5 Momen Terbaik Andrea Pirlo Sebagai Pesepak bola

Football5Star.com, Indonesia – Nama Andrea Pirlo akan selalu dikenang oleh pendukung Italia, AC Milan, dan Juventus. Bagaimana tidak, ia telah memenangi banyak gelar selama karier profesionalnya. Dari segala prestasi yang ia raih, tercatat setidaknya ada 5 momen terbaik pemilik 116 caps bersama Gli Azzuri ini.

Pirlo baru saja memastikan bahwa laga antara New York City FC kontrak Columbus Crew, Minggu (5/11/2017) menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pesepak bola. Ia pun disuguhi kado spesial karena klubnya memenangi laga dengan skor 2-0.

Selain memenangkan pertandingan di laga terakhir, berikut 5 momen terbaik Pirlo yang telah dirangkum Football5Star.

Debut Sebagai Pemain Profesional
@SoyReferee

Tanggal 21 Mei 1995 menjadi hari spesial bagi karier Pirlo. Hari itu menjadi pertanda karier sukses sang maestro saat menjalani debut pertamanya bersama Brescia sebagai pemain sepak bola di usia 16 tahun ketika diturunkan pelatih Adelio Moro pada menit ke-80.

Namun, ia gagal mengantarkan klubnya meraih kemenangan setelah dikalahkan tuan rumah AC Reggiana dengan skor 2-0. Kendati demikian, sejakt itu lah namanya mulai mencuri perhatian.

Umpan Lambung Kepada Roberto Baggio

Pirlo muda berkesempatan bermain satu tim dengan salah satu legenda Italia, Roberto Baggio, ketika keduanya memperkuat Brescia. Pada tahun 2001, klub yang bermarkas di Stadion Mario Rigamonti tengah berjuang di zona degradasi.

Namun, umpan lambung Pirlo dari tengah lapangan merubah segalanya. Bola yang disambut oleh Baggio berhasil dikonversi menjadi gol. Di akhir musim, Brescia lolos dari zona merah dengan unggul satu poin dari tim di bawahnya.

Juara Liga Champions 2007
zimbio.com

Gelar ini bukan kali pertama ia dapatkan. pada musim 2002-2003, Pirlo juga meraih trofi Liga Champions bersama AC Milan. Pada musim 2006-2007, ia mengulangi sukses tersebut di Athena. Bahkan, salah satu gol I Rossonerri berkat andil pemain 38 tahun tersebut.

Ketika itu, tendangan bebasnya berubah arah setelah menyentuh kaki Filippo Inzaghi. Hal itu membuat kiper Liverpool, Pepe Reina, tak bisa berbuat banyak. Milan pun keluar sebagai pemenang, sekaligus melengkapi 7 trofi Si Kuping Besar yang telah mereka menangi.

Penalti Panenka ke Gawang Inggris
dailymail.co.uk

Gelaran Euro 2012 menjadi panggung tersendiri bagi Pirlo. Selain membawa Italia ke partai puncak, ia juga sukses mempermalukan kiper Inggris, Joe Hart, lewat tendangan penalti ala Panenka.

Ketika itu, Hart seolah ingin mengganggu konsentrasi Pirlo yang maju sebagai eksekutor dengan memperlihatkan mimik wajah yang terkesan menakut-nakuti. Alih-alih gagal, Pirlo dengan tenang mencungkil bola ke tengah gawang dan mengelabui sang kiper yang terbang ke arah yang salah.

Semifinal Piala Dunia 2006

Semifinal Piala Dunia 2006 antara tuan rumah Jerman kontra Italia harus berlanjut hingga babak tambahan. Kendati tidak mencetak gol, umpan Pirlo kepada Fabio Grosso di menit 118 membuat mereka melaju ke final dan keluar sebagai juara.

Alessandro Del Piero yang ketika itu menendang sepak pojok langsung menendang bola yang kemudian disambut Pirlo. Tanpa berpikir panjang, pemain yang ketika itu masih memperkuat Milan langsung memberikan bola kepada Grosso dan menceploskan bola dengan kaki kirinya.

Comments
Loading...