5 Momen Istimewa Daniele De Rossi di Lapangan Hijau

Football5star.com, Indonesia – Terjawab sudah akan seperti apa masa depan Daniele De Rossi setelah meninggalkan AS Roma. De Rossi dipastikan untuk gantung sepatu sebagai pemain.

Seperti dikutip football5star.com dari Il Tempo, Kamis (11/7/2019), De Rossi dipastikan tidak akan membela klub lain. De Rossi memang sempat dikabarkan akan bermain di salah satu klub Major League Soccer (MLS).

Dua klub MLS, Los Angels Fc dan New York City FC kabarnya sangat tertarik dengan pemain timnas Italia tersebut. Namun, semua tawaran itu ditolak oleh De Rossi.

Sepanjang kariernya sebagai pemain, De Rossi torehkan cukup banyak prestasi. Sejumlah momen istimewa sempat dirasakan oleh pemain yang catatkan 117 penampilan bersama timnas Italia tersebut.

Roberto Mancini - AS Roma - Daniele de Rossi - @ASRomaEN

Berikut 5 momen istimewa Daniele De Rossi di lapangan hijau untuk pembaca setia football5star.com

Gol perdana di AS Roma

Mengawali karier sepak bola di akademi Ostia Mare, De Rossi bergabung ke tim muda Roma pada 2000 silam. Pelatih AS Roma saat itu, Fabio Capello terkesan dengan penampilan pemain kelahiran 24 Juli 1983 tersebut.

De Rossi melakoni debut pertamanya di tim utama AS Roma saat melawan klub Belgia, Anderlecht di Liga Champions pada 10 Oktober 2001. Namun, De Rossi baru melakoni debut bersama AS Roma di pentas Serie A musim berikutnya.

Pada 10 Mei 2003 jadi hari yang tak terlupakan bagi De Rossi. Pada tanggal tersebut, De Rossi cetak gol perdana bersama AS Roma di pentas Serie A saat melawan Torino.

Gol perdana De Rossi dicetaknya lewat proses yang indah. Menggiring bola dari lapangan tengah, De Rossi lepaskan sepakan keras dari jarak yang cukup jauh dan tak bisa diantisipasi oleh kiper Torino.

Pada pertandingan tersebut, AS Roma catatkan kemenangan 2-0 atas Torino. Satu gol Roma lainnya dicetak oleh Antonio Cassano memanfaatkan umpan dari Francisco Lima.

Gelar pertama untuk Italia

Berposisi sebagai gelandang tengah, skill De Rossi memang disebut-sebut pengamat sebagai pemain berkualitas. Di level timnas, De Rossi mengawali karier dari level junior.

De Rossi tercatat pernah membela timnas U-19 dan U-20 Italia di rentang tahun 2001 hingga 2002. De Rossi baru mempersembahkan gelar pertama untuk negaranya saat membela timnas U-21 Italia.

Bermain di ajang Euro U-21 2004, De Rossi membela Italia meraih gelar juara. Di partai final, Italia membungkam Serbia dan Montenegro. Peran De Rossi di kompetisi ini cukup krusial.

Ia menjadi salah satu pemain andalan untuk pelatih timnas U-21 Italia saat itu, Claudio Gentile. Gentile menempatkan De Rossi sebagai pengatur serangan Italia. De Rossi pun membayar kepercayaan tersebut dengan menorehkan 2 gol di kompetisi tersebut.

Satu gol dicetak De Rossi di partai final. Gol De Rossi tersebut jadi gol pembuka bagi kemenangan 3-0 atas Serbia dan Montenegro.

Gelar Piala Dunia

Setelah mampu bawa tim muda Italia meraih gelar Euro U-21 pada 2004, dua tahun setelah De Rossi jadi bagian skuat Italia yang meraih gelar Piala Dunia 2006.

Penampilannya bersama AS Roma di musim itu membuatnya dipanggil oleh Marcello Lippi. Di pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia 2006, De Rossi membantu Italia kalahkan Ghana dengan skor 2-0.

Naas, pada pertandingan kedua melawan Amerika Serikat, De Rossi justru mendapat kartu merah setelah kedapatan menyikut Brian McBride. Hasilnya De Rossi harus absen di empat laga.

Meski begitu, Lippi menaruh kepercayaan penuh pada de Rossi. Buktinya di partai puncak Piala Dunia 2006, De Rossi bermain sebagai pemain pengganti melawan Prancis. De Rossi masuk menggantikan Pangeran Roma, Francesco Totti pada menit ke-61.

Skor imbang 1-1 antara kedua tim membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan babak adu penalti. Di babak adu penalti, De Rossi jadi algojo ketiga dan berhasil menjalankan tugasnya.

Italia pun meraih gelar Piala Dunia 2006 dan De Rossi jadi pemain termuda di skuat Italia saat itu.

Laga ke-200

Pada musim 2009-10, De Rossi jalani momen istimewa saat AS Roma jalani derbi Roma melawan Lazio pada 6 Desember 2009. Pada laga tersebut, De Rossi jalani laga ke-200 bersama klub berjuluk Il Lupi tersebut.

Pada musim itu, De Rossi jadi pemain kunci di lini tengah Roma. Pelatih Roma saat itu, Claudio Ranieri memberinya porsi lebih menggalang permainan dari lini tengah.

Kemampuan De Rossi di lini tengah membuat AS Roma kala itu mampu catatkan 24 pertandingan tanpa terkalahkan. Dalam sejumlah pertandingan, De Rossi juga mampu menjadi penyelamat AS Roma, termasuk satu golnya saat Roma menang 2-1 atas Inter Milan pada 27 Maret 2010.

Selama musim 2009-10, suami dari Sarah Felberbaum tersebut tercatat bermain sebanyak 37 laga di Serie A.

Laga ke-600

Daniele De Rossi catatkan penampilan ke-600 saat membela AS Roma di pertandingan melawan Frosinone pada 26 September 2018 lalu. Ia menjadi pemain kedua di Roma yang mampu torehkan rekor penampilan sebanyak itu setelah Francesco Totti.

Di laga melawan Frosinone tersebut, De Rossi turut membentu Il Lupi menang 4-0. Sayang beberapa bulan setelah tepatnya pada 14 Mei 2019, AS Roma justru mengumumkan bahwa kontrak De Rossi tak diperpanjang.

De Rossi pun catatkan penampilan ke-616 sekaligus penampilan terakhirnya bersama AS Roma pada 26 Mei 2019 saat AS Roma menang 2-1 atas Parma.

Comments
Loading...