Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asing yang Awalnya Diremehkan Tapi Menggila di Indonesia

Football5Star.com – Beberapa pemain asing di Indonesia yang datang sempat diremehkan, tapi malah berhasil menggila. Mereka membuktikan kalau bisa mengatasi tekanan dengan bukti penampilan.

Wander Luiz contohnya. Striker asal Brasil itu awalnya diragukan karena cuma mencetak enam gol saja dari 22 penampilan musim lalu di Becamex Binh Duong. Dia-pun datang dengan cara seleksi.

Akan tetapi, kini striker 28 tahun itu malah sementara memimpin daftar top skorer. Wander Luiz sukses mengemas empat gol dalam tiga laga awal dan jua menyumbang satu assist.

Nah, selain Wander Luiz, ada lima pemain asing lain yang awalnya diremehkan tapi menggila di Indonesia. Siapa saja? Berikut Football5Star.com rangkum:

Marko Simic

Kedatangan Simic pada 2017 lalu sebenarnya menjadi pertanyaan. Kala itu, Persija tengah melakukan seleksi beberapa penyerang asing, salah satunya Hermes Manuel Palomino Farines.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asing yang Awalnya Diremehkan Tapi Menggila di Indonesia

Akan tetapi, manajemen Persija tiba-tiba mengumumkan telah merekrut Simic. Tak banyak prestasi yang ditorehkan Simic. Bahkan, dia belum pernah sekalipun mencatatkan dua digit gol dalam berkarier.

Kendati begitu, Simic malah membuktikan Persija tak salah merekrutnya. Sampai saat ini, striker asal Kroasia itu telah mencetak 47 gol dalam 64 pertandingan untuk tim di kompetisi resmi. Dia beberapa kali menjadi pencetak gol terbanyak pada beberapa ajang. Dia sempat jadi top skorer Piala Presiden, Liga 1 2019, dan teranyar Piala Gubernur Jatim 2020.

Thiago Amaral

Thiago Amaral ternyata pernah mencoba peruntungan di Persija pada 2016 silam. Kala itu, Thiago menjalani trial bersama tiga rekannya dari Brasil, Rafael Tardini, Rodrigo Tosi, dan Thales Magalhaes tapi gagal.

Thiago Amaral jadi bintang saat Persipura Jayapura menang 4-3 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-3 Liga 1 2020.

Setelah itu, dia tampil untuk Barito Putera tapi tak jua mengilap. Dia kemudian hijrah ke Lebanon dan Irak. Bersama klub Irak, Zevarani Thiago menemukan kembali penampilan terbaiknya dengan mengemas 12 gol dari 16 laga.

Kemudian 2020, Persipura Jayapura meminangnya. Dalam tiga pekan di Persipura, dia langsung jadi bintang dengan mengemas dua gol serta dua assist.

Ezechiel N’Douassel

Keputusan Persib Bandung merekrut Ezechiel N’Douassel pada 2017 lalu sempat menjadi pertanyaan. Apalagi, pendukung Persib sempat dibuat kecewa karena penampilan Charlton Cole yang nyatanya tak gemilang.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asing yang Awalnya Diremehkan Tapi Menggila di Indonesia

Ezechiel datang ke Persib setelah hanya mengemas total 16 gol saja sejak 2014. Bahkan, dia cuma mencatatkan empat gol dalam dua musim terakhir sebelum ke Persib.

Akan tetapi, striker asal Chad itu malah tampil istimewa. Dia total mengemas 36 gol dalam 62 penampilan bersama Persib hingga membuat Bhayangkara FC tertarik mendatangkannya awal musim kemarin. Bersama Bhayangkara, Ezechiel jua sudah mengemas satu gol dalam 3 pekan awal.

Willian Pacheco

Jakmania sempat dibuat heran dengan keputusan Ferry Palus mendatangkan Willian Pacheco 2015 silam. Willian tak memiliki trek rekor bagus sebelum tiba ke Indonesia. Dia memang pernah berguru di Corinthians dan Botafogo, tapi dalam karier seniornya hanya bermain 4 kali sebelum hijrah ke Indonesia.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Rekrutan Terbaik Persija Era Ferry Paulus
Media Persija

Akan tetapi, Pacheco perlahan tapi pasti berubah jadi pilar utama Macan Kemayoran. Dia total terlibat dalam 54 penampilan dan sempat masuk best XI Liga 1 2017. Pacheco kemudian hijrah ke Malaysia sebelum digaet Bali United 2019 kemarin.

Dalam musim perdanaya di sana, bek yang kini berusia 28 tahun itu sukses mengantarkan Bali United juara. Dia sudah bermain dalam 29 penampilan dan mengemas lima gol di sana.

Jaimerson Xavier

Sama seperti Pacheco kedatangan Jaimerson Xavier jua diragukan karena total baru bermain 18 kali saja sejak 2015 di tiga klub berbeda. Terlebih dia datang dengan ekspektasi tinggi dari Jakmania yang baru saja kehilangan Pacheco.

jaimerson

Akan tetapi, Jaime bukan cuma membuat Jakmania melupakan Pacheco, tapi mampu membawa Persija Jakarta meraih treble. Bersamanya, Persija merengkuh gelar Boost Sportsfix, Piala Presiden, dan tentu saja Liga 1 sepanjang 2018. Hal itu membuatnya jadi salah satu pemain asing di Indonesia yang awalnya sempat diremehkan tapi malah menggila.

Jaime kemudian pindah ke Madura United dan masih jadi andalan hingga kini. Bersama Madura United, dia telah memainkan 31 penampilan dan mengemas 3 gol.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More