5 Pemain yang Kembali Memperkuat Juventus

Football5star.com, Indonesia – Sebagai klub dengan raihan scudetto terbanyak di Italia, tentu banyak pemain yang mendambakan bisa berseragam Juventus. Bahkan di antara mereka ada yang rela kembali lagi setelah sempat pergi.

Baru-baru ini hal tersebut dibuktikan oleh kiper sekaliber Gianluigi Buffon. Dia hanya butuh satu musim saja untuk meninggalkan Stadion Allianz. Kemewahan yang dimiliki Paris Saint-Germain nyatanya tidak membuat sang penjaga gawang ingin bertahan lebih lama di sana.

Dia pun memutuskan kembali ke Juve walau statusnya musim depan kemungkinan besar bukan sebagai kiper utama lagi. Kiper berusia 41 tahun ini tentu bukan satu-satunya pemain yang memutuskan ‘pulang’ ke kota Turin. Setidaknya ada lima pemain yang kembali lagi ke Juventus seperti yang sudah dirangkum Football5star.com:

  • Fabio Cannavaro
sportskeeda.com

Mantan kapten timnas Italia, Fabio Cannavaro merasakan dua periode bermain untuk Juventus. Di periode pertamanya ia sempat mengguncang publik Italia karena menjadi bagian pertukaran pemain antara Juventus dengan Inter Milan 2004 silam.

Tentu bukan karena dia membelot dari Inter ke Juve, melainkan karena I Nerazzuri merelakan bek terbaiknya itu ditukar dengan kiper ketiga I Bianconeri saat itu, Fabian Carini. Alhasil yang jadi pihak paling menguntungkan adalah Juve.

Bersama Cannavaro mereka sukses meraih scudetto kendati akhirnya gelar tersebut dibatalkan setelah klub tersangkut masalah calciopoli. Setelah itu sang bek memutuskan hijrah ke Real Madrid 2006 lalu. Tapi tiga tahun berselang ia pun kembali dan bertahan selama semusim.

  • Leonardo Bonucci
5 Faktor Kunci di Balik Keberhasilan Juventus - Leonardo Bonucci - Goal
goal.com

Bonucci menjadi pemain yang paling berharga di lini belakang Juve. Dalam tujuh musim ia membangun lini belakang yang kokoh bersama Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli. Tapi kesuksesannya merengkuh deretan gelar belum membuat sang pemain puas.

Ia kemudian secara mengejutkan hengkang ke AC Milan musim panas 2017-2018. Tapi di sana ia hanya bertahan selama semusim saja. Gagalnya Milan bersaing di papan atas membuat pemain yang kini berusia 32 tahun itu kembali ke Turin musim lalu.

Dan benar saja, keputusanya pindah langsung berbuah trofi scudetto lagi. Bonucci juga termasuk beruntung karena tidak ada Juventini yang marah setelah dia kembali. Padahal ketika masih berseragam I Rossoneri ia sempat melakukan selebrasi ketika mencetak gol ke gawang Gianluigi Buffon di Stadion Allianz.

  • Martin Caceres
Martin Caceres, Lazio
zimbio.com

Ke mana pun Martin Caceres pergi, ia sepertinya akan tetap kembali ke Juventus. Ya, pemain asal Uruguay ini sudah tiga kali bolak-balik ke Turin. Dua kali berstatus sebagai pinjaman, status Caceres akhirnya dipermanenkan Si Nyonya Tua pada 2012.

Tapi setelah itu mamutuskan hengkang ke Southampton, Hellas Verona, dan kemudian kembali lagi ke Serie A untuk berseragam Lazio. Performanya bersama klub ibu kota cukup mengesankan musim 2017-2018. Tapi di pertengahan musim 2018-2019 ia kembali dipinjamkan ke Juve dengan mahar 600 ribu euro saja.

Kendati tidak selalu menjadi pilihan utama pelatih Massimiliano Allegri, pemain yang pernah memperkuat Barcelona itu mampu memberikan trofi. Enam scudetto dan dua Coppa Italia berhasil ia persembahkan untuk klubnya tersebut.

  • Paolo De Ceglie
de ceglie
dailystar.co.uk

Nama Paolo De Ceglie tentu sangat dikenal oleh fan Juventus. Hal ini dikarenakan ia merupakan produk akademi Juve. Ia promosi ke tim utama pada 2006 lalu. Tapi keberadaannya tidak bertahan lama di sana. Setahun berselang dirinya pun dilego ke Siena dengan banderol 3,5 juta euro.

Tapi hanya semusim saja ia memperkuat klub semenjana itu. De Ceglie memutuskan kembali ke klub asal Turin dengan nilai yang sama. Tapi lagi-lagi ia hanya menjadi bahan peminjaman pemain saja. Tercatat empat kali dia dipinjamkan ke klub lain hingga akhirnya pria yang kini berusia 32 tahun tidak memiliki klub lagi sejak 2017 lalu.

Kendati begitu, De Ceglie masih berjasa atas kesuksesan Si Nyonya Tua merengkuh empat scudetto musim 2011-2012, 2012-2013, 2013-2014, dan 2014-2015. Selain itu ia juga mampu mengoleksi 128 penampilan. Jumlah ini lebih banyak dari penampilannya di klub lain yang pernah ia bela.

  • Fabrizio Miccoli
goal.com

Seperti halnya Paolo Di Sciglio, Fabrizio Miccoli juga menjadi alat pinjam Juventus ke klub lain. Ia didatangkan Juve dari Ternana pada 2002 silam. Tapi di tahun yang sama ia langsung dipinjamkan lagi ke Perugia selama semusim. Dan dua tahun setelahnya Miccoli akhirnya dilepas secara permanen ke Fiorentina senilai tujuh juta euro.

Menariknya semusim kemudian ia kembali lagi ke Turin setelah digaet senilai 2,39 juta euro. Tapi lagi-lagi ia gagal bersinar. Total pemain gempal ini hanya mencatatkan 39 penampilan dengan raihan 10 gol.

Baru pada 2007 ia benar-benar lepas dari klub berjuluk Si Nyonya Tua setelah digaet Palermo. Di sana Miccoli tampil ganas dengan menorehkan 179 penampilan dan mencatatkan 81 gol. Sekarang pria berusia 40 tahun itu sudah pensiun sejak 2015 lalu.

Comments
Loading...