Abaikan Desakan PSV dan Ajax, KNVB Dikecam Wali Kota Eindhoven

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Belanda, KNVB, tetap berkeras melanjutkan kompetisi yang tengah tertunda akibat pandemi Virus Corona. Meskipun ada desakan dari PSV Eindhoven dan AFC Ajax untuk menghentikan kompetisi, mereka tetap pada rencana awal.

Setelah melakukan pembicaraan dengan wakil klub-klub profesional Belanda, KNVB pada Selasa (7/4/2020) bertahan pada rencana awal, yakni melanjutkan kompetisi. Mereka berharap kompetisi dapat kembali bergulir pada 19 Juni 2020.

Berdasarkan rencana tersebut, KNVB berharap klub-klub dapat kembali berlatih secara normal pada pertengahan Mei mendatang. Namun, hal tersebut mendapatkan tentangan. Salah satunya dari John Jorritsma, Wali Kota Eindhoven.

John Jorritsma selaku Wali Kota Eindhoven tak dapat memastikan PSV Eindhoven boleh berlatih sesuai jadwal KNVB.
nos.nl

Sebagai Wali Kota Eindhoven, Jorritsma tak dapat menjamin PSV mendapatkan izin berlatih sebelum 1 Juni. Menurut dia, pihaknya saat ini hanya dapat menanti perkembangan pandemi Virus Corona. Andai tak ada perubahan atau tambah buruk, tak mungkin pihaknya mengeluarkan izin berlatih dan bertanding.

“Jika diputuskan pertandingan tanpa penonton, akan timbul masalah-masalah besar terkait ketertiban umum. Ini bukan hanya berlaku bagi PSV di kota saya, tapi juga untuk Ajax dan Feyenoord,” kata John Jorritsma menanggapi putusan KNVB seperti dikutip Football5Star.com dari Omroep Brabant.

Wali Kota Eindhoven itu menambahkan, “Suporter tak akan memasuki stadion. Namun, mereka kemudian akan berkerumun di kota dan kita akan mendapati sesuatu yang justru tak diinginkan. Saya kira saya tak sendiri. Rekan-rekan saya juga satu suara tentang hal ini.”

Perdebatan soal kelangsungan kompetisi sepak bola di Belanda musim ini kian panas belakangan ini. PSV Eindhoven, Ajax, dan AZ Alkmaar terang-terangan meminta kompetisi dihentikan. Direktur Olahraga Ajax, Marc Overmars, bahkan menyebut KNVB tak ubahnya Donald Trump dalam menyikapi pandemi Virus Corona.