Ada Apa dengan Persija, Persib, dan Persebaya?

Football5star.com – Liga 1 2019 memang baru berjalan 13 pekan. Namun klub-klub sarat sejarah, semisal Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya justru tengah mengalami masalah pelik dan terseok-seok pada paruh musim ini.

Hasil-hasil yang diraih oleh ketiga klub besar itu sangat mengherankan. Padahal, musim lalu baik Persija, Persib, dan Persebaya menempati posisi lima besar klasemen akhir. Macan Kemayoran -julukan Persija- bahkan keluar sebagai kampiun.

Sementara Persib berhasil finis di urutan keempat meski diterpa sejumlah masalah. Persebaya sebagai tim yang terbilang baru promosi malah melesat ke urutan lima klasemen.

Persija Jakarta - Julio Banuelos - Arema FC

Akan tetapi kini, Persija justru terjungkal di zona merah dengan cuma meraih delapan poin dari sembilan laga. Sedang Persib ada di posisi kesebelas yang cuma meraup 14 angka dari 13 laga. Persebaya agak lebih baik dengan sementara menempati posisi ketujuh dengan mengemas 18 poin dari 13 pertandingan.

Persija memang baru menjalani sembilan laga. Tapi faktanya mereka sudah empat pertandingan secara beruntun tak pernah menang di liga. Catatan 10 laga terakhir bersama Julio Banuelos juga kurang mengilap, Persija cuma meraih tiga kemenangan, lima imbang, dan dua kekalahan.

Persib Bandung punya nasib serupa. Mereka sempat memiliki harapan ketika menunjuk Robert Alberts. Pelatih asal Belanda itu sebenarnya memulai debut dengan baik. Dia membawa Persib menang 3-2 atas Borneo FC meski akhirnya tersingkir dari Piala Indonesia. Setelah itu, Maung Bandung juga mampu mengalahkan Persipura Jayapura tiga gol tanpa balas di Liga 1.

Namun demikian, setelah lawan Persipura grafik permainan Persib malah menurun. Terhitung sejak 4 Mei, Robert sudah memimpin Persib dalam 14 pertandingan. Rapornya, Persib hanya meraih empat kemenangan, lima imbang, dan lima kekalahan.

Sedang Persebaya jua dalam krisis kepercayaan diri. Meski duduk di urutan ketujuh klasemen, mereka faktanya hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhirnya. Catatannya, Bajul Ijo meraih sekali menang, dua kekalahan, dan empat imbang.

Kesabaran manajemen Persebaya akhirnya pecah pada Sabtu (10/8/2019) malam. Usai Bajul Ijo kembali bermain imbang 2-2 melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, manajemen akhirnya memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan Djadjang Nurdjaman.

Tentu diharapkan ketiga klub tersebut bisa kembali bangkit untuk meramaikan Liga 1 2019. Mengingat musim masih panjang dan akan dibukanya bursa transfer tengah musim, besar kemungkinan Persija, Persib dan Persebaya akan kembali menebarkan ancaman ke para lawan.

Comments
Loading...