AC Milan yang Tak Sabaran di Kotak Penalti

.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, merasa timnya kurang sabar dalam mengeksekusi peluang melawan SPAL 2013.

AC Milan bermain imbang 2-2 saat menghadapi SPAL di Stadio Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Rossoneri tertinggal dua gol terlebih dahulu akibat torehan dari Mattia Volati dan Sergio Floccari.

Milan kemudian diuntungkan dengan dikartu merahnya gelandang SPAL, Marco D’Alessandro di akhir babak pertama. Meski begitu, upaya Il Diavolo untuk menyamakan kedudukan berlangsung tak mudah.

Tampil sangat dominan, Milan baru mampu mencetak dua gol di 10 menit terakhir laga. Tim tamu selamat dari kekalahan berkat gol dari Rafael Leao dan bunuh diri Francesco Vicari sesaat sebelum laga tuntas.

Twitter Milan

“Itu adalah langkah mundur dalam hasil, karena kami ingin melanjutkan kemenangan, tetapi sayangnya kami kebobolan terlalu cepat dan ada gol dari Floccari. Kemudian ketika SPAL bermain dengan 10 orang, kami menjadi tergesa-gesa dan tidak menyadari bahwa kami memiliki seluruh waktu di dunia untuk membalikkan keadaan ini,” kata Pioli kepada Sky Sport Italia.

“Kami tidak cukup tajam di depan gawang, kami terlalu terburu-buru dan tergesa-gesa di sepertiga akhir.”

“Itu adalah pendekatan yang tepat, tetapi kami bisa melakukan jauh lebih baik dalam hal teknik dan presisi. Saya pikir Lucas Paqueta memiliki permainan yang bagus. Dia harus lebih tegas, tetapi dia memiliki kualitas untuk menjadi pemain yang menentukan. Sampai dia menjadi pemain yang bisa memenangkan pertandingan untuk Anda, itu artinya saya masih punya pekerjaan untuk dilakukan dengannya,” ia menambahkan.

AC MilanSPAL 2013Stefano Pioli