5 Pemain yang Menjadi Kiper Dadakan

Football5Star.com, Indonesia – Nama Dani Alves mencuat tengah pekan ini ketika dirinya bertindak sebagai kiper setelah Kevin Trapp diusir wasit pada laga Paris Saint-Germain melawan Sochaux. Tapi, bek kanan ini bukanlah satu-satunya pemain yang menjadi kiper dadakan. Setidaknya ada 5 pemain yang bernasib serupa dengannya.

Biasanya keterpaksaan sebuah tim memaksimalkan pemainnya menjadi kiper disebabkan oleh jatah pergantian pemain yang sudah habis. Hal ini pula yang dirasakan Alves di kandang Sochaux. PSG telah mengganti tiga pemainnya saat Trapp menerima kartu merah.

Secara otomatis, pemain yang ada di lapangan lah yang harus menggantikannya secara langsung. Begitu pula dengan 5 pemain yang menjadi kiper dadakan yang telah dirangkum Football5Star.com.


MAKOTO HASEBE (Wolfsburg vs Hoffenheim)
101greatgoals.com

Kapten timnas Jepang, Makoto Hasebe, memiliki karier gemilang di Bundesliga Jerman. Setelah memperkuat Urawa Reds Diamond selama enam musim, ia akhirnya meniti karier di Jerman dan memperkuat VfL Wolfsburg pada tahun 2008. Tiga tahun setelahnya, ia pun melakoni debut sebagai kiper dadakan klubnya itu.

Hasebe memulai debutnya sebagai kiper pada tahun 2011. Setelah kiper Wolfsburg ketika itu, Diego Benaglio, di kartu merah. Sempat terjadi perundingan di antara para pemain dan pelatih, hingga akhirnya terpilih Hasebe sebagai kiper. Sayangnya, dia harus kebobolan oleh Roberto Firmino di akhir laga.


FELIPE MELO (Galatasaray vs Elazigspor)
sportskeeda.com

Nama Felipe Melo boleh jadi dicap sebagai salah satu pemain paling kontroversial di Italia. Tapi, namanya cukup harum di Galatasaray. Kendati hanya sebentar membela raksasa Turki itu, pemain asal Brasil ini mengukir cerita heroik saat dirinya didapuk sebagaik kiper dadakan saat menghadapi Elazigspor pada 2012 lalu.

Ketika itu, Galatasaray harus bermain dengan 10 orang setelah kiper mereka, Fernando Musrela, diusir wasit jelang akhir laga. Sudah habisnya jatah pergantian pemain mau tidak mau membuat Melo menjaga gawang. Secara heroik, ia berhasil menggagalkan penalti lawan dan membawa timnya menang 1-0.


JOHN O’SHEA (Manchester United vs Totteham Hotspur)
thesportsman.com

Jauh sebelum dua pemain di atas beraksi, John O’Shea telah lebih dulu memakai sarung tangan jelang akhir laga. Kejadian itu terjadi pada 2006 silam ketika klubnya saat itu, Manchester United, menghadapi Tottenham Hotspur di Old Trafford.

Ia terpaksa menggantikan peran Edwin van der Sar yang cedera setelah berbenturan dengan pemain Spurs. Kendati timnya sudah menang dengan selisih empat gol, O’Shea tetap berperan menjaga gawang United tidak kebobolan lewat satu penyelamatan penting di menit-menit terakhir.


KEVIN GROSSKREUTZ (Borussia Dortmund vs Hoffenheim)
ibtimes.co.uk

Hoffenheim tampaknya menjadi tim yang membawa sial bagi kiper lawan. Setelah Wolfsburg harus meminta Hasebe menjadi kiper dadakannya 2011 lalu, selang dua tahun kemudian, giliran Borussia Dortmund yang bernasib serupa. Kali ini, giliran Kevin Grozkreutz yang harus berdiri di bawah mistar gawang.

Pasalnya kiper Dortmund saat itu, Roman Weidenfeller, dikartu merah wasit akibat menerjang pemain lawan di kotak penalti. Nahasnya, Der Borussen sudah kehabisan stok pemain untuk dimasukkan. Kemenangan anak asuh Juergen Klopp di depan mata pun sirna setelah Grosskreutz gagal menahan eksekusi penalti.


RODRIGO PALACIO (Inter Milan vs Genoa)
101greatgoals.com

Ketika biasanya pemain yang menjadi kiper dadakan adalah seorang bek atau gelandang bertahan, apa yang dilakukan Inter Milan sangat berbeda. Alih-alih menugaskan pemain dengan tipe bertahan, mereka justru menunjuk strikernya, Rodrigo Palacio, sebagai kiper dadakan.

Peristiwa itu terjadi pada musim 2012 ketika Inter menghadapi Genoa di ajang Coppa Italia. Saat itu, Inter terpaksa bermain dengan 10 orang setelah kiper mereka, Luca Castellazzi, menderita cedera. Habisnya jatah pergantian pemain membuat Palacio harus rela turun jauh menjaga gawangnya. Beruntung tidak ada gol yang bersarang ke gawangnya.

Comments
Loading...