Afrika Diusulkan Jadi Percobaan Corona, Didier Drogba Naik Pitam

Football5Star.com – Legenda Chelsea, Didier Drogba, naik pitam usai ada usulan menjadikan Afrika sebagai tempat percobaan virus corona COVID-19. Menurutnya, hal ini sudah sangat merendahkan satu benua.

Seperti diketahui, dua ahli medis Prancis yakni Jean-Paul Mira dan Camille Locht mengusulkan Afrika sebagai tempat percobaan vaksin corona. Mereka beralasan kalau di sana sudah sangat tepat karena sulit mendapatkan perawatan medis yang mumpuni.

Mendengar hal itu, Drogba naik pitam. Melalui Twitter pribadinya, sosok asal Pantai Gading tersebut menyerang kedua ahli Prancis itu dan menyangkutpautkan dengan rasisme.

Afrika Diusulkan Jadi Percobaan Corona, Didier Drogba Naik Pitam
Instagram Didier Drogba

“Sungguh tak terbayangkan. Afrika bukan laboratorium pengujian. Saya ingin dengan jeas mencela kata-kata yang merendahkan, salah, dan terutama rasis. Mari bantu menyelamatkan Afrika dari COVID-19 yang sedang mewabah,” tulis Drogba di akun Twitter pribadinya.

“Mari kita selamatkan diri kita dari virus gila ini yang membuat ekonomi dunia merosot dan menghancurkan populasi kesehatan di seluruh dunia. Jangan anggap orang Afrika kelinci percobaan, benar-benar menjijikan,” lanjut dia.

Untuk itu, Drogba menyarankan kepada seluruh pemimpin Afrika tak tinggal diam. Karena hal ini sudah menyangkut harga diri masyarakat secara luas.

“Para pemimpin Afrika memiliki tanggung jawab melindungi populasi mereka dari konspirasi yang mengerikan ini. Semoga Tuhan melindungi kita semua,” tutup sosok yang membawa Chelsea juarai Liga Champions 2012 lalu itu.