5 Sosok Wanita Tangguh di Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola masih kerap diidentikan dengan dunia laki-laki. Mayoritas pelakunya, mulai dari penggemar hingga pemain memang didominasi oleh kaum Adam.

Meski demikian, sebenarnya wanita juga sudah mulai ambil bagian dalam mengembangkan olahraga paling populer sejagat tersebut. Salah satu contoh terkini adalah gelaran Piala Asia Wanita 2018 yang baru saja dimenangkan oleh Jepang.

Berbicara soal wanita dalam sepak bola, Indonesia juga tak ketinggalan. Meski tim nasional wanita saat ini tak sementereng timnas pria, setidaknya ada beberapa wanita tangguh yang punya sosok penting di persepakbolaan tanah air.

Mulai dari sekelas media officer klub, wasit, pemimpin klub, hingga jabatan penting di PSSI dipegang oleh wanita. Berikut lima wanita tangguh dalam persebakbolaan Indonesia.

Ratu Tisha Destria
instagram.com/ratu.tisha

Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI
Nama Ratu Tisha sejatinya mulai dikenal publik saat dirinya terlibat dalam PT Gelora Trisula Semesta, operator penyelenggara TSC 2016. Saat itu, ia bertindak sebagai Direktur Kompetisi selama sepak bola Indonesia terkena sanksi dari FIFA.

Keterlibatan Tisha dalam dunia sepak bola ia mulai sejak di bangku sekolah. Saat itu, ia bertindak sebagai manajer tim sepak bola sekolah dan meraih prestasi cukup membanggakan.

Wanita kelahiran Jakarta tersebut pernah mendapat beasiswa dari FIFA. Pada 2013, ia kembali ke tanah air dan mendirikan penyedia jasa statistik speak bola Indonesia, Labbola.

Pada 2017, ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal wanita pertama di tubuh PSSI sejak didirikan. Hal ini jelas menjadi terobosan besar bagi keterlibatan wanita di dunia sepak bola Indonesia.

Esti Lestari
instagram.com/persijap_jepara

Esti Lestari, CEO Persijap Jepara
Esti Lestari merupakan CEO Persijap jepara yang menjabat sejak 2016 usai membeli saham mayoritas klub dari Said Basalamah. Ia merupakan istri dari pelatih Persijap saat ini, Carlos Raul Sciucatti.

Sebagai CEO, Esti tidak segan untuk turun ke lapangan memantau langsung kondisi para pemain. Selain itu, ia juga melakukan beberapa terobosan untuk Persijap. Salah satunya adalah menerbitkan Pakta Integritas untuk meningkatkan profesionalisme klub.

Kesibukan Esti tdak hanya fokus mengurusi klub asal kota mebel tersebut. Dirinya juga aktif dalam pengembangan bibit-bibit muda sepak bola dalam Carlos Raul Sciucatti Football Foundation, milik sang suami.

Deliana Fatmawati
twitter.com/seputarligina

Deliana Fatmawati, Wasit FIFA
Deliana Fatmawati merupakan seorang wasit wanita asal Indonesia. Ia adalah satu dari enam putra putri terbaik negara yang mengantongi lisensi FIFA. Istimewanya, wanita kelahiran Medan tersebut merupakan satu-satunya wanita.

Karier Deli untuk menjadi wasit tak muncul begitu saja. Ia terlebih dahulu berkiprah sebagai pemain futsal wanita. Ia juga sempat membela timnas Indonesia di ajang SEA Games 201 dan 2013.

Deli butuh proses panjang dan berliku sebelum akhirnya pergulatannya dengan sepak bola berujung pada lisensi wasit FIFA pada Januari lalu. Tidak kurang dari enam tahun dia habiskan untuk meniti jalan menjadi wasit berlisensi FIFA.  Mulai level terbawah nasional C3 pada 2011, hingga berhasil.

Widya Syadzwina
instagram.com/widyasyadzwina

Andi Widya Syadzwina, Media Officer PSM Makassar
Bagi penggemar PSM Makassar, nama Andi Widya tentu sudah tidak asing lagi. Ia adalah satu-satunya media officer wanita di kompetisi Liga 1 2018.

Wanita kelahitan Sulawesi Selatan tersebut sudah beberapa kali memangku jabatan tersebut. Sebelumnya, pada 2011 dan 2013, ia juga pernah menjadi yang terdepan untuk menjadi jembatan antara pemain dan media.

 

 

 

Papat Yulisal
twitter.com/PSSI

Papat Yunisal, Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita
Papat Yunisal merupakan Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita untuk periode 2017-2018. Ia terpilih secara aklamasi pada pemilihan yang berlangsung di Palembang, tahun lalu.

Ia sudah lama bercita-cita memajukan aktivitas sepak bola wanita di Indonesia. Sebagai ketua asosiasi, ia memiliki cita-cita luhur. Papat berharap ke depannya wanita bisa memiliki peran lebih dalam dunia sepak bola Indonesia. Ia ingin tim nasional wanita bisa memiliki kesempatan sama seperti timnas pria.

 

Comments
Loading...