5 Fakta Pertemuan Dortmund vs Bayern pada Piala Super Jerman

Football5Star.com, Indonesia – Der Klassiker, pertemuan antara Borussia Dortmund dan Bayern Munich, akan membuka musim baru Bundesliga 1 pada Minggu (4/8/2019) dini hari WIB. Kedua tim akan bertemu pada ajang Piala Super Jerman.

Ini bukan kali pertama Der Klassiker terjadi pada ajang Piala Super Jerman yang membuka tirai musim baru Bundesliga 1. Di luar ajang Liga Pokal, ini merupakan pertemuan ketujuh. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik pertemuan dua raksasa Jerman itu pada ajang tersebut.

Tak Ada yang Lebih Unggul

Bayern Munich juara pada 2017 setelah mengalahkan Borussia Dortmund.
bavarianfootballworks.com

Dari enam pertemuan terdahulu, tak ada yang lebih unggul di antara kedua tim. Bayern Munich dan Borussia Dortmund sama-sama membukukan tiga kemenangan.

Die Schwarzgelben menang atas Die Roten pada Piala Super 1989, 2013, dan 2014. Sementara itu, Die Roten unggul atas Die Schwarzgeben pada gelaran tahun 2012, 2016, dan 2017. Kemenangan terakhir dibukukan Thomas Mueller dkk. lewat drama adu penalti.

Minimal Dua Gol

Pertarungan Dortmund vs Bayern pada 1989 menghasilkan tujuh gol.
ligalive.net

Der Klassiker pada Piala Super Jerman selalu menjanjikan pertarungan sengit dan berbuah gol. Sejauh ini, setidaknya selalu tercipta setidaknya dua gol dalam enam pertemuan Bayern Munich dan Borussia Dortmund pada ajang ini.

Dua gol terjadi pada Piala Super Jerman 2014 dan 2016. Sisanya, masing-masing sekali tercipta tiga gol, empat gol, enam gol, dan tujuh gol. Gol terbanyak terjadi saat pertemuan pertama pada 1989. Kala itu, Die Schwarzgelben menang 4-3 atas Die Roten.

Keistimewaan Lewandowski

Robert Lewandowski mencetak gol bagi Bayern Munich dan Borussia Dortmund pada ajang Piala Super Jerman.
sport.de

Robert Lewandowski punya catatan istimewa pada pertemuan Bayern Munich dengan Borussia Dortmund di Piala Super Jerman. Dialah orang pertama dan hingga kini satu-satunya yang mencetak gol bagi kedua klub. Dia mencetak satu gol bagi Die Schwargelben dan satu gol pula untuk Die Roten.

Gol untuk Die Schwarzgelben dibuat Robert Lewandowski pada Piala Super 2012. Saat itu, dia menjebol gawang Manuel Neuer pada menit ke-75 yang membuat Die Schwarzgelben hanya kalah 1-2. Adapun gol bagi Die Roten dibuat pada Piala Super 2017. Golnya pada menit ke-18 menyamakan kedudukan jadi 1-1.

Tiga Pencetak Brace

Guenter Breitzke tercatat sebagai pencetak brace pertama di Der Klassiker pada Piala Super Jerman.
ligalive.net

Sepanjang Der Klassiker pada ajang Piala Super Jerman, ada tiga pemain yang mampu membuat brace ‘dua gol’. Pemain pertama adalah Guenter Breitzke. Dia melakukannya pada tahun 1989. Ketika itu, dua golnya membawa Borussia Dortmund menang 4-2 atas Bayern Munich.

Dua pemain lain yang menapaki jejak Breitzke adalah Marco Reus dan Arjen Robben. Keduanya sama-sama membukukan dua gol pada pertemuan tahun 2013. Kala itu, Dortmund menang 4-2.

Lima Kali di Signal Iduna Park

Tahun ini jadi edisi kelima Der Klassiker di German Supercup yang digelar di Stadion Signal Iduna Park.
stadiumjourney.com

Dari tujuh edisi Piala Super Jerman, termasuk tahun ini, mayoritas digelar di Stadion Signal Iduna Park. Tahun ini adalah kali kelima Der Klassiker pada ajang ini berlangsung di kandang Borussia Dortmund tersebut. Menariknya, stadion ini jadi venue Der Klassiker antara kedua tim dalam lima pertemuan terakhir.

Pada empat gelaran terdahulu di stadion ini, hasilnya seimbang. Pada 2013 dan 2014, Borussia Dortmund yang tampil sebagai juara. Sementara itu, pada 2016 dan 2017, giliran Bayern Munich yang meraih trofi ajang pembuka musim tersebut.

Comments
Loading...