5 Pemain yang Pernah Membela Barcelona dan Inter Milan

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan datang ke Barcelona dengan tujuan khusus. Selain mengincar kemenangan pertama di Liga Champions musim ini, misi balas dendam juga diusung anak asuh Antonio Conte. Musim lalu, mereka kalah 0-2 saat bertanding di Camp Nou.

Nerrazurri datang dengan kekuatan berbeda musim ini. Berbekal catatan kemenangan sempurna di enam pertandingan Serie A, Alexis Sanchez dkk boleh optimistis. Terlebih, tim lawan sedang diterpa angin inkonsistensi dalam beberapa pertandingan musim ini.

Inter Milan punya senjata mematikan baru di lini serang yakni Alexis Sanchez. Penyerang asal Cile itu akan diandalkan untuk mendobrak pertahanan mantan timnya. Berbicara soal Barcelona dan Inter Milan, Alexis bukan satu-satunya pemain yang pernah membela kedua klub.

Berikut 5 Pemain yang Pernah Membela Barcelona dan Inter Milan.

Zlatan Ibrahimovic
Penyerang tersubur tim nasional Swedia ini merapat ke Barcelona pada musim panas 2009. Ia diresmikan Barca tidak lama setelah rekan setimnya di Inter Milan, Maxwell, mencapai kesepakatan dengan Blaugrana.

Zlatan Ibrahimovic - Barcelona - Inter Milan - Football5star
skysports.com

Ibra merapat ke Barcelona dengan skema tukar tambah antara kedua tim. Pada saat bersamaan, Barca harus melepas Samuel Eto’o ke Inter Milan. Hubungan tak akurnya dengan Pep Guardiola jadi salah satu penyebab sinarnya meredup di Catalonia.

Samuel Eto’o
Sejatinya, penyerang asal Kamerun ini tidak pernah berharap ke Inter Milan. Ia menjadi korban kesepakatan Blaugrana yang bersikukuh ingin mendatangkan Zlatan Ibrahimovic. Eto’o dilepas ke Nerrazurri dengan harga transfer 20 juta euro, harga yang tergolong tinggi saat itu.

Namun, keputusannya merapat ke Inter Milan membawa berkah tersendiri. Pada musim perdananya, Eto’o menjadi bagian dari skuat kejayaan Inter menjuarai tiga gelar dalam semusim. Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia berhasil diraih dalam satu kalender kompetisi.

Philippe Coutinho
Pemain kelahiran Brasil ini sama-sama tidak mampu memperlihatkan kemampuannya di kedua klub. Coutinho datang ke Inter pada usia 16 tahun dari Vasco da Gamma. Ketika itu, pelatih Inter, Rafael Benitez, memboyongnya ke Milan.

Philippe Coutinho - Inter Milan - Football5star
gettyimages

Namun, ia tidak pernah benar-benar menampilkan permainan terbaik. Pada musim dingin 2013, Liverpool membelinya dengan harga 12 juta pounds. Bersinar bersama The Reds selama lima tahun, Coutinho merapat ke Barcelona pada musim dingin 2018.

Luis Figo
Figo terlebih dahulu bersinar bersama Barcelona. Masa keemasannya berlangsung dalam kurun 1995 hingga 2000. Dua gelar LaLiga berhasil diraihnya dalam kurun waktu tersebut. Serta tiga kali meraih gelar pemain asing terbaik LaLiga.

Luis Figo dan Label Pengkhianat yang Selamanya Melekat - Football5star - Thesefootballtimes
thesefootballtimes

Sempat “berkhianat” ke Real Madrid, Figo mendarat di Inter pada 2005. Bersama Inter, ia mempersembahkan empat gelar Serie A pada 2006 hingga 2009. Selain itu, ada gelar Coppa Italia (2006) dan dua trofi Supercoppa Italiana (2006 dan 2008).

Ronaldo Luiz
Sama seperti Figo, Ronaldo juga lebih dahulu mentereng bersama Barcelona. Namanya langsung melejit sebagai fenomena baru di usianya yang baru menginjak 20 tahun. Tidak heran, saat itu ia langsung dijuluki Il Fenomeno/ El Fenomeno. Bersama Blaugrana, ia mencetak 47 gol dari 49 pertandingan.

Ronaldo Luiz - Barcelona - Football5star
forzaitalianfootball

Baru semusim membela Barca, Ronaldo langsung dibeli Inter pada musim berikutnya. Harga 28 juta euro pun rela dikeluarkan Nerrazurri untuk mendatangkan Sang Fenomena ke Milan. Hasilnya tak percuma, Inter meraih UEFA Cup di musim perdananya.

Comments
Loading...