5 Pemain Gagal di Ajang Euro U-17 yang Berubah Jadi Bintang

Football5star.com, Indonesia – Perhelatan Euro U-17 2019 telah selesai. Belanda jadi juara setelah mengalahkan Italia di partai final. Sepanjang sejarahnya ajang Euro U-17 selalu munculkan sejumlah bintang lapangan hijau.

Ajang Euro U-17 sendiri pertama kali berlangsung pada 1982 silam. Timnas U-17 Italia jadi negara yang pertama kali menjadi kampium. Di partai final, Italia membekuk Jerman Barat dengan skor 1-0.

Bagi sejumlah klub top Eropa, ajang Euro U-17 ialah kompetisi untuk memantau para pemain muda berbakat. Kompetisi ini memang bak kawah candradimuka sejumlah pesepak bola top Eropa.

Tercatat sejumlah pemain bintang memang pernah merasakan kompetisi Euro U-17. Menariknya sejumlah pemain yang gagal di ajang ini malah menjelma jadi bintang.

Berikut sejumlah pemain bintang yang merupakan jebolan Euro U-17 untuk pembaca setia football5star:

Wayne Rooney

Pada perhelatan Euro U-17 2002, salah satu pemain yang jadi sorotan ialah striker Inggris, Wayne Rooney. Meski langkah Inggris saat itu hanya sampai juara ketiga, penampilan Rooney di nilai banyak pihak sangatlah mumpuni.

Sejumlah prediksi banyak pihak pada event 2002 itu jika Rooney kelak menjelma jadi pemain bintang memang terbukti. Kompetisi Euro U-17 kick off pada 27 April 2002 atau 2 bulan sebelum Rooney menjalani debut pertama di tim utama Everton pada ajang Liga Inggris.

5 Pemain Gagal di Ajang Euro U-17 yang Berubah Jadi Bintang
uefa.com

Rooney jalani debut pertamanya di Liga Inggris pada 17 Agustus 2002, saat itu Everton jumpa Tottenham Hotspur. Pada kompetisi Euro U-17, Rooney bermain gemilang.

Gol pertamanya di kompetisi ini dicetaknya saat Inggris menang 2-0 atas Belanda. Inggris lolos dari fase grup A dan bertemu Yugoslavia di babak perempat final. Rooney jadi pahlawan dengan gol semata wayang ke tim Balkan tersebut.

Sayang di partai semifinal, Inggris menyerah 0-3 dari Swiss yang kemudian keluar sebagai juara di kompetisi ini. Di pertandingan perebutan tempat ketiga, Inggris bertemu Spanyol. Rooney mengamuk di partai tersebut dan mencetak hat-trick untuk kemenangan Inggris 4-1.

Di akhir kompetisi, Rooney meraih gelar Golden Player Award mengalahkan sejumlah nama lain seperti Reto Ziegler, Roberto Soldado, serta Lukas Podolski.

Cesc Fabregas

2 tahun kemudian pada ajang Euro U-17 2004 yang berlangsung di Prancis, nama yang layak dikedepankan ialah Cesc Fabregas. Meski Fabregas gagal membuat Spanyol juara di ajang karena di final di kalahkan Prancis, penampilan Fabregas memukau banyak pihak.

Fabregas jadi otak permainan Spanyol yang saat itu dilatih oleh Juan Santisteban Troyano. Bersama Javi Garcia di lini tengah, Fabregas membuat lini depan Spanyol begitu menaktukan.

5 Pemain Gagal di Ajang Euro U-17 yang Berubah Jadi Bintang
uefa.com

Irlandia Utara dan Turki jadi tim yang merasakan permainan kolektif mematikan a la tim Matador. Lolos dari fase grup, Spanyol bertemu Inggris di partai semifinal. Fabregas yang pada tahun itu masih tercatat sebagai sebagai pemain di tim cadangan Arsenal menjadi pahlawan.

Gol Fabregas pada menit ke-80 membawa Spanyol kalahkan Inggris 2-1. Naas, di partai puncak, melawan Prancis yang dibela Samir Nasri, Spanyol kalah 2-1. Meski begitu sama dengan Rooney, Fabregas mendapat gelar Golden Player Award.

Toni Kroos

Pemain yang baru memperpanjang kontrak dengan Real Madrid, Toni Kroos juga jebolan dari kompetisi Euro U-17. Kroos membela Jerman U-17 pada kompetisi 2006 yang berlangsung di Luxembourg.

Kroos jadi bagian tim muda Jerman yang bertarung di Euro U-17 2006. Bergabung bersama Republik Ceko, Serbia dan Montenegro, dan Belgia, Jerman sebenarnya terseok-seok untuk lolos dari fase grup.

5 Pemain Gagal di Ajang Euro U-17 yang Berubah Jadi Bintang
uefa.com

Meski berpredikat juara grup B, Jerman hanya memang tunjukkan permainan cemerlang di partai pertama melawan Belgia. Meski begitu, penampilan Kroos malah jadi pembeda.

Kroos dianggap gelandang muda yang memiliki tipikal permainan mirip Lothar Matthäus, setidaknya hal itu yang diungkapkan analisis dari bbc, Selasa (21/5/2019).

Gol Kroos di ajang ini pun hanya satu dan itupun dari titik putih saat Jerman kalahkan Belgia 4-0. Kroos malah gagal jadi algojo adu penalti saat Jerman bertemu Spanyol di perebutan tempat ketiga.

Robin van Persie

Selanjutnya ada pemain yang beberapa waktu lalu memutuskan untuk pensiun dari sepak bola, Robin van Persie. Van Persie ialah bagian dari skuat Belanda pada ajang Euro U-17 2000 (pada tahun ini masih bernama Euro U-16).

Pada kompetisi yang berlangsung apda 1-14 Mei 2000 di Israel tersebut, Belanda yang mampu mencapai juara ketiga. Langkah mereka dihentikan oleh Republik Ceko di partai semifinal.

Meski van Persie tak cemerlang pada kompetisi ini, ia tetap dianggap salah satu striker muda Belanda yang hebat. Saat itu, ia berduet dengan striker Ajax, Klaas-Jan Huntelaar. Selain itu, van Persie juga satu tim dengan mantan pemain Pelita Jaya dan timnas Indonesia, Jhon van Beukering.

Marc-Andre ter Stegen

Terakhir ada kiper Barcelona, Marc-André ter Stegen. ter Stegen ialah penggawa Jerman saat melakoni turnamen Euro U-17 2007 di Belgia, 2-13 Mei 2007.

Marc-Andre ter Stegen - Barcelona

Jerman terhenti langkahnya hanya sampai pada perebutan juara kelima. Pada babak fase grup, Jerman yang tergabung di grup A bersama Spanyol, Prancis, dan Ukraina, hanya mampu berada di peringkat ketiga.

Meski begitu, penampilan ter Stegen cukup memukau. Selama perhelatan Euro U-17 2007, gawang Jerman hanya kebobolan empat kali. Tak heran jika saat ini,Ter Stegen menjelma jadi salah satu kiper terbaik di Liga Spanyol bersama Barcelona.

Comments
Loading...