Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Bikin Jakmania-Viking Segera Satu Tribune

Football5Star.com – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania dan pendukung Persib Bandung, Viking, memang memiliki rivalitas panas. Tapi, belakangan mereka mulai menujukkan aksi saling respek yang bisa saja dalam waktu dekat akan satu tribune.

Rivalitas memang sah-sah saja bahkan menjadi bumbu dalam sepak bola. Tapi, semua itu hanya di dalam lapangan saja. Toh, klub-klub luar negeri jua begitu. Meskipun menjalani laga derby, suporter kedua kesebelasan bisa satu stadion.

Hal itu pula yang harus dicontoh suporter Indonesia, terutama Jakmania dan Viking. Apalagi, akhir-akhir ini virus-virus perdamaian mulai digaungkan.

Ada 5 alasan kenapa Jakmania dan Viking bisa segera satu tribune, berikut ulasannya menurut Football5Star:

Sudah Ada Niat

Untuk damai, sebenarnya sudah ada niat dari para petinggi masing-masing suporter. Mantan ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief, bahkan sempat berkunjung ke Bandung menemui sejumlah pentolan Viking Persib Club.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Bikin Jakmania-Viking Segera Satu Tribune

Bung Ferry jua sempat menghadiri perayaan HUT ke-16 Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) pada 2017 lalu. Hal ini sebenarnya sudah menjadi pembuka jalan perdamaian kedua suporter.

Saling Bantu

Pendukung Persija dan Persib jua saling bantu. Saat ada penggusuran di Tamansari, pendukung Persija mengadakan aksi solidaritas yang diserahkan langsung ke warga setempat. Bahkan, sesampainya di Bandung komunitas tersebut disambut baik oleh warga setempat. Bahkan, mereka dijamu oleh makanan oleh warga Tamansari di Masjid al-Islam.

“Terserah kalian mau nyinyir, bully, caci maki. Kami takan pernah peduli karena ini bukan tentang rivalitas, eksistensi, harga diri. Ini semua tentang rasa peduli! #TamansariMelawan,” tulis akun @grpersija.

Nah, pada Januari lalu, pentolan VPC Heru Joko jua menyambangi rumah Ketum the Jakmania, Ferry Indrasjarief. Kedatangannya ke Jakarta untuk memberikan hasil donasi buat korban bencana banjir.

Heru Joko sendiri dalam Instagram pribadinya memang menyebut kalau galangan donasi ini seakan menyingkirkan rivalitas panas dengan Jakmania. “Dahulukuan kemanusiaan atas keberagamaanm,” bilang dia

Sudah Banyak Korban

Sudah saatnya memang kedua suporter itu mengakhiri rivalitas kelewat batas. Sebab, sudah sejak 2012 sudah ada tujuh suporter meninggal dunia akibat perselisihan itu.

Laga amal Haringga Arema

Korban terakhir tentu masih teringat ialah Haringga Sirila yang meninggal dunia akibat dikeroyok oknum suporter. Tak ada yang dibenarkan soal dendam. Tentu Haringga diharapkan jadi korban terakhir.

Contoh dari Pemain

Rivalitas 90 menit sebenarnya sudah ditunjukkan oleh para pemain Persib maupun Persija. Tiap kali ada benturan keras di lapangan, pemain yang menyebabkan cedera secara jantan langsung menjenguk.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Bikin Jakmania-Viking Segera Satu Tribune

Pada musim lalu, eks pemain Persija, Bruno Matos, tak sengaja membuat Deden Natsir mengalami cedera parah. Matos bersama Ardhi Tjahjoko dan Toyo saat itu angsung menjenguk Deden di Rumah Sakit.

Saling Respek

Saling respek juga mulai disuarakan oleh Jakmania dan Viking. Contoh terbarunya saat penyerang Persib, Wander Luiz, terinfeksi corona beberapa akun fanbase Jakmania memberikan doa.

Selain itu, jua mulai bermunculan akun-akun fanbase yang mengedepankan perdamaian. Hal itu jelas harus menjadi batu pijakan Jakmania dan Viking bisa satu tribune.