5 Momen Kontroversial Laga Liverpool vs Chelsea

Football5star.com, Indonesia – Rivalitas Liverpool vs Chelsea semakin memanas sejak era Jose Mourinho dan Rafael Benitez menjadi pelatih di kedua tim pada 2004 hingga 2007. Pada saat itu, kedua tim kerap bertemu di Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.

Meningkatnya rivalitas kedua tim mulai terjadi karena beberapa alasan krusial. Di antaranya momen semifinal Liga Champions 2004-05. Saat Liverpool menghentikan Chelsea di semifinal. Juga ketika kemenangan Chelsea di Stadion Anfield membuat Liverpool gagal memenangi gelar Liga Inggris musim 2013-14.

Sejak saat itu, momen bentrok kedua tim selalu panas dan sarat rivalitas. Termasuk ketika Liverpool dan Chelsea akan kembali bertemu di Stadion Anfield, Minggu (14/4/2019) malam WIB.

Berikut lima momen kontroversial yang terjadi di laga Liverpool vs Chelsea:

1. Sssttt… ala Jose Mourinho

Sebuah gol bunuh diri dari Steven Gerrard pada final Piala Liga Inggris 2005 memberi keuntungan bagi Chelsea setelah keunggulan Liverpool melalui John Arne Riise.

Chelsea akhirnya memenangi pertandingan, tapi Mourinho tak menyaksikannya karena melakukan selebrasi “sssttt” setelah gol bunuh diri Gerrard. Gestur menempelkan jari telunjuk di bibir ke hadapan fan The Reds membuat wasit mengusirnya dari pinggir lapangan.

2. Gol hantu Luis Garcia

Jose Mourinho tak pernah bisa menerima gol Luis Garcia di semifinal Liga Champions 2005. Ia menyebutnya sebagai gol hantu karena dianggap tak melewati garis gawang.

“Saya kalah di semifinal karena gol yang tidak pernah terjadi. Jika menggunakan teknologi garis gawang tentu akan berbeda,” kata Jose Mourinho saat itu.

Liverpool akhirnya meraih juara Liga Champions setelah mengalahkan AC Milan melalui drama comeback luar biasa yang dikenal dengan keajaiban Istanbul.

3. Saga transfer Fernando Torres

Saat masih berseragam Liverpool, Fernando Torres merupakan salah satu penyerang paling menakutkan di dunia. Ia pun begitu dicintai fan The Reds.

Namun, pada Januari 2011, Torres membuat keputusan yang menyakiti perasaan jutaan fan Liverpool di dunia. Ia memilih menerima pinangan Chelsea dan menjadikannya pemain termahal dunia saat itu dengan nilai transfer sebesar 50 juta pounds.

Bahkan, sempat terjadi pembakaran seragam dengan nomor punggung 9 milik Torres. Hal itu terjadi sebagai bentuk kekecewaan terhadapnya.

Bersama The Blues, kariernya justru mengalami kemerosotan drastis. Selama lima musim di Stamford Bridge, ia hanya mampu mengemas 20 gol di Liga Inggris.

Padahal, dalam empat musim berkarier di Anfield, Torres mampu menciptakan 65 gol dari 102 penampilan di Liga Inggris.

4. Gigitan Luis Suarez

Pada April 2013, Chelsea menyambangi markas Liverpool di Anfield guna melakoni laga Liga Inggris. Kalah itu, pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Dua gol The Reds dicetak Daniel Sturridge dan Luis Suarez, sedangkan gol The Blues dari Oscar dan Eden Hazard.

Dalam laga tersebut terjadi insiden gigitan Suarez terhadap Branislav Ivanovic. Tindakan itu merupakan kali kedua yang dilakukannya dalam karier.

Suarez tidak mendapat kartu merah karena wasit tak melihat insiden itu. Namun, setelah dilakukan investigasi, otoritas tertinggi sepak bola Inggris, FA, memberikan hukuman berat kepada Suarez. Ia diganjar sanksi larangan bermain sebanyak 10 pertandingan.

5. Injakan Diego Costa ke kaki Emre Can

Diego Costa menjadi figur kontroversial sejak bergabung di Chelsea pada 2014. Ia merupakan penyerang subur di Inggris, tetapi kerap berulah di lapangan yang memunculkan banyak kritikan.

Pada Januari 2015, Liverpool dan Chelsea bentrok di semifinal Piala Liga Inggris. Leg pertama di Anfield berakhir dengan skor imbang 1-1. Chelsea akhirnya lolos ke final setelah menang 1-0 di Stamford Bridge lewat gol tunggal Branislav Ivanovic.

Dalam dua partai tersebut, Costa terlibat dalam beberapa insiden panas dengan sejumlah pemain Liverpool. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah saat ia sengaja menginjak pergelangan kaki Emre Can.

Ia tidak mendapat kartu merah karena ulahnya itu. Namun, setelah FA melakukan penyelidikan, Costa diganjar hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan.

Comments
Loading...