AFC Ingin Malaysia Super League Bercermin pada Liga 1 2020

Football5Star.com – AFC ingin Malaysia Super League bisa berkaca kepada Liga 1 2020 terkait masalah yang ditimbulkan akibat virus corona. Sebab, menurutnya kesepakatan yang ditelurkan Indonesia cukup adil buat klub-klub dan pemain.

Seperti diketahui, dampak dari virus corona memang sangat terasa di dunia sepak bola. Nyaris di seluruh dunia kompetisi-kompetisi mengalami penundaan hingga terancam berhenti total.

Pastinya permasalahan itu merembet kepada urusan ekonomi klub. Indonesia melalui PSSI sebelumnya sudah memutuskan kalau klub-klub boleh membayarkan gaji pemain maksimal 25 persen dalam periode Maret-April-Mei karena penundaan kompetisi. Keputusan itu jua hasil dari duduk bersama PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan klub Liga 1 2020.

Persipura jayapura menang 4-3 atas Ppersebaya Surabaya pada pekan ke-3 Liga 1 2020.

“Banyak tim mungkin bermasalah dengan finansial agar tetap bisa bertahan di tengah kesulitan mendapatkan pemasukan, baik itu dari tiket, sponsorship, maupun dukungan pemerintah. Klub mungkin kesulitan untuk memenuhi kesepakatan kontrak dibandingkan saat situasi normal,” bilang Sekjen konfederasi sepakbola Asia (AFC) Datok Windsor John, dikutip Goal Malaysia.

Saat ini, klub-klub Maaysia memang tengah berdebat dengan asosiasi dan pemain terkait pembayaran gaji. Mereka masih mencari titik temu yang paling adil buat klub dan pemain.

“Di tengah masa krisis ini, yang dibutuhkan adalah jiwa besar. Ini momen yang tetap bagi setiap orang untuk melihat gambaran lebih besar. AFC selalu mendorong anggota dan pemain untuk memahami situasi sekarang,” papar dia.

“Dalam konteks di Malaysia, AFC mendesak klub dan perwakilan pemain untuk mencari cara penyelesaian yang tepat, seperti yang dilakukan PSSI. PSSI duduk bersama seluruh stakeholders, dan mendapatkan solusi yang disepakati,” sambung Windsor.

AFC sendiri, lanjut dia, mendukung keputusan yang dibuat pada masa krisis. “Tapi kami tak ingin klub memutus kontrak pemain. Tapi kami juga tidak bisa memaksa klub membayar penuh gaji pemain di saat tak ada pemasukan. Sebaiknya bicara dengan klub, dan pertimbangkan apa yang mereka tawarkan,” tutup dia.