5 Makna Gol Paolo Guerrero di Final Copa America 2019

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Peru gagal menjuarai Copa America 2019. Pada final yang berlangsung di Stadion Maracana, Senin (8/7/2019) dini hari WIB, La Blanquirroja kalah 1-3 dari sang tuan rumah, timnas Brasil. Meskipun demikian, catatan spesial dibuat sang kapten, Jose Paolo Guerrero.

Paolo Guerrero adalah pencetak gol tunggal pada pertandingan final Copa America 2019 tersebut. Dia menaklukkan Alisson Becker dari titik penalti pada menit ke-44. Ternyata, ada banyak fakta dan makna di balik gol tersebut. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan lima di antaranya.

1. Akhiri Clean Sheet Alisson

Gol penalti Jose Paolo Guerrero pada final Copa America 2019 membuat Alisson Becker gagal menyudahi turnamen dengan clean sheet. Sebelum dibobol mantan pemain Bayer Munich itu, gawang Alisson tak kebobolan dalam 494 menit.

Secara keseluruhan, gol tersebut juga menghentikan rekor apik mantan kiper AS Roma itu yang tak kebobolan dalam 9 laga beruntun bersama timnas Brasil dan Liverpool. Sebelum pada final Copa America 2019, Alisson kebobolan terakhir kala membela The Reds menghadapi Newcastle United pada pekan ke-37 Premier League.

2. Top Skorer Copa America 2019

Guerrero dan Everton jadi top skorer pada Copa America 2019.
elcomercio.pe

Tambahan satu gol pada final membuat Paolo Guerrero tampil sebagai top skorer. Total, dia mencetak tiga gol. Sebelumnya, dia menjejalkan satu gol ke gawang Bolivia pada fase grup dan satu gol pula ke gawang Cile pada semifinal.

Meskipun demikian, Guerrero gagal mendapatkan trofi pencetak gol terbanyak. Trofi itu digondol Everton Soares. Sebetulnya kedua pemain sama-sama mencetak tiga gol dan satu assist. Namun, sang winger Selecao punya menit bermain lebih sedikit sehingga rataan menit per golnya lebih baik.

3. Pemain Aktif Tersubur di Copa America

Jose Paolo Guerrero mengakhiri rangkaian clean sheet yang dibuat Alisson Becker.
libero.pe

Gol ke gawang timnas Brasil pada final Copa America 2019 merupakan gol ke-14 Jose Paolo Guerrero di Copa America. Itu menjadikan dia sebagai pemain aktif dengan koleksi gol terbanyak pada ajang ini. Dia unggul dua gol atas striker timnas Cile, Eduardo Vargas.

Kedua pemain sampat berada di posisi yang sama jelang semifinal yang kebetulan menautkan tim yang dibela oleh keduanya. Namun, sang kapten La Blanquirroja lantas unggul berkat golnya pada laga tersebut yang ditambah gol pada final. Adapun Vargas gagal mencetak gol pada semifinal dan perebutan tempat ketiga.

4. Bobol Semua Tim di Conmebol

Gol pada final Copa America 2019 punya arti sangat penting bagi Jose Paolo Guerrero. Gol itu membuat dia kini sudah menjebol gawang semua tim yang berada di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol).

Sebelum final Copa America 2019, eks penyerang Hamburger SV itu selalu gagal mencetak gol dalam enam kesempatan melawan timnas Brasil. Berkat keberhasilan pada final itu, dia sejajar dengan Zico, Arnoldo Iguaran, Agustin Delgado, Lionel Messi, Luis Suarez, dan Edinson Cavani yang mencetak gol ke gawang semua tim dari Amerika Selatan.

5. Tiga Kali Tersubur

Keberhasilan menjadi pemain tersubur pada gelaran Copa America 2019 bukanlah kali pertama bagi Jose Paolo Guerrero. Sebelumnya, dia pernah dua kali merengkuh predikat tersebut. Pertama, pada 2011 dengan lima gol. Kedua, pada 2015 dengan koleksi empat gol.

Bila dicermati, Guerrero menjadi pemain tersubur dalam tiga edisi beruntun Copa America reguler, yakni di luar Copa America Centenario. Sepanjang sejarah, dialah orang pertama yang membukukan hal tersebut. Pedro Petrone juga memang menjadi pemain tersubur pada tiga edisi, tapi tak beruntun, yakni pada 1923, 1924, dan 1927.

Comments
Loading...