Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Momen Penting Pertama Kali Sepak Bola Masuk Indonesia

Football5Star.com – Sepak bola semenjak masuk ke Indonesia saat ini sudah menjadi primadona. Bahkan, kini permainan si kulit bundar itu bukan cuma sekadar olahraga tapi sudah menjadi bisnis yang menggiurkan.

Akan tetapi, masih banyak yang belum tahu awal mula sepak bola masuk ke Indonesia. Karena sejak saat diperkenalkan, sepak bola di tanah air perlahan-lahan mulai menjadi olahraga paling favorit.

Ada lima momen penting pertama kali sepak bola masuk ke Indonesia. Apa saja? Berikut Football5Star.com himpun:

Pengaruh Kolonial Belanda

Sejarah sepak bola masuk ke Indonesia berawal dari pengaruh kolonial Belanda. Para pemuda Tiongoa dan pribumi saat itu mencontoh cara Belanda bermain sepak bola kemudian memainkannya sendiri lalu menyebar ke kota-kota lain.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Momen Penting Pertama Kali Sepak Bola Masuk Indonesia

“Proses awal masuknya sepak bola di Indonesia tidak bisa kita lepaskan dari proses kolonialisasi oleh pemerintah Belanda di Indonesia. Dalam proses kolonialisasi tersebut, terjadi persilangan budaya antara orang Eropa dengan orang-orang yang ada di Hinda Belanda, terutama orang Tionghoa dan Bumiputera,” kata sejarawan dari Universitas Negeri Surabaya, Rojil Nugroho Bayu Aji dikutip dari Rappler.

Berdirinya PSM

Seiring berjalannya waktu, lahirnya PSM Makassar sebagai klub pertama di Indonesia pada 2 November 1915 . PSM lahir pertama kali dengan nama Makassar Voetball Bond sebagai bentuk persatuan masyarakat Sulawesi dan sebagai bagian dari perjalanan sepak bola masuk Indonesia.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Alasan PSM Harus Dihormati Klub Indonesia Lainnya Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Momen Penting Pertama Kali Sepak Bola Masuk Indonesia
http://poestahadepok.blogspot.com/

Dikutip Historia, klub ini terbentuk dari 12 tim amatir yang duduk bersama dalam sebuah forum yang dipimpin seorang kontrolir, M.L. Hartwig. Mereka sepakat membentuk satu tim besar, MVB, untuk menaungi bond-bond amatir itu, 27 Februari 1916. PSM awalnya menginduk kepada NIVB, asosiasi sepak bola bentukan Belanda.

Terbentuknya NIVB

Pada 1915 sepak bola kian dikenal di Indonesia. Hingga akhurnya terbentukla sebuah Organisasi bernama Nederlandsch-Indische Voetbal Bond (NIVB). Organisasi tersebut kemudian diakui secara resmi oleh pemerintahan Hindia Belanda pada 20 Oktober 1919.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Momen Penting Pertama Kali Sepak Bola Masuk Indonesia

Dilansir dari Pespustakaan Indonesia, NIVB kemudian secara resmi menjadi Anggota FIFA pada 19 April 1924 kemudian ditetapkan pada 24 Mei 1924. Setelah resmi menjadi anggota FIFA, jumlah federasi anggota NIVB meningkat setiap tahunnya. Pada 1930 mereka telah memiliki 7 anggota federasi, yaitu Batavia (VBO), Surabaya (SBV), Bandung (BVB), Semarang (SVO), Malang, Yogyakarta, dan Sukabumi.

Berdirinya NIVU

Meski kian lama makin banyak anggotanya, NIVB malah mengalami sejumlah konflik hingga dibubarkan. Hingga pada Juni 1935, NIVB hanya menyisakan 5 anggota federasi kota, yaitu Surabaya (SVB), Malang, Yogyakarta, Solo, dan Tegal.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Alasan PSM Harus Dihormati Klub Indonesia Lainnya
FIFA via Historia

NIVB resmi dibubarkan dan digantikan oleh NIVU (Nederlandsch Indische Voetbal Unie) pada 1927. NIVU sering mengadakan pertandingan termasuk dalam rangka memeriahkan pasar malam dan sebagai ajang judi. Bond China menggunakan nama antara lain Tiong un Tong, Donar, dan UMS. Adapun bond pribumi biasanya mengambil nama wilayahnya, seperti Cahaya Kwitang, Sinar Kernolong, atau Si Sawo Mateng.

Terbentuknya PSSI

Pada 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu NIVU, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB), dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. PSSI sendiri dibentuk pada tanggal 19 April 1930.

Soeratin Sosrosoegondo Bakal Diusulkan Menjadi Pahlawan Bangsa

Ketum PSSI saat itu, Soeratin Sosrosoegondo, menyusun program menentang kebojakan pemerintah Belanda melalui NIVB/NIVU bernama Stidij Program. Hingga akhirnya hubungn PSSI dan NIVB/NIVU retak pada Piala Dunia 1938 lantaran tim yang dikirim bernama Dutch East Indies. Akhirnya PSSI membatalkan perjanjian dengan NIVU/NIVB pada Kongres di Solo 1938.

Perlahan NIVU kemudian bubar seiring masuknya Jepang. Namun, perjalanan PSSI masih terjal karena dimasukkan menjadi bagian dari Tai Iku Kai, dan GELORA, badan keolahragaan Jepang. Hingga akhirnya lepas dalam Kongres PORI III 1949, dan mengukuhkan diri di Solo 1950 dan menjadi sejarah di balik sepak bola masuk ke Indonesia.