5 Kemenangan Bersejarah Indonesia Atas Malaysia

Football5star.com, Indonesia – Partai klasik akan dihelat di Stadion Bukit Jalil, Malaysia antara tuan rumah melawan Indonesia di lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (19/11/2019).

Kekalahan 2-3 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) beberapa pekan lalu, wajib dibalas oleh anak asuh Yeyen Tumena ini. Sayangnya jelang melawan Malaysia, Indonesia tengah kondisi tak baik pasca pemecatan Simon McMenemy.

Untuk bisa meraih kemenangan di Bukit Jalil tentu masih terbuka lebar. Meski kans cukup kecil, peluang untuk membuat tim Harimau Malaya mungkin saja bisa diwujudkan oleh Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

alchetron.com

Sepanjang sejarahnya dua negara serumpun ini sudah melakoni 77 pertandingan. Secara statistik Indonesia masih unggul dalam jumlah kemenangan. Tim Merah Putih meraih 32 kemenangan, sedangkan Malaysia hanya 27 kemenangan, 18 laga sisa berakhir dengan skor imbang.

Indonesia juga sempat mencatatkan sejumlah kemenangan saat bermain di Malaysia. Berikut 5 kemenangan bersejarah Indonesia atas Malaysia.

7 September 1957

Pada kompetisi Piala Kemerdekaan yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 7 Septmber 1957, Indonesia sempat membuat malu tim tuan rumah Malayia.

Bertemu di babak semifinal, Indonesia mampu meraih kemenangan 4-2 atas Malaysia di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur. Tim Merah Putih saat itu diperkuat oleh pemain-pemain seperti Endang Witarsa, Rukma Sudjana, si dokter gigi Kwee Kiat Sek.

Dikutip Football5star.com dari data rsff, Sabtu (14/11/2019), Indonesia pada laga itu sempat tertinggal 1-2 di babak pertama. Dua gol Malaysia di babak pertama dicetak oleh Abdul Ghani Minhat.

Gol-gol Indonesia ke gawang Malaysia dicetak oleh, legenda PSMS Medan, Saari dan Jusron (keduanya adalah rekan satu angkatan dengan Arnold van der Vin di PSMS Medan saat merah runner up kompetisi Perserikatan).

Saari pada laga itu mencetak hat-trick pada menit ke 32 dan dua gol pada babak kedua. 

Pada akhir turnamen yang diselenggarakan untuk memperingati kemerdekaan Malaysia, timnas Indonesia sukses buat malu. Indonesia keluar sebagai runner up sedangkan Malaysia tak mampu lolos dari fase grup dan berada di posisi paling buncit. 

Susunan pemain Indonesia saat lawan Malaysia: 

Indonesia: Paidjo (60′ Saelan); Bakir, Him Tjiang; Rukma, Kiat Sek, Liong Houw, Witarsa, Sian Liong, Omo, Saari, Jusron.

13 Agustus 1961

Bertemu Indonesia di Stadion Merdek, Kuala Lumpur dalam perhelatan Piala Kemerdekaan 1961, Malaysia dibuat malu dengan skor 2-1.

Seperti pandangan mata wartawan Merdeka, Anhar seperti dilansir dari redaksi.co.id, tim Indonesia bermain tenang meski mendapat sorakan dari pendukung Malaysia.

bolalob.com

Skuat Garuda yang dipimpin oleh Tan Liong Houw itu bisa memperagakan pertahanan yang baik dengan prinsip keep the pinalty area clean ala Pogacnik.

Permainan keras menjurus kasar yang diperagakan Malaysia tak membuat pemain-pemain Indonesia terpancing emosi. Gol yang dicetak oleh Dirhamsjah pada babak pertama disamakan oleh Malaysia lewat sundulan Gani pada babak kedua. 

Dalam keadaan sama kuat, terlihat Tan Liong Houw bermain dengan sangat tenang di lini tengah. Tugas yang diberikan oleh Pogacnik kepadanya sebagai penyeimbang antar lini dalam skema 1-4-1-4 ala Eropa Timur dijalankannya dengan apik.

Frans Jo menyentak publik Malaysia dengan golnya di babak kedua beberapa menit jelang laga usai.

Ratusan pendukung Indonesia pun bertepuk tangan dan riang gembira menyambut gol pemain asal PSM Makassar itu.

Suara peluit panjang itu disambut dengan haru oleh pemain-pemain Indonesia. Mereka menangis haru dengan pencapaian bersejarah tersebut. Ini adalah gelar pertama Indonesia di turnamen kelas Internasional.

4 November 1969

Masih dari ajang Turnamen Merdeka. Di perhelatan yang berlangsung 1969, Indonesia kembali membuat malu tim tuan rumah. Tidak hanya satu kali, namun dua kali.

Pada pertemuan pertama pada 4 November 1969, Indonesia meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Malaysia. Bermain di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, tiga gol Indonesia dicetak oleh dua striker milik Persebaya, Abdul Kadir dan Jacob Sihasale.

Indonesia dan Malaysia saat itu berada di grup A bersama Thailand dan Korea Selatan. Iswadi Idris dan kawan-kawan saat itu berhasil menjadi juara grup A dan lolos ke semifinal bertemua Singapura.

Indonesia pun dengan mudah mampu menjinakkan Singapura dengan skor telak 9-2. Kemenangan ini membuat tim Garuda Muda bermain di partai puncak melawan Malaysia.

9 November 1969

Di partai final Turnamen Merdeka 1959, tim tuan rumah Malaysia harus bertemu Indonesia, lawan yang pernah mempermalukan mereka di babak penyisihan grup A.

Jika di pertemuan pertama, Malaysia menyerah dengan skor 1-3, maka di partai final mereka sedikit tampil lebih baik dengan kalah tipis 2-3. Tim Garuda yang diisi para legenda sepak bola Indonesia seperti Iswadi Idris dan Abdul Kodir tak terbandung di turnamen ini.

Tiga gol kemenangan Indonesia saat itu dicetak oleh legenda Persija Soetjipto Soentoro, Iswadi Idris, dan striker kelahiran Maluku milik Persebaya Jacob Sihasale.

19 November 1977

Indonesia akan melawat ke Stadion Bukit Jalil di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 19 November 2019. Hari itu, tepat 42 tahun silam, Indonesia mampu meraih kemenangan atas Malaysia di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur.

Kedua negara bertemu di cabor sepak bola SEA Games 1977 dan Malaysia saat itu jadi tuan rumah. Bermaterikan pemain seperti Iswadi Idris, tim Merah Putih sukses meraih kemenangan tipis 2-1 lewat gol yang dicetak oleh Iswadi Idris dan Hadi Ismanto.

kompas.com

Kemenangan di depan publik Kuala Lumpur menjadi pelengkap pencapaian Indonesia di Grup A. Iswadi Idris dan kolega menjadi juara grup dengan perolehan poin sempurna.

Sayang, Indonesia gagal ke final setelah terjadi kericuhan dengan Thailand di semifinal. Pemain Indonesia memprotes keputusan wasit yang dinilai berat sebelah. Namun, Komite Disiplin SEA Games malah menghukum Indonesia.

Sebagai bentuk protes, tim Merah Putih pun tak menghadiri pertandingan perebutan medali perunggu melawan Myanmar. Sedangkan Malaysia merebut medali emas usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1.

Comments
Loading...