5 Pemain yang Punya Predikat Kasar di Liga 1 2019

Football5Star.com – Memiliki predikat kasar, tentu disematkan kepada pemain yang berposisi bertahan. Tapi faktanya dalam Liga 1 2019, beberapa pemain pengoleksi kartu terbanyak bukan cuma bertugas dalam pertahanan, bahkan berposisi sebagai penyerang.

Mendapatkan kartu dari wasit kadang harus dilakukan pemain untuk menghentikan pergerakan lawan. Sebab, dengan demikian lawan akan mendapatkan pelanggaran dan gagal mendapatkan momentum dalam menyerang.

Akan tetapi beberapa kali memang pelanggaran keras justru berujung kepada kerugian. Mulai dari tendangan bebas yang bisa menciptakan peluang untuk mencetak gol, hingga absennya pilar karena akumulasi kartu.

Pada Liga 1 2019 sejauh ini, beberapa pengoleksi kartu terbanyak nyatanya tak cuma dari posisi bertahan. Dari lima besar, tiga di antaranya bahkan berposisi lebih menyerang. Siapa saja? Berikut Football5Star.com sajikan:

Alsan Sanda

Pemain Bhayangkara FC ini menempati urutan teratas soal predikat kasar di Liga 1 2019. Menurut situs Soccerway, Alsan Sanda bahkan sudah mengoleksi lima kartu kuning dan dua kartu merah dari wasit.

Salah satu kartu merahnya diterima saat Alsan mendapat dua kartu kuning saat Bhayangkara FC dijamu Bali United, 21 Mei 2019 lalu. Akibatnya, Bhayangkara yang main dengan 10 orang kala itu harus kalah 0-1 dari Bali United lewat gol Yabes Roni.

Alex dos Santos Goncalves

Striker buas milik Persela Lamongan itu menempati urutan kedua pengoleksi kartu terbanyak. Alex sudah mengemas empat kartu kuning dan dua kartu merah.

Alex Dos Santos ternyata bukan pemain dengan kontribusi terbaik pada putaran pertama Liga 1 2019.

Salah satu kartu merahnya itu bahkan langsung diberikan oleh wasit kala PSM menang 2-1 atas Persela Lamongan. Tak cuma itu, Alex jua mendapatkan kartu merah saat debut bersama Persela. Kala itu dia mendapatkan kartu kluning kedua menit 60 saat melanggar bek Madura United, Jaimerson Xavier 17 Mei 2019 lalu.

Abdul Rahman

Pemain Borneo FC itu sudah mendapatkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah dalam Liga 1 2019. Posisinya sebagai bek kiri memang masih bisa dimaafkan karena bertugas memotong serangan-serangan lawan dari sisi sayap.

Kartu merah yang diterima Abdul Rahman tercipta saat Borneo FC kalah 1-2 dari Bali United. Dia diusir wasit menit ke-85. Kartu merah itu merupakan akumulasi dari kartu kuning kedua dalam laga tersebut.

Jaimerson Xavier

Berposisi sebagai bek, Jaimerson sudah mengantongi tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Kartu merahnya itu didapatkan Jamie saat Madura United kalah 0-1 dari Bali United, 28 Agustus lalu saat terlibat perseteruan dengan Ahmad Agung.

Pelatih MU kala itu, Dejan Antonic, sempat melancarkan kritik kepada Jaime. “Saya tak setujuh Jaime bikin kartu merah karena ada beberapa menit untuk fokus dan berpeluang cetak gol,” ujar Dejan kala itu.

Zulham Zamrun

Zulham ada di urutan kelima paling banyak mendapatkan kartu di Liga 1 2019. Dia sudah mengemas enam kartu kuning dan satu kartu merah buat PSM Makassar musim ini.

Zulham Zamrun dari PSM Makassar masuk kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19.

Kartu Merah Zulham didapat saat PSM bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC, 15 September lalu. Dia mendapatkan kartu kuning kedua hanya dalam empat menit saja. Dia mendapat dua kartu kuning pada menit ke-41 dan 44′.

Comments
Loading...