendapatkan penalti. Seperti biasa, eksekusi diserahkan kepada Immobile. Namun, mantan striker Torino tersebut gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Bola hasil eksekusinya menerpa tiang gawang Antonio Mirante.

Ini merupakan kegagalan pertama Immobile dalam 1,5 tahun. Kali terakhir dia gagal mencetak gol dari titik putih adalah pada 6 Maret 2016 saat membela Torino menghadapi klubnya sekarang, Lazio. Eksekusinya kala itu meleset dari gawang Federico Marchetti. Setelah itu, dalam 12 eksekusi beruntun, Immobile selalu berhasil merobek jala gawang lawan.

Benevento Lanjutkan Rekor
Benevento gagal raih poin saat lawan Cagliari.
ottopagine.it

Nahas betul Benevento. Klub asuhan Marco Baroni itu melanjutkan rekor buruk dengan kekalahan 1-2 dari Cagliari. Hasil itu membuat mereka kini selalu kalah dalam 10 laga beruntun pada awal musim. Pedihnya, tak seperti sebelum-sebelumnya, kekalahan kali ini dialami secara sangat dramatis.

Benevento sempat berpeluang menuai angka pertama di Serie A setelah Pietro Iemmello sukses mengeksekusi penalti yang didapat lewat bantuan Video Assistant Referee (VAR) saat laga memasuki menit ke-4 injury time. Namun, hasil imbang yang ada di depan mata itu sirna karena Leonardo Pavoletti lantas membuat gol kedua Cagliari yang sekaligus mengakhiri lima kekalahan beruntun yang dialami klubnya musim ini.

Rekor Gol Juventus
Juventus cetak 31 gol dalam 10 giornata.
tuttomercatoweb.com

Juventus melanjutkan tren apik dengan menang 4-1 di kandang sendiri atas klub promosi, SPAL 2013. Hasil itu melanjutkan kemenangan besar 6-2 atas Udinese yang dibuat pada akhir pekan lalu. Tambahan empat gol ke gawang Alfred Gomis pun membuat mereka menorehkan catatan tersendiri.

Torehan empat gol itu menjadikan koleksi gol I Bianconeri di Serie A dalam 10 giornata awal musim ini mencapai 31 buah. Itu ternyata koleksi tertinggi dalam lebih dari 50 tahun terakhir. Catatan musim ini hanya kalah dari musim 1951-52. Kala itu, I Bianconeri berhasil menjaringkan 32 gol dalam 10 giornata awal.

Akhir Penantian Turki
Hakan Calhanoglu akhiri penantian pemain Turki di Serie A.
blitzquotidiano.it

Dalam kemenangan 4-1 yang dibukukan AC Milan atas Chievo Verona, Hakan Calhanoglu berhasil menyumbang satu gol. Itu merupakan gol bersejarah. Pasalnya, itulah torehan pertamanya di Serie A setelah bergabung dari Bayer Leverkusen pada awal musim ini. Sebelumnya, gol perdana untuk Milan dibuat Calhanoglu saat melawat ke kandang Austria Vienna di Liga Europa.

Gol ke gawang Chievo juga memiliki makna lain. Itu mengakhiri kebuntuan para pemain Turki di Serie A selama hampir 1,5 dekade. Kali terakhir pemain Turki mencetak gol di Serie A adalah pada 6 April 2003. Saat itu, Emre Belozoglu mengemas satu gol saat Inter Milan bermain imbang 3-3 dengan AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza.

Tradisi Baru Quagliarella
Fabio Quagliarella lanjutkan tren bobol gawang Inter.
nerazzurriale.com

Sampdoria memang kalah 2-3 dari Inter Milan pada giornata ke-10. Namun, sejumput kebanggaan terselip di dada Fabio Quagliarella. Pasalnya, dia mampu mencetak satu gol dalam laga ketat yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza tersebut. Gol itu punya makna tersendiri bagi striker gaek itu.

Gol tersebut menegaskan sebuah tradisi baru Quagliarella, yakni tak gagal menjebol gawang Inter dalam empat pertemuan beruntun di Serie A. Padahal, dalam 20 kesempatan sebelumnya, dia hanya mampu mencetak satu gol, yakni saat membela Juventus pada musim 2012-13. Menariknya, tradisi ini terjadi sejak dia kembali ke Sampdoria pada pertengahan musim 2015-16.

Comments
Loading...