Adams: Wenger Terlalu Paksakan Timnya Main Ofensif

Arsenal mendapatkan kritik terkait permainan menyerang yang selalu mereka andalakan. Hal itu disebut menjadi penghambat The Gunners menjadi juara Liga Inggris.

Arsenal sudah tak juara Liga Inggris lebih dari satu dasawarsa. Masalah inkonsistensi selalu menjadi penyebab kegagalan Arsenal.

Di musim ini, bayang-bayang itu sempat kembali muncul. Arsenal sempat menempati posisi empat klasemen karena rentetan hasil buruk.

Tapi, Arsenal bisa bangkit. Salah satunya dengan mengalahkan pemuncak klasemen Leicester City dengan skor 2-1 di akhir pekan lalu.

Sempat tertinggal akibat gol Jamie Vardi, mereka akhirnya menang setelah Theo Walcott dan Danny Welbeck mencetak gol untuk Arsenal.

Arsenal memang mempunyai skuat lini depan yang sangat “wah”. Tapi, mereka tak punya lini belakang yang solid. Beberapa kali Per Mertesacker kalah saat beradu kecepatan dengan pemain belakang lawan. Sementara itu, Laurent Koscielny beberapa kali melakukan blunder dan pelannggaran yang berkibat penalti. Oleh karena itu, eks pemain belakang Arsenal, Tony Adams, melontarkan¬† kritik.

“Dia mempertahankan prinsipnya dan dia ingin timnya tampil ofensif,” kata Adams di The Suns.

“Saat Sol Campbell dan Ashley Cole hengkang, mereka merupakan barisan belakang lama terakhir yang tersisa yang mengerti bagaimana bertahan dan memprioritaskan departemen itu.”

“Saya berpikir bahwa saat mereka pergi, tak ada satu pun pemain uang mengerti itu dan sejak itu klub tak pernah sama saat menggalang pertahanan,” imbuhnya.

Comments
Loading...