5 Sponsor “Aneh” yang Pernah Membiayai Klub Sepak Bola

Football5star.com, Indonesia – Beberapa waktu lalu tim Persija Putri meneken kerjasama dengan salah satu perusahaan asuransi yang juga menjadi sponsor untuk klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Kerjasama antara Persija Putri dengan perusahaan asuransi ini tentu saja membuat yakin perhelatan Liga 1 Putri 2019 sudah dianggap sebagai kompetisi profesional. Hal ini tentu saja mengundang respon positif untuk iklim sepak bola nasional.

Di era industri sepak bola saat ini, maraknya sponsor yang masuk ke klub sepak bola tentu saja menjadi angin segar untuk kesehatan keuangan klub. Klub tidak bisa berdiri sendiri tanpa disokong dengan suntikan dana dari sponsor.

Menariknya sejumlah sponsor yang pernah membiayai klub sepak bola merupakan perusahaan dengan latar belakang terbilang cukup aneh. Seperti ada sebuah rumah bordil dan perusahaan ganja yang mensponsori klub sepak bola.

Berikut 5 klub sepak bola yang pernah mendapat sponsor ‘aneh’

Wiener Viktoria

Seperti dikutip Football5star.com dari fourfourtwo, Rabu (12/11/2019) sebuah klub dari kasta keempat Liga Australia, Wiener Viktoria menjalin kerjasama dengan Flowery Field.

thesun.co.uk

Flowery Field merupakan perkebunan ganja yang legal di Australia. Yang lucu, setelah menjalin kerjasama dengan pabrik ganja tersebut, Wiener sempat alami kekalahn telak 0-24 di divisi empat Liga Australia.

Saat ini masih bermain di kasta terbawah Liga Australia. Kontrak dengan perusahaan Flowery Field pun hanya berlangsung satu musim di 2017 lalu. Meski sempat mendapat pertentangan dari sejumlah pendukung klub namun kontrak tersebut tetap berlangsung.

Menurut pihak klub kerjasama ini sebagai bentuk dukungan terhadap legalisasi tanaman ganja untuk medis.

Portsmouth

Klub Liga Inggris, Portsmouth juga sempat menjalin kersama dengan perusahaan boneka. Ty adalah perusahaan yang memproduksi boneka beruang. Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan masuknya perusahaan boneka beruang tersebut.

Namun sejumlah suporter Portsmouth menganggap tulisan TY di dada jersey klub terlihat menggemaskan. Kontrak TY dengan Portmouth tersebut berlangsung pada musim 2003-04 Liga Inggris.

thesun.co.uk

Portsmouth yang saat itu dilatih oleh Harry Redknapp pada musim tersebut sayanganya hanya bisa bertengger di posisi ke-13 klasemen akhir Liga Inggris.

Voukefalas

Klub dari Liga Yunani, Voukefalas pada 2012 sempat buat geger. pasalnya klub tersebut menjalin kerjasama dengan rumah bordil terbesar di Yunani, Soula. Sempat mendapat kritik dari dalam negeri, Presiden Voukefalas tak bergeming dan mengatakan bahwa kerjasama itu ialah murni alasan ekonomi.

ecuavisa.com

West Brom

Pada pertengahan 80-an, salah satu klub Liga Inggris, West Bromwich Albion sempat menjalin kerjasama dengan salah satu organisasi kesehatan Inggris, West Midlands Health Organisation. West Midlands Health Organisation membayar WBA untuk memasang logo dilarang merokok di depan jersey mereka.

AC Milan

Pada periode 80-an salah satu raksasa Serie A, AC Milan menjalin kerjasama dengan salah satu produsen celana jeans di Italia bernama Pooh jeans. Merk Pooh jeans pun terpampang di bagian dada para pemain AC Milan pada era tersebut.

Comments
Loading...