Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Cile yang Menggetarkan Sepak Bola Indonesia

Football5Star.com – Sepak bola Indonesia pernah digetarkan oleh para pemain asal Cile yang kini namanya melegenda. Beberapa dari mereka bahkan sukses menjadi top skorer klubnya di Indonesia.

Patricio Jimenez Diaz salah satunya. Ketika masih jadi pemain, namanya sangat harum dan dijuluki legenda buat beberapa klub yang prnah dibelanya, seperti Semen Padang, Persib Bandung, hingga PSIS Semarang.

Masih ada lima nama lain dari Cile yang mampu menggetarkan sepak bola Indonesia. Siapa saja? Berikut 5 pemain Cile yang menggetarkan sepak bola Indonesia versi Football5Star.com:

Julio Lopez

Nama Julio Lopez tentu sangat akrab di telinga fans PSIS Semarang. Betapa tidak, eks pemain CD San Luis de Quillota itu langsung tancap gas pada musim perdananya dengan mencatatkan 16 gol dalam 25 laga di Divisi Utama 2002 silam.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Cile yang Menggetarkan Sepak Bola Indonesia
Antara Foto

Musim 2004, J-Lo pindah ke Bandung mengikuti undangan dari pelatih Persib, Juan Paez. Lopez bersinar di putaran pertama bersama duetnya, Adrian Colombo. Dia mencetak 7 gol untuk Persib di babak pertama Liga Indonesia 2004. Di paruh kedua musim, nama Lopez menghilang dari daftar pemain Persib karena faktor disiplin.

Sempat mengembara ke klub negaranya dia kembali ke PSIS pada 2007 dan mengemas 20 gol dalam 26 lama. DIa jua tampil apik saat memperkuat PSM dengan 15 gol dari 21 laga.

Javier Roca

Javier Roca mungkin melekat dengan Persitara dan Persija. Tapi, dia sebenarnya pernah tampil apik saat memperkuat Persegi Gianyar hingga mendapatkan gelar top skorer Piala Indonesia 2005 silam.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asal Cile yang Menggetarkan Sepak Bola Indonesia

Sejak datang 2003 silam, Javier Roca sudah memperkuat 10 klub berbeda, termasuk Batavia Union yang mentas pada ajang LPI. Penampilan terbaiknya tercipta saat memperkuat Gresik United dengan mengemas 15 gol dalam 20 pertandingan.

Alfredo Figueroa

Gelombang kedatangan pemain Cile jua diikuti oleh Alfredo Figueroa. Dia datang pada 2006 dengan memperkuat PSIS Semarang. Bersama Mahesa Jenar, Fugueroa mampu mengemas 14 gol dalam 28 laga.

Dia lantas hijrah ke Persitara dan mencatatkan 11 gol dalam 25 laga. Terakhir, PSM Makassar pernah dibelanya pada 2008-2008. Di sana, penampilannya menurun dengan hanya mencatatkan 8 gol dalam 21 pertandingan.

Cristian Carrasco

Sosok satu ini sangat melegenda buat fans Persita Tangerang. Cristian Carrasco pernah menjadi idola Persita pada 2010 hingga 2013 silam. Betapa tidak, dia mampu melesakkan 48 gol dalam 98 penampilan di sana.

Jauh sebelum ke Persita, Carrasco jua sangat gemilang ketika tiba di PSMS Medan. Bersama Ayam Kinantan periode 2003-2004, dia mencatatkan 24 gol hanya dalam 28 pertandingan. DIa jua selalu mencetak dua digit gol kala memperkuat Persebaya, Persipura, hingga Persma Manado.

Juan Rubio

Demikian pula dengan Juan Rubio. Striker yang terkenal dengan kebengalannya itu sangat melekat di hati Aremania. Pada masanya di sana, Rubio pernah mengantarkan Arema menembus 8-besar Liga Indonesia 2000. Dia total kala itu mencetak 10 gol semenjak putaran kedua digelar.

Sayang, dia hanya membela Arema dalam waktu singkat karena masalah disiplin. Dia dihukum oleh PSSI salah satunya karena memukul eks pemain Persikota, Simamo A Basille lantaran dendam dicederai.