5 Penyeberang Terheboh AC Milan dan Inter Milan

Football5star.com, Indonesia – Bagi suatu klub, adalah hal lazim apabila mereka mendatangkan pemain. Menjadi tak lazim apabila klub tersebut mendatangkan pemain yang berasal dari klub rival. Salah satu rivalitas yang ternyata sering berbagi pemain adalah duo Milan, AC Milan dan Inter Milan.

Pada akhir pekan nanti akan tersaji pertandingan sarat gengsi bertajuk derby della madonnina antara AC Milan vs Inter Milan. Demi ikut meramaikan derby della madonnina, Football5star memilih lima penyeberang terheboh duo Milan.

Salah satu penyeberang yang sempat membuat heboh adalah Mario Balotelli. Sebagai produk akademi Inter Milan, ia memutuskan menyeberang ke klub rival. Berikut ini lima penyeberang terheboh duo Milan sebagai pengantar AC Milan vs Inter Milan.

5. Giampaolo Pazzini
Zimbio

Sebagai pemain yang nomaden, Giampaolo Pazzini sempat bermain di dua kesebelasan yang saling rival. Bermain apik saat membela Sampdoria, ia diboyong oleh Inter Milan pada Januari 2011. Bersama Inter Milan, ia mendapatkan satu gelar Coppa Italia. Meskipun begitu, ia hanya bertahan satu musim setengah.

Inter Milan yang ngebet mendatangkan Antonio Cassano memutuskan untuk memasukannya dalam proses transfer. Durasi Pazzini di AC Milan nyatanya lebih lama ketimbang Cassano di Inter Milan. Di AC Milan, ia bermain sebanyak 86 kali dan mencetak 24 gol. Ia juga tiga kali mencicipi atmosfer pertandingan AC Milan vs Inter Milan.

4. Antonio Cassano
skysports.com

Antonio Cassano kesal ketika manajemen AC Milan memutuskan untuk melepas dua pemain penting mereka, Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva. Ia pun meminta manajemen I Rossoneri, julukan AC Milan untuk melepasnya. Salah satu klub yang tertarik saat itu adalah AC Milan.

Akhirnya, pada Agustus 2012, ia pun pindah ke Inter Milan. Proses penjualan Cassano memasukkan nama Pazzini. Namun, hari-hari Cassano di Inter tak berjalan mulus karena ia lebih sering berselisih paham dengan pelatih La Beneamata, Andrea Stramaccioni. Ia pun hanya bertahan satu musim sebelum akhirnya dipinjamkan ke Parma dan dilepas secara permanen pada Juli 2014. Selama berseragam AC Milan, Cassano bermain sebanyak 40 kali dan mencetak 8 gol dan 17 assist. Saat bermain untuk Inter Milan, Cassano bermain sebanyak 39 kali, mencetak 9 gol dan 15 assist.

3. Andrea Pirlo
Pinterest

Bukan Inter Milan namanya jika tak sering membuang talenta-talenta terbaik Italia. Salah satu talenta terbaik yang disia-siakan La Beneamata dan akan menjadi penyesalan terbesar adalah Andrea Pirlo. Pemain akademi Brescia itu didatangkan Inter pada musim 1998-1999. Saat itu, ia gagal memenuhi harapan karena dipasang sebagai gelandang serang dan membuatnya lebih sering dipinjamkan. Total saat berseragam Biru-Hitam, Pirlo hanya bermain sebanyak 40 kali.

Musim 2001/2002, Pirlo pindah dari Inter ke AC Milan dengan mahar 17,04 juta Euro. Di Milan, kehebatan yang sesungguhnya Pirlo terlihat. Milan yang saat itu dilatih oleh Carlo Ancelotti memasang Pirlo sebagai deep-lying playmaker. Posisi itu diperkenalkan oleh Carlo Mazzone saat ia masih bermain di Brescia. 10 musim bermain di AC Milan, Pirlo telah bermain sebanyak 18 kali dalam Derby Della Madonnina. Laga AC Milan vs Inter Milan yang rasa-rasanya sulit ia lupakan terjadi saat babak perempat final Liga Champions 2004/2005. Saat itu ia memberikan dua assist yang membuat Milan menang 3-0.

2. Zlatan Ibrahimovic
zimbio

Zlatan Ibrahimovic beruntung bisa bermain di tiga klub besar Serie A Italia dan selalu memberikan gelar. Ibrahimovic pindah ke Inter Milan setelah Juventus, klub lamanya tersandung kasus Calciopoli dan turun ke Serie B. Kepindahan Ibra ke Inter membuat ia amat dibenci penggemar Juventus yang menganggapnya tak memiliki loyalitas. Saat berseragam Inter, ia bermain sebanyak 117 kali dan mencetak 66 gol.

Ibrahimovic sempat pindah ke Barcelona sebelum akhirnya kembali ke Italia berseragam AC Milan. Kepindahan ke AC Milan terjadi setelah ia berselisih paham dengan Pep Guardiola. Ia awalnya pindah ke AC Milan dengan status pemain pinjaman pada musim 2010/2011 yang akhirnya dipermanenkan semusim berikutnya. Saat berseragam AC Milan, Ibra bermain sebanyak 85 kali dan mencetak 56 gol.

  1. Mario Balotelli

Mario Balotelli lekat dengan label bengal. Tak terkecuali saat masih berseragam Inter Milan. Satu aksi yang tak akan dilupakan penggemar Inter Milan adalah saat ia tertangkap kamera mengenakan jersey AC Milan pada Maret 2010. Balotelli yang berseragam Inter Milan sejak 2006, pindah ke Manchester City dan bergabung dengan Roberto Mancini pada 2010.

Pada Januari 2013, Balotelli diboyong ke AC Milan. Kepindahan ke AC Milan menyulut emosi fans Inter Milan. Bermain di AC Milan adalah mimpi yang menjadi kenyataan karena pada 2009, ia sempat berujar bahwa dia adalah seorang penggemar AC Milan.

AC Milanac milan vs inter milanDerby della MadonninaInter MilanLiga Italia