AC Milan vs Juventus: Seberapa Besar Arti Ketiadaan Paulo Dybala?

Football5Star.com, Indonesia – Maurizio Sarri harus memutar otak lebih keras jelang laga AC Milan vs Juventus. Untuk laga itu, dia tak dapat memainkan Paulo Dybala dan Matthijs de Ligt yang terkena skors. Secara khusus, ketiadaan La Joya sangatlah besar karena tengah moncer belakangan ini.

Sejak kompetisi sepak bola kembali bergulir di Italia pada medio Juni silam, Paulo Dybala menunjukkan performa apik. Pada pentas Serie A, pemain asal Argentina itu selalu mencetak gol dan membawa Juventus memenangi empat laga beruntun.

Bila ditarik ke belakang, Dybala selalu mencetak gol dalam lima laga terakhirnya pada ajang Serie A bersama Juventus. Kali terakhir dia melakukan hal itu saat membela Palermo pada musim 2013-14. Kala itu, dia tak henti membobol gawang lawan dari giornata ke-10 hingga 14.

Duet Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo kian apik dalam beberapa laga terakhir Juventus.
tuttomercatoweb.com

Menilik kontribusinya yang besar itu, sudah barang tentu Sarri akan sangat kehilangan Dybala pada laga AC Milan vs Juventus nanti. Apalagi, pemain berumur 27 tahun itu kian sehati dengan sang megabintang, Cristiano Ronaldo. Keserasian duet ini tengah menjadi perbincangan hangat di Italia.

Boleh-boleh saja Maurizio Sarri mengatakan dengan enteng bahwa Gonzalo Higuain akan mengisi pos yang ditinggalkan Dybala. Namun, kolaborasi eks striker Napoli itu dengan Ronaldo tidak terlalu bagus. Jika dibandingkan, Juventus lebih subur saat tampil dengan duet Dybala-Ronaldo ketimbang Higuain-Ronaldo.

Gazzetta dello Sport membeberkan hal tersebut. Dalam 32 pertandingan, duet Higuain-Ronaldo hanya membuat Juventus mencetak 38 gol atau 1,19 gol per laga. Sementara itu, bersama duet Dybala-Ronaldo, I Bianconeri mendulang 68 gol dalam 34 partai atau 2 gol per laga.

Dybala Tak Moncer di San Siro

Paulo Dybala tak mencetak gol pada laga terakhir AC Milan vs Juventus di San Siro.
tuttomercatoweb.com

Meskipun demikian, Sarri juga tak perlu terlalu resah atas ketiadaan La Joya pada laga AC Milan vs Juventus. Setidaknya, rasio kemenangan Juventus dengan kedua duet tersebut tak terlalu jauh. I Bianconeri meraup 73,5% kemenangan bersama Dybala-Ronaldo dan 71,9% bersama duet Higuain-Ronaldo. Bahkan, rerata poin yang didapatkan justru sama, yakni 2,3 per laga.

Secara pribadi, Dybala juga tak punya catatan bagus saat melawat ke kandang AC Milan. dari 6 lawatan terdahulu, hanya 1 gol yang dilesakkan La Joya. Itu dilakukan bersama Palermo pada musim 2014-15. Bersama Juventus, dia selalu gagal menjebol gawang Milan di San Siro dalam 4 kesempatan.

Catatan tersebut kontras dengan statistik saat laga kandang. Paulo Dybala sanggup mencetak 6 gol dalam 8 kesempatan menjamu AC Milan. Pada pentas Serie A, dia tak henti membobol gawang I Rossoneri dalam 6 musim beruntun saat klubnya menjalani laga kandang.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More