5 Pemain Barcelona yang Apes Gunakan Nomor Punggung 17

Football5star.com, Indonesia – Pemain anyar Barcelona, Antoine Griezmann resmi diperkenalkan ke publik, Senin (15/7/2019) waktu setempat. Pemain Prancis itu pun resmi akan menggunakan nomor punggung 17 di musim depan.

Sebelumnya ramai terdengar rumor bahwa Griezmann akan menggunakan nomor punggung 7, jika nantinya si pemilik nomor tersebut, Phillppe Countinho hijrah dari Nou Camp.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Griezmann mengaku bahwa dirinya sudah tak sabar untuk bisa memberikan gelar untuk Blaugrana.

“Saya sangat gembira berada di sini. Saya siap menerima tantangan besar. Saya siap untuk apa yang akan terjadi.” kata Griezmann

Meski memiliki keyakinan bisa memberikan yang terbaik untuk klub Catalan tersebut, Griezmann setidaknya harus sedikit khawatir dengan para seniornya yang sudah menggunakan nomor punggung 17.

Dari sejumlah pemain Barcelona yang pernah menggunakan nomor punggung tersebut, ada sejumlah pemain yang justru mengalami kegagalan.

Berikut 5 pemain Barcelona yang apes saat menggunakan nomor punggung 17

Gaizka Mendieta

Playmaker kelahiran Bilbao 45 tahun silam ini datang ke Barcelona pada musim 2002-03. Sayangnya kedatangan Mendieta ke Nou Camp saat dirinya tengah berada di bawah top perfomance.

Mendieta yang merasakan masa jayanya bersama Valencia datang ke Barcelona dengan status pinjaman dari Lazio. Saat mentas di di Serie A, Mendieta mengakui bahwa dirinya bermain sangat buruk.

sport.es

Pindah ke Barcelona, Mendieta yang memilih menggunakan nomor 17 itu tak mampu tunjukkan penampilan terbaik. Meski selama satu musim itu ia bermain sebanyak 33 kali, Barcelona menolak perpermanenkan dirinya.

Mendieta pun terpaksa angkat koper dari Nou Camp di akhir musim 2002-2003 dan pindah ke Middlesbrough masih dengan status pinjaman.

Emmanuel Petit

Selanjutnya ada Emmanuel Petit yang merasakan keburukan dalam kariernya saat bermain untuk Barcelona. Petit bergabung ke Barcelona pada 2000 setelah alami masa indah bersama Arsenal.

Sayangnya Petit datang ke Blaugrana di saat yang tidak tepat. Barcelona pada musim itu tengah mengalami musim yang sangat buruk.

Petit kemudian mengakui bahwa dirinya sangat menyesal meninggalkan Arsenal demi Barcelona. “Satu hal yang saya sesali dalam karier sepak bola saya adalah meninggalkan Arsenal untuk Barcelona,” tulis Petit dalam otobiografinya, seperti dikutip oleh Marca

marca.com

“Keharmonisan di klub dirusak oleh kelompok tertentu, dan pertama kali saya masuk ke ruang ganti, tidak ada yang memperhatikan saya atau bahkan menyapa, tidak ada sambutan.”

Lebih lanjut, Petit mengatakan bahwa ruang ganti Barcelona saat itu terbagi menjadi tiga kubu yakni pemain Catalan, pemain Belanda, dan sisanya.

“Itu menghancurkan peluang untuk bersatu,” tutupnya.

Philippe Christanval

Bek timnas Prancis Philippe Christanval juga memilih menggunakan nomor 17 saat di Barcelona. Pemain kelahiran 31 Agustus 1978 ini jadi salah satu pemain Prancis yang gagal bersinar di Barcelona.

Padahal Blaugrana merekrutnya ketika penampilan Christanval bersama AS Monaco sangat bagus. Hampir seperti Petit, Christanval datang ke Nou Camp di saat yang tidak tepat.

as.com

Saat itu, Barcelona tengah terbagi menjadi beberapa kubu pemain di ruang ganti. Christanval sendiri bahkan sempat mengatakan ke publik ketika Louis van Gaal dipecat, pelatih asal Belanda itu menangis seperti bayi.

Setelah hanya memainkan 31 penampilan selama 3 musim di Nou Camp, Christanval hijrah pada 2003 dan bermain untuk Marseille. Christanval pensiun jadi pemain bersama klub kecil Inggris, Fulham pada 2008.

Giovani Dos Santos

Saat masih menimba ilmu di akademi La Masia, Giovani Dos Santos dianggap banyak pihak akan tunjukkan permain gemilang bersama Blaugrana. Sayangnya saat ia promosi ke tim utama dan gunakan no 17, ia justru mengalami keburukan.

Kegagalan pemain asal Meksiko bersinar ini tak lepas dari beban berat yang harus ditanggungnya. Nama Giovani muncul ke permukaan saat Barcelona tengah berada di masa-masa romantis bersama Ronaldinho.

marca.com

Ia pun dianggap sebagai pemain muda calon titisan Ronaldinho. Akibat julukan tersebut, Giovani tersingkir dari klub Catalan itu karena permainan buruknya. Saat ini, Giovani tercatat bermain di Liga Meksiko bersama America.

Paco Alcacer

Terakhir ada nama striker Paco Alcacer. Alcacer ialah pemain terakhir sebelum Griezmann yang gunakan nomor punggung 17. Pemain yang di beli dari Valencia ini juga tunjukkan permainan tidak baik di Nou Camp.

Pelatih Barcelona saat itu, Luis Enrique memang lebih banyak membuat Alcacer duduk di bangku cadangan. Ketajaman Alcacer pun menjadi tumpul.

Pemain yang kemudian tampil moncer saat pindah ke Dortmund mengatakan bahwa dirinya merasa tersiksa saat di Barcelona.

“Semua pemain sepak bola ingin bermain. Saya tak senang ketika duduk di bangku cadangan. Namun jika kami meraih kesuksesan sebagai tim, tak masalah. Karena meraih gelar selalu terasa luar biasa,” kata Alcacer.

Antoine GriezmannBarcelonaLiga Spanyol