Achmad Jufriyanto Gagal ke Persija Karena Takut Dibawa ke Jalur Hukum

Football5Star.com, Indonesia – Bek Bhayangkara FC, Achmad Jufriyanto, ternyata sempat nyaris ke Persija Jakarta tapi gagal karena takut dibawa ke jalur hukum. Hal itu terjadi pada 2009 silam saat dia usai membela Arema.

Nama eks bek yang dipinjamkan Persib Bandung itu memang sempat dikaitkan dengan Macan Kemayoran awal musim lalu. Saat itu, Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, bahkan menyebut kalau pihaknya sudah bicara langsung dengan sang pemain.

Akan tetapi, nyatanya Achmad Jufriyanto sudah nyaris gabung Persija 2009 lalu. Saat itu, dia baru saja memperkuat Arema. Bahkan, saat itu dirinya sudah deal untuk gabung ke sana.

“Pengen (gabung Persija) waktu itu pas 2009 setelah saya di Arema FC. Itu sempet mau Persija. Waktu itu kan saya pikiran masih muda-kan. Di sana ngomong iya, di sini juga ngomong iya, tapi itu saya salah waktu itu,” ungkap Jufriyanto dikutip dari kanal YouTube Hamka Story 23.

Achmad Jufriyanto Gagal ke Persija Karena Takut Dibawa ke Jalur Hukum
Persib.co.id

Kala itu, Jupe, sapaan karib Achmad Jufriyanto, memang akhirnya bergabung dengan Pelita Jaya. Di sana, dia main dalam 27 pertandingan sampai 2010.

“Berhubung di Pelita Jaya sudah tanda tangan pra-kontrak, terus di Persija sempet deal. Jadi, saya takut sama yang Pelita Jaya karena udah tanda tangan,” kata Jupe.

Akhirnya, saat itu Jupe bicara ke Persija Jakarta dan menghubungi Sudirman. Dia jua menjelaskan sudah tandatangan prakontrak dan takut nantinya dibawa ke jalur hukum.

“Takutnya nanti saya dibawa ke jalur hukum, saya tidak bisa apa-apa karena tidak punya kekuatan. Berhubung di Persija baru sebatas di lisan, mungkin saya bisa selesaikan, mungkin belum waktunya (ke Persija),” pungkas Achmad Jufriyanto.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More