Andil Gheorghe Hagi dalam Kesuksesan Timnas U-21 Rumania

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-21 Rumania tampil mengejutkan pada gelaran Piala Eropa U-21. Tergabung di grup berat bersama Prancis, Inggris, dan Kroasia, tim asuhan Mirel Radoi lolos ke semifinal. Ternyata, di balik kesuksesan itu ada andil besar sang legenda, Gheorghe Hagi.

Andil paling besar Gheorghe Hagi pada kesuksesan timnas U-21 Rumania saat ini tentu saja keberadaan sang anak, Ianis Hagi. Gelandang serang berumur 20 tahun itu telah menyumbangkan dua gol dalam tiga laga yang dilakoni pada fase grup. Satu gol ke gawang Kroasia, satu gol lagi ke gawang Inggris.

Ianis Hagi adalah jebolan akademi Gheorghe Hagi dan sekarang memperkuat klub milik sang ayah, Viitorul Constanta. Dia bukan satu-satunya pemain Viitorul yang ada di timnas U-21 Rumania saat ini. Masih ada empat pemain lain, yakni Virgil Ghita, Radu Boboc, Andrei Ciobanu, dan Tudor Baluta.

Bila ditelusur lebih jauh, ternyata ada lima pemain lain di timnas U-21 Rumania yang merupakan jebolan akademi milik sang legenda. Mereka adalah Dragos Nedelcu, Florinel Coman, Alexandru Cicaldau, Cristi Manea, dan Catalin Cobus. Seperti Ianis Hagi, Coman juga telah mencetak dua gol.

Tak heran bila Gheorghe Hagi begitu getol mengikuti kiprah timnas U-21 Rumania pada gelaran Piala Eropa U-21 kali ini. Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu selalu terlihat berada di tribun stadion ketika Ianis Hagi cs. berlaga.

Bagi pria berumur 54 tahun itu, keberhasilan tim asuhan Mirel Radoi punya arti tersendiri. Pasalnya, hal itu membungkam keraguan banyak pihak soal Liga Rumania.

“Kelolosan (ke semifinal) ini telah membungkam mulut meraka yang mengatakan bahwa liga domestik tak berkualitas. Mereka yang berkata demikian, saya kira sudah seharusnya menjilat ludah dan mengunci diri di rumah,” ucap Gheorghe Hagi ketus seperti dikutip Football5Star.com dari Gazeta Sporturilor.

Lebih jauh, pria yang dulu dijuluki Maradona dari Carpathians itu berujar, “Para pesepak bola ini, mayoritas dari mereka bermain di kompetisi domestik. Kini, Anda dapat menyadari betapa penting untuk terus percaya dan bekerja keras. Jangan asal bicara saja!”

Perjuangan Keras Gheorghe Hagi

Kegeraman Gheorghe Hagi atas kritik terhadap Liga Rumania bukan tanpa alasan. Dia mendirikan Viitorul Constanta dan akademi penunjangnya pada 2009 karena panggilan jiwa untuk membangkitkan sepak bola Rumania. Pada 2014, dia bahkan turun tangan menjadi pelatih Viitorul hingga menjadi juara Liga musim 2016-17 dan Piala Rumania 2018-19.

Gheorghe Hagi memberikan andil bagi timnas U-21 Rumania lewat akademi dan klub Viitorul Constanta
lead.ro

Pria yang mengemuka saat Piala Dunia 1994 itu menegaskan, dominasi bukanlah target utama dirinya bersama Viitorul dan akademinya. Hal terpenting, menurut dia, adalah secara kontinu menelurkan talenta-talenta bagus.

“Ide saya adalah akademi ini harus memproduksi pemain-pemain yang lantas jadi andalan di tim utama setiap tahunnya. Tak peduli di klub mana mereka itu menjadi andalan,” kata dia pada 2016 seperti dikutip dari Balls.

Menurut Gheorghe Hagi, menelurkan pemain hebat setiap tahun bukan kemustahilan jika memang punya akademi bagus. Itu sebabnya, dia tak ragu mengeluarkan uang 11 juta euro pada 2009 untuk membangun akademi sepak bola yang kini dikenal sebagai yang terbaik di Eropa Tenggara.

Kini, seiring keberhasilan timnas U-21 Rumania menembus semifinal Piala Eropa U-21 dan menggaransi tempat di Olimpiade 2020, Gheorghe Hagi dapat mengulum senyum. Perjuangannya lewat akademi dan klub Viitorul Constanta mulai membuahkan hasil.

Comments
Loading...