Agen Sering Dapat Laporan dari Borneo FC Tentang Kelakuan Edson Tavares

Football5Star.com, Indonesia – Agen Edson Tavares, Antonio Teles, mengaku memang sering mendapat laporan dari Borneo FC oal kelakuan kliennya. Dia menyebut kalau Tavares memang dipecat oleh Borneo karena sikapnya yang kurang baik.

Seperti diketahui, sebelumnya Tavares sempat menyerang manajemen Borneo FC dan menyebutnya sangat buruk. Hal itu setelah dirinya diumumkan tak lagi menempati posisi kursi pelatih klub berjuluk Pesut Etam tersebut.

Kini agennya ikut buka suara soal sindiran Edson Tavares ke Borneo FC. Antonio Teles menyebut kalau memang sudah dihubungi oleh Borneo FC soal alasan pelatih asal Brasil itu diputus kontrak.

“Coach Edson Tavares dipecat karena klub tidak begitu suka dengan attitude-nya dia yang sering mengambil keputusan sepihak dan susah diajak kerja sama,” ungkap Teles saat dihubungi awak media.

Edson Tavares - Arema FC - Mario Gomez - @borneofc.id

“Saya tidak di Samarinda waktu dia bekerja di sana jadi saya tidak tahu hal-hal yang terjadi di sana. Saya berkali-kali dilaporkan oleh klub bahwa dia susah diajak berkomunikasi dan keras kepala,” papar dia.

Teles sebagai agen jelas hanya menjalankan tugasnya, seperti mengurus kontrak hingga gaji. Tapi, soal sikap dan taktik dia ta bisa mencampurinya. Hal itu menurutnya urusan Edson Tavares dengan Borneo FC.

“Hal-hal yang lebih detail mungkin pihak klub yang tahu. Saya sebagai agennya hanya mengurus kontrak dan hal-hal yang lain. Semisal hubungan antara klien saya dengan klub itu merupakan pribadi masing-masing,” tutup Teles.

Sebelumnya, Bos Borneo FC, Nabil Husein sendiri menanggapinya dengan santai. Dia menyebut kalau memang sebelumnya saat pergi dari Persija Jakarta jua sang pelatih sempat menyerang manajemennya.

“Hehe rasa-rasa tiap Edson Tavares keluar dari klub, pasti dia menggiring opininya sendiri. Biarkan saja. Sudah selesai. Cek berita dia keluar dari Persija dulu, sama saja,” ungkap Nabil.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More