5 Penyelamatan Gemilang Penjaga Gawang di Piala Afrika 2019

Football5star.com, Indonesia – Piala Afrika 2019 sudah resmi berakhir dengan Aljazair yang menjadi kampiun di ajang tahun ini. Pada ajang kali ini beberapa pertandingan harus berakhir dengan hasil imbang, atau meraih kemenangan dengan skor tipis.

Beberapa hasil tersebut tak lepas dari penyelamatan yang dibuat para penjaga gawang di lapangan. Bahkan tidak hanya ketika laga sudah memasuki babak knockout saja, tapi juga sejak penyisihan grup.

Maka dari itu, Football5star.com sudah merangkum lima penyelamatan gemilan penjaga gawang selama Piala Afrika 2019:

  • Moez Ben Cherifia vs Nigeria

Pertandingan untuk meraih tempat ketiga antara Tunisia vs Nigeria berlangsung sengit. Bahkan ketatnya pertandingan memaksa skor akhir hanya membuahkan satu gol untuk kemenangan Nigeria.

Walau kalah, Tunisia patut berbangga karena memiliki kiper sekaliber Moez Ben Cherifia. Ya, tanpa kiper yang bermain untuk klub Esperance Tunis itu negaranya bisa saja kebobolan lebih banyak gol.

Kesigapan Ben Cherifia membuat timnya hanya kebobolan satu gol saja. Salah satu penyelamatan yang ia bikin terjadi pada babak kedua. Ia dengan spektakuler menepis tendangan melengkung Samuel Chukwueze dari luar kotak penalti.

  • Ronwen William vs Pantai Gading

Penyelamatan gemilang seorang penjaga gawang sudah terjadi sejak fase grup dilangsungkan. Salah satunya di laga yang mempertemukan dua tim besar, Pantai Gading vs Afrika Selatan. Pada laga yang dimenangkan Pantai Gading itu, bintang pertandingan justru disemat oleh kiper Afrika Selatan, Ronwen William.

Salah satu penyelamatan luar biasanya terjadi pada babak pertama ketika menepis sontekan Jonathan Kodjia. Padahal dalam momen tersebut peluang terciptanya gol bisa dikatakan 99 persen karena Kodjia sudah berhadapan langsung dengan William.

Tapi berkat refleknya yang luar biasa, Wlliam sukses menahan tendangan Kodjia di depan mata. Dia juga berhasil membuat penyelamatan gemilang lainnya di babak kedua. Tendangan bebas yang dilepaskan Nicolas Pep ke sudut kanan gawang berhasil ditepis Ronwen William.

  • Aishi Shalum Manula vs Senegal

Penyelamatan gemiang tidak hanya dilakukan kiper dari tim-tim besar saja. Kiper tim lemah di Grup C, Tanzania, Aishi Shalum Manula, juga mencuri perhatian ketika menghadapi tim kuat, Senegal. Kendati timnya kalah 0-2, tetap saja Manula pantas disebut bintang lapangan di laga kali ini.

Di laga pembuka Grup C tersebut, Manula langsung menunjukkan performa gemilang di awal-awal laga. Bahkan dia langsung membuat dua penyelamatan sekaligus. Yang pertama ia mementahkan tendangan keras Mbaye Niang dengan kakinya.

Kemudian bola tepisannya bergulir ke kaki pemain Senegal lainnya, Ismaila Sarr. Tapi Manula dengan sigap bangkit lagi untuk menutup ruang tendangan Sarr sehingga bola tendangannya melambung tinggi di atas mistar.

  • Edmore Sibanda vs Mesir

Laga di Grup A juga memunculkan penampilan gemilang yang ditunjukkan kiper Zimbabwe, Edmore Sibanda, ketika menghadapi tuan rumah Mesir. Tanpa performa terbaiknya, bisa saja Zimbabwe kebobolan lebih dari satu gol.

Bahkan Sibanda dua kali menggagalkan bintang Mesir, Mohamed Salah untuk mencetak gol. Peluang pertama didapat Salah pada pertengahan babak kedua. Striker Liverpool yang mendapat umpan terobosan langsung menendang bola ke gawang dengan kaki kanannya.

Tapi Sibanda dengan sigap menepis bola hingga keluar lapangan, padahal posisinya saat itu tidak terlalu menguntungkan. Empat menit sebelum laga berakhir, ia kembali membuat Salah tidak berdaya setelah tendangan mendatar sang winger ke tiang jauh berhasil ditepis Sibanda.

  • Rais M’Bolhi vs Senegal

Aljazair harus berterima kasih kepada kiper utamanya, Rais M’Bolhi. Berkat penampilan apiknya sepanjang turnamen, Aljazair hanya kebobolan dua gol saja. Kesuksesan Riyad Mahrez dkk merengkuh gelar keduanya ini pun tak lepas dari andil besar sang penjaga gawang.

Salah satu penyelamatan terbaiknya bahkan terjadi di laga final melawan Senegal. Di pertengahan babak kedua ia secara luar biasa menepis tendangan keras Krepin Diatta dari luar kotak penalti.

Penampilan puncaknya ini kian mempertegas konsistensinya. Ya, dia sempat mencatatkan cleansheet di empat pertandingan awal Piala Afrika 2019. Tak pelak, gawangnya baru kebobolan ketika menghadapi Pantai Gading di babak perempat final.

Comments
Loading...