5 Fakta Pertandingan Juventus vs Ajax di Liga Champions

Football5star.com, Indonesia – Juventus dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim ini. Menjamu Ajax di Allianz Stadium, anak asuh Massimilliano Allegri takluk tipis 1-2 di hadapan pendukung sendiri.

Kekalahan ini terbilang mengejutkan karena Juventus merupakan salah satu favorit musim ini. Bianconeri digadang-gadang bisa menapaki babak final dengan materi pemain yang mereka miliki.

Namun, dua gol dari Donny van der Beek dan Matthijs de Ligt membuat gol Cristiano pada babak pertama tak berarti apa pun. Dengan begitu, total Juve kalah agregat 2-3 walaupun sempat mengamankan hasil imbang saat bertanding di Amsterdam pada leg pertama.

Berikut 5 Fakta Pertandingan Juventus vs Ajax:

De Ligt Termuda
De Ligt mencatatkan diri sebagai pencetak gol Belanda termuda dalam sejarah fase Liga Champions. Ia melakukannya pada usia 19 tahun 237 hari. Mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Noordin Wooter pada April 1996 dengan 19 tahun 246 hari). Kala itu, Wooter mencetak gol ke gawang Panathinaikos.

Istimewanya, gol tersebut merupakan yang pertama kalinya ia cetak di Liga Champions musim ini. Musim ini juga pertama kalinya De LIgt berpartisipasi dalam turnamen antarklub paling elit di Eropa tersebut.

Juventus - Ajax - Matthijs de Ligt - Football5star -
uefa.com

Musim depan, De Ligt dikabarkan akan segera bergabung dengan salah satu klub besar di Eropa. Namun, hingga kini belum bisa dipastikan tim mana yang menjadi pilihan pemain kelahiran Leiderdorp tersebut.

Semifinal Pertama Tanpa Ronaldo
Untuk pertama kalinya selama delapan musim terakhir, semifinal Liga Champions akan berlangsug tanpa Ronaldo. Kali terakhir hal serupa terjadi adalah saat masih membela Real Madrid pada musim 2009/10.

Kala itu, Madrid disingkirkan Lyon dengan agregat 2-1 pada babak 16 besar. Musim tersebut adalah kesempatan perdananya di Liga Champions sejak meninggalkan Manchester United awal musim itu.

Juventus - Ajax - Football5star - Ronaldo
@OptaJoe

Selama delapan musim ke belakang, Ronaldo selalu tampil setidaknya hingga semifinal dan meraih lima gelar. Torehan paling istimewa adalah musim lalu saat membawa Madrid jadi tim pertama yang juara Liga Champions tiga musim beruntun.

Ajax Kembali ke Semifinal
Jika musim ini akan menjadi semifinal pertama tanpa Cristiano Ronaldo sejak delapan musim lalu, lain halnya dengan Ajax. Bagi tim asal ibu kota Belanda tersebut, torehan ini adalah yang pertama kalinya sejak 1996/97.

Uniknya, ketika itu langkah mereka dihentikan oleh Juventus. Tim yang hari ini mereka depak dari Liga Champions. Selama lebih dari dua dekade ke belakang, Ajax selalu gagal mengulang prestasi lolos ke empat besar.

Juventus - Ajax - Van der Beek - Football5star - De Ligt
@BBCSport

Musim ini, kepastian tersebut diraih setelah sukses mengalahkan Juventus di Allianz Stadium. Matthijs de Ligt dkk sukses menang 2-1 dan mengamankan agregat 3-2 atas tim asuhan Massimilliano Allegri.

Jalan Panjang Ajax Menuju Semifinal
Perjalanan Ajax lolos ke semifinal musim ini terbilang tidak mudah. Anak asuh Erik Ten Hag harus berjuang lewat jalur kualifikasi kedua untuk bisa sampai ke fase grup. Keberhasilan lolos ke semifinal menjadikan mereka tim pertama yang melakukannya sejak babak kualifikasi.

Musim lalu, Ajax finis di urutan kedua Eredivisie, di bawah Feyenoord Rotterdam. Hal itu membuat mereka memastikan satu tempat di babak kualifikasi kedua. De Godenzonen pun berhasil mengalahkan Sturm Graz, tim asal Austria, untuk melenggang ke kualifikasi ketiga.

Juventus - Ajax - Van der Beek - Football5star
uefa.com

Pada pertandingan kualifikasi ketiga, Ajax sukses taklukan klub asal Belgia, Standard Liege untuk melaju ke play-off. Pada babak penentuan masuk fase grup, De Ligt dkk sukses menuntaskan perlawanan Dynamo Kyiv dengan agregat 3-1.

Jong Ajax Paling Produktif
Matthijs de Ligt memang baru saja memastikan diri sebagai pemain Belanda termuda dalam urusan cetak gol di Liga Champions. Selain itu, ada torehan yang lebih besar, berkaitan dengan gol De Ligt pada menit ke-63 itu.

OptaJoe mencatat ada 20 pemain muda Ajax yang hingga kini sudah mencetak gol di Liga Champions. Menjadikan tim ibu kota sebagai klub dengan remaja paling produktif di turnamen antarklub paling elit Eropa.

Juventus - Ajax - Football5star -
@AndreyOnana

Ajax unggul dari Barcelona, Lyon, Arsenal, dan Paris Saint-Germain. Barca hanya mampu menyumbang 14 pemain. Sementara tiga tim lainnya secara beruntun menyumbang  13,11, dan 10 pemain.

 

Comments
Loading...