AC Milan Tekuk Torino, Efek Zlatan Ibrahimovic Kian Nyata

Football5Star.com, Indonesia – AC Milan melenggang ke semifinal Coppa Italia setelah menekuk Torino 4-2 lewat perpanjangan waktu, Rabu (29/1/2020) dini hari WIB. Hal itu kian membuktikan efek positif kehadiran Zlatan Ibrahimovic.

Pada laga di San Siro itu, Zlatan Ibrahimovic memang tak tampil sebagai starter. Dia baru dimasukkan pelatih Stefano Pioli sebagai pengganti Krzysztof Piatek pada menit ke-65. Namun, dia mampu mencetak gol keempat pada menit ke-108. Gol itu memastikan Torini tak mampu bangkit lagi.

Hasil laga perempat final Coppa Italia itu membuat AC Milan tak pernah kalah sejak kedatangan kembali Zlatan Ibrahimovic pada awal Januari 2020. Seperti Messiah, pemain gaek asal Swedia itu memberikan kontribusi positif. Dalam lima laga yang diwarnai kehadirannya di lapangan, I Rossoneri membukukan empat kemenangan dan sekali imbang.

Zlatan ibrahimovic membuat AC Milan kian kuat dalam bola udara.
tuttomercatoweb.com

Dari torehan gol, kontribusi Ibrahimovic memang terbilang masih minim. Gol yang dijaringkan di gawang Torino adalah yang kedua. Sebelumnya, satu gol dijejalkan ketika Milan menang 2-0 atas Cagliari pada pentas Serie A.

Akan tetapi, kehadiran eks pemain Manchester United itu punya dampak signifikan dalam permainan. Dia menghadirkan ancaman bagi gawang lawan dengan rerata 3,8 tembakan per laga. Soal duel udara, dia pun unggul jauh dengan 5,5 per laga. Di Milan, dialah yang teratas dalam dua kategori tersebut.

Efek kehadiran Zlatan Ibrahimovic bukan itu saja. Secara psikologis, pemain berumur 38 tahun membangkitkan mental para pemain AC Milan. Hal itu diakui gelandang Hakan Calhanoglu yang mencetak brace ‘dua gol’ pada laga melawan Torino.

“Kami membutuhkan pemimpin seperti dirinya. Dia dalam kondisi sangat baik. Tentu saja itu karena dia telah berlatih dengan baik. Meskipun usianya 38 tahun, pemain lawan takut kepada dia,” kata Calhanoglu, medio Januari lalu, seperti dikutip Football5Star.com dari Sport Bild.

Sesuai Harapan Manajemen

Tak hanya itu, menurut Calhanoglu, Ibrahimovic telah menyalakan kembali asa di dada para Milanisti. “Ketika Zlatan berlari memasuki San Siro untuk kali pertama pada laga kandang melawan Sampdoria, para fan begitu bergembira. Stadion tiba-tiba saja jadi sangat bising,” urai dia.

Lebih lanjut, eks pemain Bayer Leverkusen itu mengungkapkan, “Belakangan ini, tribune terasa agak sunyi. Sejak kedatangan dia, mood telah meningkat. Milan hidup kembali berkat Zlatan. Dan bagiku, klub besar ini jadi kian atraktif berkat Ibrahimovic.”

Zlatan Ibrahimovic menjadi sosok pemimpin yang dibutuhkan AC Milan dan pelatih Stefano Pioli.
tuttomercatoweb.com

Sementara itu, di mata Stefano Pioli, Zlatan Ibrahimovic telah membuat para pemain lain terlecut. “Ibra adalah nilai lebih dalam kerja keseharian kami. Dia meningkatkan level latihan,” ucap dia seperti dikutip dari ESPN.

Efek instan kehadiran Zlatan Ibrahimovic itu membuat Direktur Teknik Paolo Maldini tersenyum. Sejak awal, perekrutan kembali sang bintang memang dimaksudkan untuk menggoyang skuat I Rossoneri.

“Ibrahimovic adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Kami mendatangkan dia juga untuk menghadirkan goyangan yang kami butuhkan ini. Dia adalah pemimpin, seorang pemain penting. Dia masih cukup bagus bermain di level tertinggi dan dia telah memperlihatkan hal itu,” urai Paolo Maldini.

Kini, setelah keberhasilan menyingkirkan Torino, asa AC Milan untuk kembali ke jalur juara bersama Zlatan Ibrahimovic kian terbuka. Namun, jalan ke podium juara Coppa Italia dipastikan terjal. Pada semifinal, mereka harus berhadapan dengan Juventus yang menyingkirkan AS Roma.