5 Fakta Pemain Terbaik Piala Presiden 2019 The Capt Hamka Hamzah

Football5star.com, Indonesia – Kapten Arema FC, Hamka Hamzah dianugrahi gelar pemain terbaik perhelatan Piala Presiden 2019. Gelar ini cukup layak diberikan kepada pemain yang sempat berujar akan pensiun di Singo Edan.

Sebagai bek berpengalaman, Hamka selama perhelatan Piala Presiden 2019 tunjukkan determinasi yang tinggi mengawal lini belakang Arema FC. Ia juga jadi panutan yang sangat baik untuk para pemain muda tim besutan Milan Petrovic.

Berikut 5 fakta menarik tentang The Capt Hamka Hamzah untuk pembaca setia football5star.com:

Meretas di PSM Makassar

Sebagi putra asli Makassar, taleta berbakat bek berusia 35 tahun ini diasah di akademi PSM Makassar pada 2000 silam. Pada 2001 ia promosi ke tim utama PSM yang kala itu dibesut oleh Syamsudin Umar.

Hamka Hamzah di awal kariernya di Juku Eja dimainkan sebanyak 12 kali. Pada musim itu, PSM tengah merasakan masa-masa indah. Mereka mampu menembus babak perempatfinal Liga Champions Asia dan menjadi tuan rumah untuk klub besar Asia seperti Jubilo Iwata.

Semusim di Persebaya

Talenta Hamka di lini belakang memincut tim besar Liga Indonesia untuk meminangnya. Ialah klub Persebaya Surabaya, tim yang ia kalahkan di final Piala Presiden 2019, jadi klub kedua di karier profesionalnya.

Bek kelahiran 29 Januari 1984 ini pun hijrah ke Stadion Gelora Bung Tomo dan bermain selama satu musim. Hamka lakoni 20 laga bersama Persebaya di musim 2002/2003. Ia juga torehkan gol profesionalnya saat membela Bajul Ijo.

@AremafcOfficial

Jadi Macan di Kemayoran

Setelah sempat membela Persik Kediri dan membela Macan Putih di Liga Champions Asia, Hamka menerima pinangan dari Persija Jakarta. Selama membela Persija dari 2005 hingga 2008, Hamka diidolai banyak Jakmania.

Penampilannya yang impresif dan tak kenal kompromi di lini belakang membuatnya jadi macan di lini belakang Macan Kemayoran. Setelah torehkan 62 caps dan cetak 5 gol, Hamka lalu kembali ke klub lamanya, Persik Kediri pada 2008.

Luka Piala AFF 2010

Beberapa waktu lalu nama Hamka terseret dalam pusaran mafia bola Liga Indonesia. Dalam acara Najwa yang dipandu Najwa Shihab, luka Piala AFF 2010 membuat nama Hamka dan sejumlah penggawa timnas seperti Maman Abdurahman dipergunjingkan.

Hamka sempat memberi pernyataan terkait dugaan pengaturan skor di Piala AFF 2010. Ia bahkan merasa terganggu dengan hujatan warganet serampangan.

“Mari bersabar menunggu bukti-bukti yang akan diserahkan ke Satuan Tugas (Satgas) Kepolisian tentang indikasi penerimaan suap sambil menunggu bukti yang kongkrit,” tulis Hamka di media sosial miliknya beberapa waktu lalu.

Pensiun di Arema FC

Capaian Hamka Hamzah membawa gelar Piala Presiden 2019 tentu bakal jadi sejarah tersendiri bagi Aremania. Hamka sendiri beberapa waktu lalu sempat mengungkapkan keinginannya pensiun setelah beri trofi juara ini.

“Saya pasti bertahan di Arema FC sampai pensiun karena saya sudah tua,” ucap Hamka. Rumornya juga Hamka juga ditawari menjadi asisten pelatih di Arema FC.

Comments
Loading...