5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Premier League

Football5star.com, Indonesia – Musim 2018-19 mungkin akan dikenal sebagai salah satu momen terbaik dalam sejarah panjang Premier League. Bagaimana tidak, Liverpool dan Manchester City yang merupakan dua tim dominan saling bertarung hingga ke pekan terakhir.

Selain itu, dominasi kedua tim tersebut juga ditunjukkan dengan raihan poin yang berhasil mereka dapatkan musim ini. Sebagai runner up, Liverpool berhasil mengoleksi 97 poin dari 38 pertandingan. Tertinggal satu angka dari Manchester City yang menjadi juara.

Namun, musim 2018-19 bukanlah satu-satunya persaingan terketat antara dua tim atau lebih untuk menjadi jawara Premier League. Berikut football5star.com sudah merangkum 5 persaingan terketat untuk merengkuh gelar juara Premier League:

1. Drama Dua Manchester Musim 2011-12

5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Premier League - premierleague. com
Sky Sports

Penggemar Manchester City tak akan melupakan kenangan manis mereka di musim 2012. Pasalnya, musim 2012-13 merupakan langkah pertama mereka dalam dominasinya di sepak bola Inggris untuk tahun-tahun ke depan.

Di musim 2011-12, The Citizens berhasil meraih gelar juara setelah Sergio Aguero mampu mencetak gol di penghujung partai pamungkas melawan Queens Park Rangers. Satu gol dari Aguero ini membawa pasukan Roberto Mancini berhasil menjadi juara dengan keunggulan selisih gol atas rival abadinya, Manchester United.

2. Tragedi “Kulit Pisang” Musim 2013-14

5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Premier League - 2013-14 - Proven Quality
Proven Quality

Ada dua nama yang menjadi buah bibir di musim 2013-14. Kedua nama itu adalah Luis Suarez dan Steven Gerrard. Luis Suarez menjadi bahan pembicaraan karena performa apiknya sepanjang musim. Sementara, Steven Gerrard menjadi bahan pergunjingan karena terpleset di partai penting melawan Chelsea.

Sebelum partai pekan ke-34 melawan Chelsea, Liverpool merupakan tim favorit untuk meraih gelar juara Premier League. Namun, aksi Stevie G membuat The Reds gagal mempertahankan momentumnya. Pasalnya, mereka harus bermain imbang ketika melawan Crystal Palace di pekan ke-35.

Rentetan hasil negatif tersebut membuat Manchester City berhasil menyalip Liverpool dan pada akhirnya mampu memastikan diri menjadi jawara. Di klasemen akhir, The Citizens hanya memiliki keunggulan dua angka dari Liverpool yang finis sebagai runner up.

3. Penutupan Gemilang Chelsea Musim 2009-10

5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Liga Inggris - 2009-10 - Sky Sports
Sky Sports

Di awal musim 2009-10, Chelsea menunjuk Carlo Ancelotti sebagai manajer. Penunjukkan Carlo Ancelotti membuat The Blues berhasil tampil apik sepanjang musim.

Namun, Chelsea bukanlah satu-satunya tim yang tampil maksimal sepanjang musim 2009-10. Manchester United yang menjadi tim dominan dalam tiga musim sebelumnya, mampu memberikan perlawanan yang tak bisa dianggap enteng.

Persaingan kedua klub akhirnya berakhir di partai pamungkas di musim 2009-10. Chelsea berhasil memastikan diri sebagai juara setelah mencukur Wigan Athletic dengan skor 8-0 di Stamford Bridge. Hal ini membuat kemenangan Manchester United atas Stoke City terasa sia-sia. Pasalnya, The Blues berhasil mengakhiri musim dengan keunggulan satu poin atas Setan Merah.

4. Setan Merah Sikut The Blues Musim 2007-08

5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Liga Inggris - 2007-08 - Fox Sports
Fox Sports

Persaingan antara Chelsea dan Manchester United tak hanya terjadi terjadi di musim 2009-10. Pada musim 2007-08, kedua tim juga sama-sama saling sikut hingga ke pekan terakhir untuk memastikan diri sebagai jawara Inggris.

Pada bulan September 2007, Chelsea memutuskan untuk memecat Jose Mourinho dan menggantikannya dengan Avram Grant. Pergantian pelatih ini ternyata tak terlalu mempengaruhi penampilan apik dari John Terry dkk di atas lapangan.

Namun, usaha keras mereka harus berakhir sia-sia di pekan terakhir Premier League. Di pekan ke-38, Manchester United berhasil meraih kemenangan atas Wigan Athletic. Sementara itu, The Blues harus puas bermain imbang melawan Bolton Wanderers. Hasil ini membuat Manchester United berhasil mengakhiri musim dengan keunggulan dua poin atas Chelsea.

5. The Gunners Terpeleset di Ujung Musim 1998-99

5 Persaingan Terketat Untuk Merengkuh Gelar Juara Liga Inggris - 1998-99 - premierleague. com
premierleague.com

Di musim 1998-99, Manchester United berhasil merebut trofi Premier League yang sebelumnya berada di genggaman Arsenal. Hal ini harus diarih dengan usaha yang sangat keras oleh pasukan Sir Alex Ferguson.

Kehadiran Arsene Wenger di London Utara telah membuat Arsenal kembali menjadi tim yang ditakuti. Momentum keberhasilan di musim 1997-98 berhasil mereka lanjutkan hingga ke pertandingan terakhir musim 1998-99.

Di partai pamungkas, Arsenal secara mengejutkan harus menelan kekalahan atas Leeds United. Sementara itu, Manchester United berhasil kembali dari ketertinggalan 1-0 dari Tottenham dan meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Jika saja Manchester United gagal meraih kemenangan atas Tottenham, maka Arsenal dipastikan akan menjadi juara. The Gunners pun harus puas finis sebagai runner up dengan ketertinggalan satu poin dari The Red Devils.

Comments
Loading...