5 Pemain Asing Terbaik di Putaran Pertama Liga 1 2019

Football5star.com, Indonesia – Liga 1 2019 sudah melangsungkan putaran pertamanya. Sebanyak 17 pertandingan sudah digelar selama kurang lebih tiga bulan kompetisi dilangsungkan.

Banyak pemain yang performanya mencuri perhatian. Dan tentu saja, para pemain asing selalu menjadi sorotan utama. Bahkan beberapa dari mereka yang menonjol merupakan debutan di Liga 1.

Ya, beberapa di antara legiun asing ini sebelumnya belum pernah merumput di Liga Indonesia. Adapula yang baru pertama kali mengenyam kompetisi di benua Asia.

Dari beberapa pemain tersebut, Football5star.com sudah merangkum lima legiun asing yang menampilkan performa apik sepanjang putaran pertama Liga 1.

Ciro Alves (Tira Persikabo)

IG Cirooficial

Satu nama yang sudah pasti ada dalam daftar pemain asing terbaik putaran pertama Liga 1 2019 adalah Ciro Alves. Tidak bisa dipungkiri jika kesuksesan Tira Persikabo merangsek ke papan atas berkat pengaruh gelandang energik ini.

Pemain asal Brasil langsung menjadi andalan Rahmad Darmawan di lini tengah. Bahkan kerja samanya dengan Loris Arnaud dan Osas Saha menjadi salah satu trio mematikan di Liga 1 musim ini.

Sejauh ini pemain berusia 30 tahun selalu diturunkan dalam 17 penampilan di Liga 1. Kepercayaan sang pelatih kemudian dibayar tuntas dengan gelontoran 11 gol serta tujuh assist. Dan seperti yang sudah disinggung di atas, ini pertama kalinya Ciro merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung bersama Tira, ia memperkuat klub raksasa Thailand, Chonburi FC.

Alex dos Santos (Persela Lamongan)

Alex Dos Santos - Teco - Bali United - @perselafc
@perselafc

Sebagaimana Ciro Alves, Alex dos Santos juga debutan di Liga 1. Ia adalah pemain baru Persela Lamongan asal Brasil. Didatangkan dari klub kasta kedua Liga Brasil, Sertaozinho, Alex langsung membuktikan diri bahwa Persela tidak salah sudah mendatangkan dirinya.

Tampil dalam 14 penampilan, striker berusia 29 tahun ini langsung mencetak 15 gol. Hebatnya lagi dia sudah membuat dua kali hat-trick. Hat-trick pertama ia buat ketika Laskar Joko Tingkir menang 3-0 atas Kalteng Putra. Sementara trigol keduanya bersarang ke gawang Tira Persikabo yang saat itu dikalahkan 6-1.

Kendati begitu, ada sedikit perbedaan antara Alex dengan Ciro Alves. Jika penampilan gelandang Tira itu sejalan dengan prestasi klub, sang bomber haus gol justru belum mampu mengangkat prestasi Persela yang saat ini masih terjebak di zona degradasi.

Makan Konate (Arema)

Makan Konate telah cetak 8 gol di Liga 1 2019.
pssi.org

Nama Makan Konate tentu sudah tidak asing lagi di telinga pecinta Liga Indonesia. Ya, dia sudah malang melintang memperkuat beberapa klub Indonesia seperti PSPS Pekanbaru, Persib Bandung, Barito Putera, Sriwijaya FC, hingga Arema.

Sempat tenggelam ketika berseragam Sriwijaya musim lalu, daya magis Makan Konate kembali terlihat musim ini bersama Arema. Dia bukan hanya menjadi motor permainan tim, tapi juga tumpuan untuk mendulang banyak gol.

Anggapan ini pun terbukti dengan keberhasilannya mencetak 10 gol dan tujuh assist dalam 15 penampilan. Kontribusi besar ini pula yang membawa Singo Edan bangkit dari keterpurukan di awal kompetisi hingga posisi mereka kini mantap di peringkat keempat.

Bryan Ferreira (PSS Sleman)

bryan ferreira-pss sleman
@PSSleman

Status PSS Sleman boleh saja sebagai tim promosi di Liga 1 2019. Tapi jika berbicara materi pemain, mereka tidak kalah dengan tim-tim yang sudah berada lebih dulu di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Satu nama asing yang menjadi pusat perhatian di PSS Sleman adalah Bryan Ferreira. Kehadirannya yang sempat diragukan bisa mendongkrak prestasi klub justru berbuah manis. Bahkan bukan hanya prestasi Elang Jawa yang menanjak, tapi juga nama Bryan yang ikut dikenal.

Berperan sebagai gelandang serang, pemain asal Argentina adalah nyawa dari skema yang diterapkan pelatih Seto Nurdiantoro. Anggapan ini terbukti dengan delapan gol serta empat assist yang telah ia persembahkan sepanjang paruh pertama.

Paulo Sergio (Bali United)

Stefano Lilipaly - Bali United - @stefanolilipaly 2
@stefanolilipaly

Sebagai klub yang terletak di Pulau Dewata, pesona Bali United menjadi incaran banyak pemain asing untuk berkiprah di Indonesia. Faktor ini pula yang sepertinya membawa gelandang asal Portugal, Paulo Sergio, ke sana.

Sukses membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 edisi pertama, Paulo Sergio memutuskan pindah ke Bali United awal musim ini. Keputusannya pindah ke klub berjuluk Serdadu Tridatu terbukti tepat. Sempat meredup musim lalu, ia berhasil bangkit musim ini.

Gelandang 35 tahun adalah otak permainan Bali United. Setiap serangan selalu berawal dari kakinya. Mencetak gol bukan perkara utama untuk Sergio, karena baginya yang terpenting adalah melayani para striker di depan. Terbukti, tujuh assist sudah ia bukukan di putaran pertama. Berkat kontribusi pemain jebolan akademi Sporting Lisbon pula Bali United bertengger di puncak klasemen dengan mengumpulkan 40 poin.

Comments
Loading...